Cerita pendek atau cerpen adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa fiksi. Cerpen memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari jenis karya sastra lainnya, seperti novel, dongeng, atau esai. Cerpen juga memiliki struktur dan unsur pembentuk yang harus dipahami oleh penulis dan pembaca. Artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian, ciri-ciri, struktur, dan contoh cerita pendek.
Pengertian Cerita Pendek
Menurut Cicilia Ingga Kusuma, cerita pendek adalah karangan singkat mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa yang mengharukan atau menyenangkan, dan mengandung kesan yang tidak mudah dilupakan1. Cerita pendek berasal dari imajinasi atau pengalaman penulis, tetapi tidak harus mencerminkan kejadian nyata. Cerita pendek juga biasanya mengangkat tema atau persoalan yang berkaitan dengan kehidupan manusia secara khusus2.
Ciri-Ciri Cerita Pendek
Beberapa ciri-ciri cerita pendek yang umum adalah3:
- Memiliki jumlah kata tidak lebih dari 10 ribu kata. Cerpen disebut sebagai cerita yang dapat dibaca dalam sekali duduk, karena ukurannya yang relatif pendek dibandingkan dengan novel atau karya sastra lainnya.
- Proporsi penulisan yang lebih singkat dibandingkan dengan novel. Cerpen tidak memiliki plot yang kompleks, latar belakang yang detail, atau karakter yang banyak. Cerpen hanya memfokuskan pada satu alur cerita, satu konflik, dan satu penyelesaian.
- Umumnya mempunyai isi cerita yang menggambarkan kehidupan sehari-hari. Cerpen sering mengambil tema atau persoalan yang dekat dengan kenyataan, seperti cinta, persahabatan, keluarga, pendidikan, sosial, budaya, dan sebagainya.
- Tidak mencerminkan semua kisah tokohnya. Cerpen hanya menampilkan sepenggal kehidupan tokoh yang relevan dengan konflik dan tema cerita. Cerpen tidak perlu menjelaskan asal-usul, latar belakang, atau perkembangan tokoh secara lengkap.
- Tokoh yang diceritakan mengalami sebuah konflik sampai pada tahap penyelesaiannya. Cerpen memiliki alur cerita yang dinamis, yaitu adanya perubahan atau perkembangan pada tokoh atau situasi yang dipengaruhi oleh konflik. Konflik dapat bersifat internal (dalam diri tokoh) atau eksternal (antara tokoh dengan tokoh lain, lingkungan, atau masyarakat). Cerpen juga memiliki resolusi atau akhir cerita yang menunjukkan bagaimana tokoh menyelesaikan konfliknya.
Struktur Cerita Pendek
Struktur cerita pendek terdiri dari empat bagian, yaitu4:
- Orientasi. Bagian ini berisi pengenalan tokoh, latar, dan hubungan antartokoh. Orientasi bertujuan untuk memberi gambaran awal tentang cerita kepada pembaca.
- Rangkaian peristiwa. Bagian ini berisi serangkaian peristiwa yang terjadi setelah orientasi. Peristiwa-peristiwa ini biasanya berkaitan dengan konflik yang dihadapi oleh tokoh utama atau protagonis.
- Komplikasi. Bagian ini berisi puncak masalah atau tantangan yang dihadapi oleh tokoh utama. Komplikasi merupakan titik balik atau klimaks dari cerita, di mana tokoh harus mengambil keputusan atau tindakan untuk mengatasi konfliknya.
- Resolusi. Bagian ini berisi penyelesaian atau akhir dari cerita. Resolusi dapat bersifat positif (tokoh berhasil mengatasi konflik) atau negatif (tokoh gagal mengatasi konflik). Resolusi juga dapat bersifat terbuka (tidak menunjukkan hasil yang pasti) atau tertutup (menunjukkan hasil yang jelas).
Contoh Cerita Pendek
Berikut adalah salah satu contoh cerita pendek beserta struktur teksnya4:
Orientasi
Aku adalah seorang anak tunggal yang tinggal bersama ibu dan ayahku di sebuah rumah sederhana di pinggiran kota. Aku sangat menyayangi kedua orang tuaku, terutama ibuku yang selalu sabar dan penyayang. Aku juga sangat berterima kasih kepada ayahku yang bekerja keras untuk menghidupi keluarga kami. Meskipun kami tidak kaya, kami hidup bahagia dan harmonis.
Rangkaian peristiwa
Suatu hari, ayahku pulang dengan membawa kabar buruk. Ia baru saja dipecat dari pekerjaannya sebagai sopir taksi karena perusahaan tempat ia bekerja bangkrut. Aku dan ibuku merasa sedih dan khawatir dengan nasib kami. Bagaimana kami bisa bertahan hidup tanpa penghasilan? Apakah kami harus menjual rumah kami? Apakah aku harus berhenti sekolah?
Komplikasi
Keesokan harinya, ayahku pergi mencari pekerjaan baru. Ia berjanji akan kembali sebelum maghrib dengan membawa kabar baik. Aku dan ibuku berdoa agar ayahku berhasil mendapatkan pekerjaan. Namun, hari semakin gelap, dan ayahku belum juga pulang. Kami mencoba meneleponnya, tetapi nomornya tidak aktif. Kami mulai panik dan cemas. Apa yang terjadi dengan ayahku?
Resolusi
Tiba-tiba, kami mendengar suara sirene ambulans di depan rumah kami. Kami berlari keluar dan melihat ayahku terbaring di tandu, dengan wajah pucat dan luka-luka di tubuhnya. Kami menangis histeris dan bertanya-tanya apa yang terjadi. Seorang petugas medis mengatakan bahwa ayahku mengalami kecelakaan saat menyeberang jalan. Ia ditabrak oleh sebuah mobil yang melaju kencang. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Aku dan ibuku terpukul dan tidak percaya dengan kenyataan ini. Kami kehilangan orang yang kami cintai. Kami merasa hidup kami hancur berkeping-keping.
Sumber:
(1) Contoh Cerpen Singkat Beserta Struktur Teksnya – Tirto.ID. https://tirto.id/contoh-cerpen-singkat-beserta-struktur-teksnya-gnrf.
(2) Cerpen: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis, Struktur & Contoh | Bahasa …. https://www.ruangguru.com/blog/apa-itu-cerpen.
(3) Cerita Pendek: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Contohnya – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5954382/cerita-pendek-pengertian-ciri-ciri-struktur-dan-contohnya.
(4) 30 Contoh Cerpen Singkat dan Menarik Berbagai Tema – Ruangguru. https://www.ruangguru.com/blog/contoh-cerpen-singkat-dan-strukturnya.
(5) Definisi, Karakteristik, dan Sejarah Cerita Pendek atau Cerpen. https://www.tagar.id/definisi-karakteristik-dan-sejarah-cerita-pendek-atau-cerpen.
(6) id.wikipedia.org. https://id.wikipedia.org/wiki/Cerita_pendek.