Kerajaan Singasari, didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222 M, mencapai puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Raja Kertanegara. Namun, pada tahun 1292 M, kerajaan ini mengalami kehancuran yang dipicu oleh berbagai faktor utama. Berikut adalah beberapa penyebab utama yang menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singasari:
1. Pemberontakan Jayakatwang
Jayakatwang, Adipati Gelang-Gelang (sekarang Madiun), adalah keturunan Raja Kertajaya dari Kerajaan Kediri yang pernah dikalahkan oleh Ken Arok. Meskipun Kertanegara telah menjalin hubungan kekerabatan dengan Jayakatwang melalui pernikahan, Jayakatwang masih menyimpan dendam atas kekalahan leluhurnya. Atas dorongan dari patihnya, Jayakatwang memutuskan untuk memberontak dan menyerang Singasari. Pada tahun 1292 M, ia berhasil menaklukkan ibu kota Singasari dan membunuh Raja Kertanegara, yang mengakibatkan runtuhnya kerajaan tersebut.
2. Fokus Berlebihan pada Ekspansi Eksternal
Raja Kertanegara memiliki ambisi besar untuk memperluas wilayah kekuasaannya melalui ekspedisi militer, seperti Ekspedisi Pamalayu ke Sumatera. Akibatnya, banyak pasukan Singasari dikerahkan ke luar wilayah, sehingga pertahanan dalam negeri menjadi lemah. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Jayakatwang untuk melancarkan serangan mendadak ke ibu kota Singasari.
3. Konflik dengan Kekaisaran Mongol
Kubilai Khan, penguasa Kekaisaran Mongol, mengirim utusan ke Singasari untuk meminta pengakuan dan upeti. Namun, Kertanegara menolak permintaan tersebut dan bahkan menghina utusan Mongol dengan melukai wajah mereka. Tindakan ini memicu kemarahan Kubilai Khan, yang kemudian mengirim pasukan besar untuk menyerang Singasari. Meskipun serangan ini terjadi setelah runtuhnya Singasari akibat pemberontakan Jayakatwang, ancaman dari Mongol menambah tekanan eksternal yang dihadapi kerajaan tersebut.
4. Ketidakstabilan Internal
Sejak awal berdirinya, Kerajaan Singasari sering menghadapi konflik internal, termasuk perebutan kekuasaan di antara anggota keluarga kerajaan. Pembunuhan antar anggota keluarga kerajaan, seperti yang terjadi antara Ken Arok dan Anusapati, menciptakan ketidakstabilan politik yang melemahkan struktur pemerintahan dan pertahanan kerajaan.
Kombinasi dari faktor-faktor di atas menyebabkan Kerajaan Singasari tidak mampu mempertahankan kekuasaannya, yang akhirnya berujung pada kehancurannya pada akhir abad ke-13 M.