Program MyPertamina diluncurkan untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite dan Solar berjalan lebih tepat sasaran. Salah satu syarat utama dalam proses pendaftaran akun MyPertamina adalah mencantumkan dokumen KTP dan STNK. Namun, banyak yang bertanya, apakah mendaftar di MyPertamina memungkinkan jika nama di KTP dan STNK berbeda?
Perbedaan Nama di KTP dan STNK
Secara umum, pendaftaran MyPertamina masih memungkinkan meskipun nama di KTP dan STNK berbeda, asalkan kendaraan yang didaftarkan benar-benar sesuai dengan STNK yang dimiliki. Misalnya, jika kendaraan yang akan didaftarkan belum balik nama dari pemilik sebelumnya, pendaftaran masih bisa dilakukan. Dalam kasus ini, pastikan bahwa nomor polisi kendaraan terdaftar sesuai dengan STNK dan dokumen kendaraan lainnya sesuai dengan yang diminta.
Solusi Jika KTP dan STNK Berbeda
Jika terdapat perbedaan nama antara KTP dan STNK, Anda tetap bisa mendaftar. Hal yang terpenting adalah data kendaraan (seperti nomor polisi dan foto kendaraan) harus sesuai dengan STNK yang digunakan. Pendaftaran dapat dilakukan melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina. Setelah semua dokumen diunggah dan data diverifikasi, Anda akan mendapatkan kode QR yang digunakan untuk membeli BBM bersubsidi di SPBU.
Selain itu, jika kendaraan belum balik nama, Anda tetap bisa mendaftarkannya untuk BBM bersubsidi, selama kendaraan terdaftar dengan benar di STNK
Langkah-Langkah Pendaftaran
Untuk mendaftar di MyPertamina, berikut langkah-langkah yang harus diikuti:
- Unduh aplikasi MyPertamina atau kunjungi situs subsiditepat.mypertamina.id.
- Buat akun, lalu isi data diri sesuai dengan KTP yang Anda miliki.
- Unggah dokumen KTP dan STNK, serta foto kendaraan sesuai instruksi.
- Tunggu proses verifikasi data yang bisa memakan waktu hingga 14 hari kerja.
- Setelah verifikasi berhasil, Anda akan mendapatkan QR Code yang dapat digunakan di SPBU untuk membeli BBM bersubsidi
Catatan Penting
Meskipun perbedaan nama di KTP dan STNK diperbolehkan, penting untuk memastikan bahwa kendaraan yang didaftarkan benar-benar sesuai dengan STNK yang dimiliki untuk mempermudah verifikasi. Jika verifikasi gagal karena data yang tidak cocok, pendaftaran bisa tertunda atau ditolak.
Dengan mengikuti panduan di atas, Anda bisa memastikan bahwa proses pendaftaran berjalan lancar meskipun terdapat perbedaan nama di KTP dan STNK.