Menu Tutup

Perbedaan Antara ‘To’ dan ‘For’ dalam Kalimat Bahasa Inggris

Memahami perbedaan antara preposisi “to” dan “for” dalam bahasa Inggris seringkali menjadi tantangan bagi pembelajar, termasuk penutur asli bahasa Indonesia. Meskipun keduanya dapat diterjemahkan sebagai “untuk” atau “ke” dalam beberapa konteks, penggunaannya dalam kalimat sangat berbeda tergantung pada fungsi dan makna yang ingin disampaikan. Kekeliruan dalam penggunaan “to” dan “for” dapat mengubah arti kalimat secara keseluruhan. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan mendasar antara “to” dan “for” beserta contoh penggunaannya agar Anda dapat menggunakannya dengan lebih akurat dan percaya diri.

Pada dasarnya, “to” lebih sering dikaitkan dengan arah, tujuan (destinasi), penerima langsung, dan infinitif, sementara “for” umumnya digunakan untuk menyatakan manfaat, tujuan (alasan), durasi, atau sebagai pengganti. Mari kita bedah satu per satu fungsi utama dari kedua preposisi ini.

Penggunaan “To” dalam Kalimat

Berikut adalah beberapa fungsi utama dari preposisi “to”:

  1. Menunjukkan Arah atau Tujuan (Destinasi Fisik)

    Ketika berbicara tentang pergerakan dari satu tempat ke tempat lain, “to” adalah preposisi yang tepat.

    • Contoh: I am going to the office. (Saya pergi ke kantor.)
    • Contoh: She moved to London last year. (Dia pindah ke London tahun lalu.)
    • Contoh: Can you come to my house later? (Bisakah kamu datang ke rumahku nanti?)
  2. Menunjukkan Penerima Langsung dari Sebuah Tindakan (Recipient)

    “To” digunakan untuk mengindikasikan siapa atau apa yang secara langsung menerima sesuatu.

    • Contoh: I gave the book to Sarah. (Saya memberikan buku itu kepada Sarah.)
    • Contoh: He sent an email to his manager. (Dia mengirim email kepada manajernya.)
    • Contoh: Please pass the salt to me. (Tolong operkan garam itu kepada saya.)
  3. Menyatakan Tujuan dengan Kata Kerja (Infinitive of Purpose)

    Ketika sebuah tindakan dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu yang diekspresikan dengan kata kerja, “to” digunakan sebelum bentuk dasar kata kerja (infinitive).

    • Contoh: I study hard to pass the exam. (Saya belajar giat untuk lulus ujian.)
    • Contoh: She came here to meet you. (Dia datang ke sini untuk bertemu denganmu.)
    • Contoh: They exercise regularly to stay healthy. (Mereka berolahraga secara teratur untuk tetap sehat.)
  4. Menunjukkan Batas Waktu atau Jarak

    “To” dapat digunakan untuk menandakan batas akhir dari suatu periode waktu atau rentang.

    • Contoh: The store is open from 9 a.m. to 5 p.m. (Toko buka dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore.)
    • Contoh: It’s about ten kilometers from my house to the university. (Jaraknya sekitar sepuluh kilometer dari rumah saya ke universitas.)
  5. Menyatakan Perbandingan

    Dalam beberapa kasus, “to” digunakan untuk membandingkan dua hal.

    • Contoh: I prefer tea to coffee. (Saya lebih suka teh daripada kopi.)
    • Contoh: The score was 3 to 1. (Skornya adalah 3 banding 1.)

Penggunaan “For” dalam Kalimat

Sekarang, mari kita lihat fungsi-fungsi utama dari preposisi “for”:

  1. Menunjukkan Manfaat atau Untuk Siapa Sesuatu Dilakukan (Beneficiary)

    “For” digunakan ketika sesuatu dilakukan demi kepentingan atau keuntungan seseorang atau sesuatu.

    • Contoh: I bought this gift for you. (Saya membeli hadiah ini untuk kamu.)
    • Contoh: He cooked dinner for his family. (Dia memasak makan malam untuk keluarganya.)
    • Contoh: This application is designed for students. (Aplikasi ini dirancang untuk pelajar.)
  2. Menyatakan Tujuan atau Alasan (Purpose or Reason)

    Mirip dengan “to” untuk tujuan, namun “for” biasanya diikuti oleh kata benda (noun) atau gerund (verb-ing) ketika menjelaskan alasan atau tujuan suatu tindakan atau objek.

    • Contoh: This room is for meetings. (Ruangan ini untuk rapat.)
    • Contoh: I went to the shop for some milk. (Saya pergi ke toko untuk [membeli] susu.)
    • Contoh: Thank you for helping me. (Terima kasih atas bantuanmu / karena telah membantuku.)
    • Contoh: What did you do that for? (Untuk apa kamu melakukan itu?)
  3. Menunjukkan Durasi Waktu (Duration of Time)

    “For” digunakan untuk menyatakan berapa lama suatu tindakan atau situasi berlangsung.

    • Contoh: I have lived here for five years. (Saya telah tinggal di sini selama lima tahun.)
    • Contoh: She will be on vacation for two weeks. (Dia akan berlibur selama dua minggu.)
    • Contoh: They talked for hours. (Mereka berbicara selama berjam-jam.)
  4. Menyatakan Dukungan atau Persetujuan

    “For” bisa berarti mendukung atau setuju dengan sesuatu.

    • Contoh: Are you for or against the new policy? (Apakah kamu mendukung atau menentang kebijakan baru itu?)
    • Contoh: We are all for peace. (Kami semua mendukung perdamaian.)
  5. Sebagai Pengganti atau Mewakili (In Place of / Representing)

    “For” dapat digunakan untuk mengindikasikan pertukaran atau perwakilan.

    • Contoh: I paid $50 for this shirt. (Saya membayar $50 untuk kemeja ini.)
    • Contoh: Can you cover for me while I’m away? (Bisakah kamu menggantikan saya selagi saya pergi?)

Perbandingan Langsung dan Poin Penting

Untuk memperjelas, perhatikan perbedaan krusial berikut:

  • Tujuan: Jika tujuan diikuti kata kerja, gunakan “to” + infinitive (I exercise to lose weight). Jika tujuan diikuti kata benda atau gerund yang menjelaskan fungsi, gunakan “for” (This machine is for washing clothes; I use my phone for communication).
  • Penerima: Jika ada transfer atau pemberian langsung kepada seseorang/sesuatu, gunakan “to” (Give it to him). Jika sesuatu dilakukan demi manfaat seseorang, gunakan “for” (I made this cake for her).

Salah satu kesalahan umum adalah menggunakan “for” sebelum infinitif ketika seharusnya “to”. Misalnya, kalimat “I came here for to see you” tidak tepat. Yang benar adalah “I came here to see you” (tujuan dengan kata kerja) atau bisa juga “I came here for a meeting” (tujuan dengan kata benda).

Kesimpulan

Meskipun “to” dan “for” terkadang tampak serupa, keduanya memiliki peran yang berbeda dan spesifik dalam tata bahasa Inggris. “To” umumnya berfokus pada arah, penerima langsung, dan tujuan yang melibatkan kata kerja. Sebaliknya, “for” lebih sering digunakan untuk menyatakan manfaat, alasan di balik sebuah benda/tindakan (dengan nomina/gerund), durasi waktu, dan dukungan.

Dengan memahami perbedaan fungsi ini dan memperbanyak latihan melalui membaca dan menulis dalam bahasa Inggris, Anda akan semakin mahir dalam menggunakan “to” dan “for” secara tepat. Perhatikan konteks kalimat, karena kontekslah yang pada akhirnya akan menentukan preposisi mana yang paling sesuai untuk digunakan. Semoga penjelasan ini membantu Anda dalam perjalanan menguasai bahasa Inggris!

Posted in Ragam

Artikel Lainnya