Sejarah Sosiologi
Sosiologi adalah ilmu sosial yang mempelajari kehidupan masyarakat, hubungan antara manusia dalam kelompok, struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial. Kata sosiologi berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari kata ‘socius’ yang artinya masyarakat, dan ‘logos’ yang artinya ilmu. Istilah sosiologi pertama kali dikemukakan oleh seorang filsuf dari Prancis, bernama Auguste Comte pada tahun 1839. Oleh karena itu, Auguste Comte dikenal sebagai Bapak Sosiologi Dunia12.
Sosiologi lahir dan berkembang di Eropa pada abad 18 dan 19, didasari oleh adanya guncangan sosial akibat dari efek revolusi industri dan revolusi Perancis. Efek tersebut mengakibatkan banyak terjadinya eksploitasi tenaga kerja, urbanisasi, kemiskinan, ketimpangan sosial dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Atas dasar tersebut, kemudian August Comte merancang sebuah penelitian sosial yang digunakan untuk mempelajari pola kehidupan perilaku masyarakat pada abad ke 19. Penelitian sosial tersebut dilakukan secara ilmiah, yang kemudian dikenal sebagai sosiologi2.
Selain August Comte, terdapat beberapa tokoh lain yang berperan penting dalam perkembangan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan. Berikut adalah tabel yang menampilkan beberapa tokoh sosiologi beserta asal negara, periode hidup dan sumbangan teorinya12:
| Tokoh | Asal Negara | Periode Hidup | Sumbangan Teori |
|---|---|---|---|
| Ibnu Khaldun | Tunisia | 1332-1406 | Menulis buku Muqaddimah Ibnu Khaldun yang menjelaskan tentang masyarakat yang menetap dan suku-suku yang nomaden di Afrika Utara. |
| Emile Durkheim | Prancis | 1858-1917 | Mengembangkan konsep fakta sosial sebagai objek kajian sosiologi. Menulis buku The Division of Labor in Society yang membahas tentang solidaritas sosial. |
| Karl Marx | Jerman | 1818-1883 | Mengembangkan teori konflik kelas sosial dalam buku The Communist Manifesto dan Das Kapital. Menekankan peran ekonomi dalam membentuk masyarakat. |
| Max Weber | Jerman | 1864-1920 | Mengembangkan konsep tindakan sosial sebagai dasar analisis sosiologi. Menulis buku The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism yang membahas tentang hubungan antara agama dan ekonomi. |
| Talcott Parsons | Amerika Serikat | 1902-1979 | Mengembangkan teori sistem sosial dalam buku The Structure of Social Action dan The Social System. Menekankan peran norma dan nilai dalam menjaga keseimbangan masyarakat. |
Fokus Kajian Sosiologi
Sosiologi memiliki ruang lingkup yang luas dan beragam, karena masyarakat sendiri terdiri dari berbagai segi, seperti ekonomi, politik, antropologi dan sejarah1. Oleh karena itu, sosiologi dapat dibagi menjadi beberapa cabang atau bidang kajian sesuai dengan fokus perhatiannya. Berikut adalah beberapa cabang sosiologi beserta contoh topik-topik yang dikaji1:
- Sosiologi Agama: Mempelajari fenomena agama dalam konteks sosial, seperti hubungan antara agama dan masyarakat, peran agama dalam kehidupan sosial, bentuk-bentuk organisasi agama, dll.
- Sosiologi Hukum: Mempelajari fenomena hukum dalam konteks sosial, seperti hubungan antara hukum dan masyarakat, peran hukum dalam mengatur perilaku sosial, proses pembentukan dan penegakan hukum, dll.
- Sosiologi Pendidikan: Mempelajari fenomena pendidikan dalam konteks sosial, seperti hubungan antara pendidikan dan masyarakat, peran pendidikan dalam pembangunan sosial, sistem dan struktur pendidikan, dll.
- Sosiologi Politik: Mempelajari fenomena politik dalam konteks sosial, seperti hubungan antara politik dan masyarakat, peran politik dalam pengambilan keputusan sosial, sistem dan struktur politik, dll.
- Sosiologi Ekonomi: Mempelajari fenomena ekonomi dalam konteks sosial, seperti hubungan antara ekonomi dan masyarakat, peran ekonomi dalam kesejahteraan sosial, sistem dan struktur ekonomi, dll.
- Sosiologi Keluarga: Mempelajari fenomena keluarga dalam konteks sosial, seperti hubungan antara keluarga dan masyarakat, peran keluarga dalam pembentukan identitas sosial, bentuk-bentuk dan fungsi-fungsi keluarga, dll.
- Sosiologi Kesehatan: Mempelajari fenomena kesehatan dalam konteks sosial, seperti hubungan antara kesehatan dan masyarakat, peran kesehatan dalam kualitas hidup sosial, sistem dan struktur kesehatan, dll.
- Sosiologi Lingkungan: Mempelajari fenomena lingkungan dalam konteks sosial, seperti hubungan antara lingkungan dan masyarakat, peran lingkungan dalam keberlanjutan sosial, dampak sosial dari perubahan lingkungan, dll.
Sumber:
(1) Pengantar Sosiologi: Kelahiran dan Kajian Sosiologi, Pengertian, Sejarah. https://wislah.com/pengantar-sosiologi-kelahiran-dan-kajian-sosiologi-pengertian-sejarah-tokoh-teori-sifat-fokus-dan-cabang/.
(2) Mengenal Sosiologi: Pengertian, Sejarah, Ruang Lingkup, dan … – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5756783/mengenal-sosiologi-pengertian-sejarah-ruang-lingkup-dan-ciri-cirinya.
(3) Pengertian Sosiologi, Tokoh, Sejarah dan Fungsinya – Tirto.ID. https://tirto.id/pengertian-sosiologi-tokoh-sejarah-dan-fungsinya-gn5x.