Menu Tutup

Senam Ritmik: Pengertian, Sejarah, Manfaat dan Gerakan Dasar

Senam ritmik adalah gerakan senam yang dilakukan dalam iringan irama musik, atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama. Dalam senam jenis ini, biasanya menggunakan alat-alat tertentu untuk dipegang, misalnya bola, pita, tali, hingga simpai dan gada12.

Senam ritmik memadukan gerakan tari dan balet yang terdiri dari gerakan pemanasan, bagian inti, dan bagian pendinginan. Unsur-unsur yang terdapat dalam senam ritmik meliputi keluwesan, kesinambungan gerakan, dan ketepatan irama untuk melatih kelenturan, ketangkasan, kelincahan, serta daya tahan untuk seluruh anggota tubuh3. Senam ritmik juga merupakan salah satu cabang olahraga yang dilombakan di berbagai ajang besar, seperti Olimpiade dan pertandingan skala internasional lainnya14.

Sejarah Senam Ritmik

Senam ritmik berasal dari senam irama yang awalnya merupakan senam dengan gerakan yang mengikuti irama yang berupa tepukan tangan, ketukan, nyanyian musik, dan sebagainya. Senam irama dilakukan secara perorangan atau kelompok untuk memperlihatkan koreografi yang kental dengan akrobatik2. Irama yang digunakan biasanya lagu-lagu berbirama 3/4 atau 6/8, seperti lagu Desaku atau Kelinciku. Kemudian dalam perkembangannya, senam irama berubah menjadi lebih bersifat kompetitif, setelah namanya berubah menjadi senam ritmik modem (modern rhythmic gymnastics)2. Senam ritmik modern mulai berkembang di Eropa pada tahun 1930-an dan 1940-an. Pada tahun 1963, Federasi Senam Internasional (FIG) mengakui senam ritmik sebagai cabang olahraga resmi. Pada tahun 1984, senam ritmik pertama kali masuk dalam Olimpiade di Los Angeles4.

Kombinasi Senam Ritmik Memakai Alat

Senam ritmik dapat dilakukan dengan menggunakan alat-alat tertentu yang dipegang oleh pesenam. Alat-alat tersebut adalah bola, pita, tali, simpai dan gada. Berikut adalah penjelasan singkat tentang masing-masing alat tersebut:

Alat Deskripsi
Bola Bola yang digunakan dalam senam ritmik harus terbuat dari plastik atau karet dan berdiameter antara 18-20 cm. Bola harus memiliki berat minimal 400 gram dan warna yang kontras dengan pakaian pesenam. Gerakan-gerakan yang dapat dilakukan dengan bola antara lain melempar, menangkap, menggulung, memantul, mengayun dan memutar13.
Pita Pita yang digunakan dalam senam ritmik harus terbuat dari satin atau bahan serupa yang ringan dan fleksibel. Pita harus memiliki panjang minimal 6 meter dan lebar antara 4-6 cm. Pita harus memiliki tongkat pegangan yang panjangnya antara 50-60 cm dan berdiameter antara 1-1.5 cm. Gerakan-gerakan yang dapat dilakukan dengan pita antara lain mengayun, melingkar, melambai, membentuk spiral dan pola-pola geometris13.
Tali Tali yang digunakan dalam senam ritmik harus terbuat dari hemp atau bahan serupa yang kuat dan tidak elastis. Tali harus memiliki panjang sesuai dengan tinggi pesenam dan tidak boleh memiliki simpul atau pegangan di ujungnya. Gerakan-gerakan yang dapat dilakukan dengan tali antara lain melompati, meliliti, membentuk lingkaran dan segitiga13.
Simpai Simpai yang digunakan dalam senam ritmik harus terbuat dari plastik atau kayu dan berbentuk lingkaran. Simpai harus memiliki diameter antara 80-90 cm dan berat antara 300-400 gram. Simpai harus memiliki warna yang kontras dengan pakaian pesenam. Gerakan-gerakan yang dapat dilakukan dengan simpai antara lain melempar, menangkap, menggulung, memutar, melingkar dan mengayun13.
Gada Gada yang digunakan dalam senam ritmik harus terbuat dari plastik atau karet dan berbentuk seperti tongkat dengan kepala bulat di ujungnya. Gada harus memiliki panjang antara 40-50 cm dan berat antara 150-200 gram. Gada harus memiliki warna yang kontras dengan pakaian pesenam. Gerakan-gerakan yang dapat dilakukan dengan gada antara lain melempar, menangkap, mengayun, memutar, melingkar dan membentuk pola-pola geometris13.

Manfaat Senam Ritmik

Senam ritmik tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan dan keindahan gerak pesenam, tetapi juga memiliki manfaat lain bagi kesehatan fisik dan mental pesenam. Berikut adalah beberapa manfaat senam ritmik:

  • Menjaga kesehatan tulang. Senam ritmik dapat membantu mencegah osteoporosis atau penurunan massa tulang yang sering dialami oleh wanita usia lanjut. Hal ini karena senam ritmik melibatkan gerakan-gerakan yang menstimulasi pertumbuhan dan kepadatan tulang4.
  • Membangun kekuatan dan kelenturan. Senam ritmik dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, terutama otot-otot inti yang mendukung postur tubuh. Selain itu, senam ritmik juga dapat meningkatkan kelenturan sendi dan otot, sehingga mengurangi risiko cedera dan nyeri otot4.
  • Mencegah serangan berbagai penyakit. Senam ritmik dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan detak jantung. Hal ini dapat mencegah serangan penyakit seperti diabetes, jantung, stroke, dan hipertensi4.
  • Meningkatkan fungsi kognitif. Senam ritmik dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif seperti daya ingat, konsentrasi, perhatian, dan pemecahan masalah. Hal ini karena senam ritmik melibatkan koordinasi antara gerak tubuh dan irama musik, serta membutuhkan kreativitas dan ekspresi artistik4.
  • Meningkatkan konsentrasi belajar anak. Senam ritmik dapat membantu meningkatkan konsentrasi belajar anak melalui gerakan-gerakan tubuh yang menyebabkan aliran darah ke otak berjalan dengan lancar dan otak mendapatkan oksigen yang banyak sehingga otak berfungsi secara optimal2.

Gerakan Dasar Senam Ritmik

Gerakan dasar senam ritmik adalah gerakan-gerakan yang harus dikuasai oleh pesenam untuk melakukan senam ritmik dengan baik dan benar. Gerakan dasar senam ritmik meliputi:

  • Sikap badan. Sikap badan adalah posisi badan pada saat senam berhenti. Sikap badan dalam senam ritmik meliputi sikap berdiri, duduk, berbaring, telentang dan lain sebagainya1.
  • Langkah atau berjalan. Langkah atau berjalan adalah gerakan dasar yang paling sering digunakan dalam senam ritmik. Langkah atau berjalan dapat dilakukan dengan berbagai macam variasi, seperti walking, balance step, sasse step, circle step, side step, dan cross step2.
  • Berlari. Berlari adalah gerakan dasar yang melibatkan kedua kaki untuk bergerak cepat. Berlari dapat dilakukan dengan berbagai macam variasi, seperti jogging, skipping, kicking, dan sprinting1.
  • Lompat. Lompat adalah gerakan dasar yang melibatkan kedua kaki untuk meninggalkan tanah dan mendarat kembali. Lompat dapat dilakukan dengan berbagai macam variasi, seperti jumping, sasse jump, scissors, front jump, dan side jump2.
  • Ayunan lengan. Ayunan lengan adalah gerakan dasar yang melibatkan kedua lengan untuk bergerak ke atas, bawah, samping, atau depan. Ayunan lengan dapat dilakukan dengan berbagai macam variasi, seperti bicep curl, rowing, cross arms, side swing, dan butterfly34.
  • Gerakan putar atau pilinan. Gerakan putar atau pilinan adalah gerakan dasar yang melibatkan putaran tubuh atau bagian tubuh tertentu. Gerakan putar atau pilinan dapat dilakukan dengan berbagai macam variasi, seperti twist, spin, roll, dan pivot1.
  • Gerakan liukan. Gerakan liukan adalah gerakan dasar yang melibatkan liukan tubuh atau bagian tubuh tertentu. Gerakan liukan dapat dilakukan dengan berbagai macam variasi, seperti bend, stretch, arch, dan lean1.

Sumber:
(1) Pengertian Senam Ritmik: Sejarah, Kombinasi Alat, dan Manfaatnya. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-senam-ritmik/.
(2) Senam irama – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Senam_irama.
(3) Senam Ritmik: Pengertian, Sejarah, Unsur, Manfaat dan Jenisnya. https://superapp.id/blog/lifestyle/senam-ritmik/.
(4) Pengertian Senam Ritmik, Tujuan dan Gerakan Senam Ritmik. https://www.temukanpengertian.com/2013/10/pengertian-senam-ritmik.html.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya