Menu Tutup

Sistem Sitasi APA: Cara Mengutip dan Merujuk Sumber Informasi dengan Benar

Sistem sitasi APA adalah salah satu gaya penulisan yang digunakan untuk mengutip dan merujuk sumber informasi dalam bidang ilmu sosial dan kesehatan. Sistem ini dikembangkan oleh American Psychological Association (APA) dan telah mengalami beberapa revisi sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1929. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang sistem sitasi APA, termasuk cara membuat kutipan dalam teks, daftar pustaka, dan format penulisan yang sesuai dengan standar APA.

Kutipan dalam Teks

Kutipan dalam teks adalah cara untuk menunjukkan bahwa kita mengambil informasi dari sumber lain dalam tulisan kita. Kutipan dalam teks membantu kita untuk menghindari plagiarisme dan memberikan kredit kepada penulis asli. Kutipan dalam teks juga memudahkan pembaca untuk menemukan sumber informasi yang kita gunakan dalam daftar pustaka.

Cara membuat kutipan dalam teks menggunakan sistem sitasi APA adalah sebagai berikut:

  • Jika kita mengutip secara langsung (kata per kata) dari sumber lain, kita harus menuliskan nama belakang penulis, tahun penerbitan, dan nomor halaman atau paragraf dari sumber tersebut di dalam tanda kurung. Contoh:

    Menurut Ford (2015), “The benefits of natural grass are numerous and significant” (p. 12).

    Ford (2015) menyatakan bahwa “The benefits of natural grass are numerous and significant” (p. 12).

  • Jika kita mengutip secara tidak langsung (dengan parafrase atau ringkasan) dari sumber lain, kita hanya perlu menuliskan nama belakang penulis dan tahun penerbitan di dalam tanda kurung. Contoh:

    Ford (2015) menjelaskan bahwa rumput alami memiliki banyak manfaat yang penting.

    Banyak manfaat yang penting dari rumput alami telah dijelaskan oleh Ford (2015).

  • Jika sumber yang kita kutip memiliki dua penulis, kita harus menuliskan nama belakang kedua penulis dan tahun penerbitan di dalam tanda kurung. Contoh:

    Ford dan Macintosh (2015) menemukan bahwa rumput alami dapat meningkatkan kualitas udara.

    Rumput alami dapat meningkatkan kualitas udara (Ford & Macintosh, 2015).

  • Jika sumber yang kita kutip memiliki tiga atau lebih penulis, kita hanya perlu menuliskan nama belakang penulis pertama, diikuti dengan et al. (singkatan dari et alia, yang berarti dan lain-lain) dan tahun penerbitan di dalam tanda kurung. Contoh:

    Ford et al. (2015) mengukur dampak rumput alami terhadap kesehatan manusia.

    Dampak rumput alami terhadap kesehatan manusia telah diukur oleh Ford et al. (2015).

Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah daftar lengkap dari semua sumber informasi yang kita gunakan dalam tulisan kita. Daftar pustaka harus ditulis di halaman terpisah di akhir tulisan kita, dengan judul References (untuk bahasa Inggris) atau Daftar Pustaka (untuk bahasa Indonesia). Daftar pustaka harus diurutkan secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama dari setiap sumber.

Cara membuat daftar pustaka menggunakan sistem sitasi APA adalah sebagai berikut:

  • Untuk sumber berupa buku, kita harus menuliskan nama belakang penulis, inisial nama depan dan tengah (jika ada), tahun penerbitan dalam tanda kurung, judul buku dengan huruf miring, edisi (jika ada), kota penerbitan, dan nama penerbit. Contoh:

    Ford, R. G. (2015). The benefits of natural grass. Eugene, Oregon: University of Oregon.

    Ford, R. G., Macintosh, J. P., & Rose, P. M. (2015). The benefits of natural grass (3rd ed.). Eugene, Oregon: University of Oregon.

  • Untuk sumber berupa artikel jurnal, kita harus menuliskan nama belakang penulis, inisial nama depan dan tengah (jika ada), tahun penerbitan dalam tanda kurung, judul artikel, nama jurnal dengan huruf miring, volume jurnal, nomor jurnal dalam tanda kurung (jika ada), dan halaman artikel. Contoh:

    Ford, R. G., Macintosh, J. P., & Rose, P. M. (2015). The effects of natural grass on air quality and human health. Journal of Environmental Science, 12(3), 45-56.

  • Untuk sumber berupa artikel dari internet, kita harus menuliskan nama belakang penulis, inisial nama depan dan tengah (jika ada), tahun penerbitan atau pembaruan dalam tanda kurung, judul artikel, nama situs web dengan huruf miring, dan URL. Contoh:

    Ford, R. G. (2015, November 16). How natural grass can save the world. Green Planet. https://greenplanet.com/how-natural-grass-can-save-the-world

Format Penulisan

Selain cara mengutip dan merujuk sumber informasi, sistem sitasi APA juga memiliki aturan tentang format penulisan yang harus kita ikuti. Beberapa aturan umum tentang format penulisan menggunakan sistem sitasi APA adalah sebagai berikut:

  • Gunakan kertas berukuran A4 dengan margin 2,54 cm di setiap sisinya.
  • Gunakan jenis huruf Times New Roman dengan ukuran 12 pt.
  • Gunakan spasi ganda (double spacing) di seluruh teks, termasuk judul, kutipan, dan daftar pustaka.
  • Gunakan indentasi sebesar 1,27 cm di awal setiap paragraf.
  • Gunakan nomor halaman di kanan atas setiap halaman, diikuti dengan judul singkat dari tulisan kita.
  • Gunakan judul lengkap dari tulisan kita di tengah halaman pertama, dengan huruf kapital pada kata-kata penting.
  • Gunakan subjudul untuk membagi bagian-bagian dari tulisan kita, dengan huruf kapital pada kata-kata penting dan rata kiri.
  • Gunakan tabel dan gambar untuk menyajikan data atau informasi secara visual, dengan memberikan nomor, judul, dan sumbernya.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya