Menu Tutup

Mengenal Independent dan Dependent Clauses dalam Bahasa Inggris

Dalam bahasa Inggris, ada dua jenis klausa utama yang perlu kita ketahui, yaitu independent clause dan dependent clause. Klausa adalah sebuah kelompok kata yang memiliki subjek dan predikat. Independent clause adalah klausa yang bisa berdiri sendiri sebagai kalimat, sedangkan dependent clause adalah klausa yang harus bergabung dengan independent clause untuk membentuk kalimat yang lengkap. Contoh dari independent clause adalah:

  • I like pizza.
  • She is happy.
  • He went to the mall and bought a new shirt.

Contoh dari dependent clause adalah:

  • Because I like pizza
  • When she is happy
  • After he went to the mall

Independent Clauses

Independent clauses memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Mereka memiliki subjek dan predikat, yaitu siapa atau apa yang melakukan atau mengalami sesuatu, dan apa yang dilakukan atau dialami oleh subjek tersebut.
  • Mereka bisa berdiri sendiri sebagai simple sentence, yaitu kalimat yang hanya terdiri dari satu independent clause. Contoh:
    • I like pizza. (Subjek: I, Predikat: like pizza)
    • She is happy. (Subjek: She, Predikat: is happy)
    • He went to the mall. (Subjek: He, Predikat: went to the mall)
  • Mereka juga bisa berdiri sendiri sebagai compound sentence, yaitu kalimat yang terdiri dari dua atau lebih independent clauses yang digabungkan dengan koma dan kata penghubung koordinatif (and, but, or, so, for, yet) atau titik koma dan kata penghubung transisi (however, therefore, moreover, etc.). Contoh:
    • I like pizza, but she prefers pasta. (Independent clause 1: I like pizza, Independent clause 2: she prefers pasta, Kata penghubung koordinatif: but)
    • She is happy; however, he is sad. (Independent clause 1: She is happy, Independent clause 2: he is sad, Kata penghubung transisi: however)

Tips untuk menggabungkan independent clauses dengan benar adalah sebagai berikut:

  • Jika menggunakan koma dan kata penghubung koordinatif, pastikan bahwa kedua independent clauses memiliki subjek dan predikat masing-masing. Jangan lupa untuk menambahkan koma sebelum kata penghubung koordinatif. Contoh:
    • I like pizza**,** and she likes pasta. (Benar)
    • I like pizza and likes pasta. (Salah)
  • Jika menggunakan titik koma dan kata penghubung transisi, pastikan bahwa kedua independent clauses memiliki subjek dan predikat masing-masing. Jangan lupa untuk menambahkan titik koma sebelum kata penghubung transisi dan koma setelahnya. Contoh:
    • She is happy**;** however**,** he is sad. (Benar)
    • She is happy however he is sad. (Salah)

Dependent Clauses

Dependent clauses memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Mereka memiliki subjek dan predikat, sama seperti independent clauses.
  • Mereka tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat karena maknanya kurang lengkap atau bergantung pada independent clause. Contoh:
    • Because I like pizza. (Dependent clause ini tidak bisa berdiri sendiri karena maknanya tidak jelas tanpa independent clause yang menjelaskan apa yang terjadi karena saya suka pizza.)
    • When she is happy. (Dependent clause ini tidak bisa berdiri sendiri karena maknanya tidak jelas tanpa independent clause yang menjelaskan apa yang terjadi ketika dia senang.)
    • After he went to the mall. (Dependent clause ini tidak bisa berdiri sendiri karena maknanya tidak jelas tanpa independent clause yang menjelaskan apa yang terjadi setelah dia pergi ke mal.)
  • Mereka biasanya dimulai dengan subordinating conjunction atau relative pronoun yang menunjukkan hubungan antara dependent clause dan independent clause yang digabungkannya. Subordinating conjunction adalah kata-kata seperti because, when, after, although, if, etc., yang menunjukkan hubungan sebab-akibat, waktu, kontras, syarat, dll., antara dependent clause dan independent clause. Relative pronoun adalah kata-kata seperti who, which, that, etc., yang menunjukkan hubungan identitas atau deskripsi antara dependent clause dan independent clause. Contoh:
    • Because I like pizza, I ordered a large pepperoni. (Subordinating conjunction: because, Hubungan: sebab-akibat)
    • When she is happy, she sings a song. (Subordinating conjunction: when, Hubungan: waktu)
    • After he went to the mall, he watched a movie. (Subordinating conjunction: after, Hubungan: waktu)
    • Although he is rich, he is not arrogant. (Subordinating conjunction: although, Hubungan: kontras)
    • If you study hard, you will pass the exam. (Subordinating conjunction: if, Hubungan: syarat)
    • The girl who lives next door is my friend. (Relative pronoun: who, Hubungan: identitas)
    • The book which I bought yesterday is very interesting. (Relative pronoun: which, Hubungan: deskripsi)
    • The house that has a red roof is mine. (Relative pronoun: that, Hubungan: deskripsi)

Tips untuk menggabungkan dependent clauses dengan independent clauses dengan benar adalah sebagai berikut:

  • Jika dependent clause berada di awal kalimat, tambahkan koma setelah dependent clause sebelum independent clause. Contoh:
    • Because I like pizza**,** I ordered a large pepperoni. (Benar)
    • Because I like pizza I ordered a large pepperoni. (Salah)
  • Jika dependent clause berada di akhir kalimat, tidak perlu menambahkan koma sebelum dependent clause setelah independent clause. Contoh:
    • I ordered a large pepperoni because I like pizza. (Benar)
    • I ordered a large pepperoni**,** because I like pizza. (Salah)
  • Jika dependent clause berada di tengah kalimat sebagai adjective clause yang menjelaskan subjek atau objek dari independent clause, tambahkan koma sebelum dan sesudah dependent clause. Contoh:
    • The girl**,** who lives next door**,** is my friend. (Benar)
    • The girl who lives next door is my friend. (Salah)
  • Jika dependent clause berada di tengah kalimat sebagai adjective clause yang menentukan subjek atau objek dari independent clause, tidak perlu menambahkan koma sebelum dan sesudah dependent clause. Contoh:
    • The book that I bought yesterday is very interesting. (Benar)
    • The book**,** that I bought yesterday**,** is very interesting. (Salah)

Jenis-Jenis Dependent Clauses

Dependent clauses bisa dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan fungsinya dalam kalimat, yaitu sebagai adverb clause, adjective clause, dan noun clause.

  • Adverb clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai kata keterangan yang menjelaskan kapan, mengapa, bagaimana, dll., sesuatu terjadi dalam independent clause. Adverb clause biasanya dimulai dengan subordinating conjunction yang menunjukkan hubungan antara adverb clause dan independent clause. Contoh:
    • Because I like pizza**,** I ordered a large pepperoni. (Adverb clause: Because I like pizza, Fungsi: menjelaskan mengapa saya memesan pizza besar.)
    • When she is happy**,** she sings a song. (Adverb clause: When she is happy, Fungsi: menjelaskan kapan dia bernyanyi.)
    • After he went to the mall**,** he watched a movie. (Adverb clause: After he went to the mall, Fungsi: menjelaskan kapan dia menonton film.)
    • Although he is rich**,** he is not arrogant. (Adverb clause: Although he is rich, Fungsi: menjelaskan bagaimana dia bersikap.)
    • If you study hard**,** you will pass the exam. (Adverb clause: If you study hard, Fungsi: menjelaskan syarat untuk lulus ujian.)
  • Adjective clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai kata sifat yang menjelaskan atau menentukan subjek atau objek dari independent clause. Adjective clause biasanya dimulai dengan relative pronoun yang menunjukkan hubungan antara adjective clause dan independent clause. Contoh:
    • The girl**,** who lives next door**,** is my friend. (Adjective clause: who lives next door, Fungsi: menjelaskan siapa teman saya.)
    • The book that I bought yesterday is very interesting. (Adjective clause: that I bought yesterday, Fungsi: menentukan buku mana yang saya beli kemarin.)
    • The house that has a red roof is mine. (Adjective clause: that has a red roof, Fungsi: menentukan rumah mana yang saya miliki.)
  • Noun clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai kata benda yang bisa menjadi subjek, objek, atau pelengkap dari independent clause. Noun clause biasanya dimulai dengan kata-kata seperti that, what, who, whom, which, etc., yang menunjukkan isi atau makna dari noun clause. Contoh:
    • That I like pizza is obvious. (Noun clause: That I like pizza, Fungsi: menjadi subjek dari independent clause.)
    • I don’t know what she wants. (Noun clause: what she wants, Fungsi: menjadi objek dari independent clause.)
    • The reason why he left is unknown. (Noun clause: why he left, Fungsi: menjadi pelengkap dari independent clause.)

Tips untuk menghindari kesalahan umum dalam penggunaan dependent clauses adalah sebagai berikut:

  • Jangan membuat fragment, yaitu kalimat yang tidak lengkap karena hanya terdiri dari dependent clause tanpa independent clause. Contoh:
    • Because I like pizza. (Fragment)
    • Because I like pizza, I ordered a large pepperoni. (Kalimat lengkap)
  • Jangan membuat comma splice, yaitu kesalahan dalam menggabungkan dua independent clauses dengan hanya menggunakan koma tanpa kata penghubung koordinatif atau titik koma dan kata penghubung transisi. Contoh:
    • She is happy, he is sad. (Comma splice)
    • She is happy, but he is sad. (Benar)
    • She is happy; however, he is sad. (Benar)
  • Jangan membuat misplaced modifier, yaitu kesalahan dalam meletakkan dependent clause di tempat yang salah sehingga menyebabkan makna kalimat menjadi tidak jelas atau salah. Contoh:
    • He watched a movie after he went to the mall with popcorn. (Misplaced modifier: with popcorn seharusnya melekat pada movie, bukan mall.)
    • He watched a movie with popcorn after he went to the mall. (Benar)
Posted in Ragam

Artikel Lainnya