Menu Tutup

Mengenal Ciri-Ciri Kalimat Opini dalam Bahasa Indonesia

Kalimat opini adalah kalimat yang menyatakan pendapat, sikap, atau perasaan seseorang tentang suatu hal. Kalimat opini berbeda dengan kalimat fakta, yang menyatakan kenyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri kalimat opini:

Menggunakan Kata-Kata Penilaian

Kalimat opini sering menggunakan kata-kata penilaian, seperti baik, buruk, bagus, jelek, menarik, membosankan, dan sebagainya. Kata-kata penilaian ini bersifat subjektif, karena dapat berbeda-beda tergantung pada sudut pandang dan preferensi seseorang. Contoh kalimat opini yang menggunakan kata-kata penilaian adalah:

  • Film terbaru dari sutradara terkenal itu sangat mengecewakan.
  • Buku ini sangat menarik dan menginspirasi.
  • Pemandangan di sini sangat indah dan menenangkan.

Menggunakan Kata-Kata Modalitas

Kalimat opini juga sering menggunakan kata-kata modalitas, seperti harus, bisa, mungkin, seharusnya, dan sebagainya. Kata-kata modalitas ini menunjukkan kemungkinan, kewajiban, atau keinginan seseorang tentang suatu hal. Contoh kalimat opini yang menggunakan kata-kata modalitas adalah:

  • Kita harus menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
  • Anak-anak bisa belajar banyak hal dari bermain.
  • Dia mungkin tidak datang karena ada hal mendesak.

Menggunakan Kata-Kata Penghubung

Kalimat opini juga sering menggunakan kata-kata penghubung, seperti karena, sehingga, jika, maka, dan sebagainya. Kata-kata penghubung ini berfungsi untuk menghubungkan antara alasan dan akibat, atau antara syarat dan implikasi dari suatu pendapat. Contoh kalimat opini yang menggunakan kata-kata penghubung adalah:

  • Saya suka makanan pedas, karena rasanya lebih nikmat dan menggugah selera.
  • Dia tidak lulus ujian, sehingga dia harus mengulang pelajaran.
  • Jika kamu rajin belajar, maka kamu akan mendapatkan nilai yang baik.

Baca Juga: