Menu Tutup

Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Pemberdayaan Komunitas

Pemberdayaan komunitas adalah suatu proses yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat secara individu maupun kelompok1. Pemberdayaan komunitas dilakukan dengan cara memberikan atau mengalihkan sebagian kekuatan, keleluasaan, atau kemampuan kepada masyarakat agar mereka dapat berdaya dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi2. Pemberdayaan komunitas juga melibatkan proses stimulasi, motivasi, atau dialog untuk membantu masyarakat menentukan pilihan hidup mereka sendiri2.

Dalam pemberdayaan komunitas, terdapat beberapa pihak yang terlibat, baik sebagai pelaku, mitra, maupun sasaran. Pihak-pihak tersebut adalah:

Masyarakat

Masyarakat adalah pihak utama yang menjadi sasaran dan pelaku dalam pemberdayaan komunitas. Masyarakat adalah kelompok orang yang memiliki kesamaan ciri, kepentingan, atau tujuan dalam suatu wilayah tertentu3. Masyarakat dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok berdasarkan kriteria tertentu, seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, agama, etnis, dan lain-lain. Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pemberdayaan komunitas, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pengawasan4. Masyarakat juga diharapkan dapat mengembangkan potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pemerintah

Pemerintah adalah pihak yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pembangunan nasional, termasuk pembangunan masyarakat. Pemerintah memiliki peran sebagai fasilitator, regulator, dan pengawas dalam pemberdayaan komunitas4. Pemerintah dapat memberikan dukungan berupa kebijakan, anggaran, sarana, prasarana, bantuan teknis, dan lain-lain kepada masyarakat untuk melaksanakan pemberdayaan komunitas. Pemerintah juga dapat mengawasi dan mengevaluasi hasil dan dampak dari pemberdayaan komunitas.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

LSM adalah organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, politik, budaya, lingkungan hidup, atau hak asasi manusia5. LSM memiliki peran sebagai mitra dan pendamping dalam pemberdayaan komunitas4. LSM dapat memberikan bantuan berupa advokasi, edukasi, konsultasi, pelatihan, penelitian, pengembangan kapasitas, dan lain-lain kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan mereka dalam pemberdayaan komunitas. LSM juga dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan dan melaksanakan program-program pemberdayaan komunitas.

Sektor Swasta

Sektor swasta adalah pihak yang bergerak di bidang usaha atau bisnis yang tidak tergantung pada pemerintah. Sektor swasta memiliki peran sebagai mitra dan sponsor dalam pemberdayaan komunitas4. Sektor swasta dapat memberikan bantuan berupa dana, barang, jasa, teknologi, informasi, dan lain-lain kepada masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pemberdayaan komunitas. Sektor swasta juga dapat berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan komunitas yang sesuai dengan visi dan misi mereka.

Akademisi

Akademisi adalah pihak yang bergerak di bidang pendidikan atau penelitian ilmiah. Akademisi memiliki peran sebagai mitra dan konsultan dalam pemberdayaan komunitas4. Akademisi dapat memberikan bantuan berupa ilmu pengetahuan, teori, metode, analisis data, rekomendasi kebijakan, dan lain-lain kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan solusi mereka dalam pemberdayaan komunitas. Akademisi juga dapat melakukan penelitian dan publikasi tentang pemberdayaan komunitas sebagai kontribusi bagi pengembangan ilmu dan masyarakat.

Sumber:

(1) Pemberdayaan Komunitas: Pengertian, Proses, Prinsip, dan Contohnya. https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/24/100000469/pemberdayaan-komunitas-pengertian-proses-prinsip-dan-contohnya.

(2) Mengenal Pemberdayaan Komunitas: Konsep Dasar, Prinsip & Tujuannya. https://tirto.id/mengenal-pemberdayaan-komunitas-konsep-dasar-prinsip-tujuannya-gaah.

(3) √ Pemberdayaan Komunitas: Tujuan, Tahapan, Strategi [Lengkap]. https://warstek.com/pemberdayaan-komunitas/.

(4) Pemberdayaan Komunitas: Kelebihan, Kekurangan, & Kendala – Tirto.ID. https://tirto.id/pemberdayaan-komunitas-kelebihan-kekurangan-kendala-f99y.

(5) Tujuan Pemberdayaan Komunitas dan Contoh Manfaat Programnya – Tirto.ID. https://tirto.id/tujuan-pemberdayaan-komunitas-dan-contoh-manfaat-programnya-gabX.

(6) Mengenal Pemberdayaan Komunitas: Konsep Dasar, Prinsip & Tujuannya. https://tirto.id/mengenal-pemberdayaan-komunitas-konsep-dasar-prinsip-tujuannya-gaah.

(7) Pemberdayaan Komunitas: Pengertian, Proses, Prinsip, dan Contohnya. https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/24/100000469/pemberdayaan-komunitas-pengertian-proses-prinsip-dan-contohnya.

(8) Pemberdayaan Komunitas: Kelebihan, Kekurangan, & Kendala – Tirto.ID. https://tirto.id/pemberdayaan-komunitas-kelebihan-kekurangan-kendala-f99y.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya