Menu Tutup

Teknik Membaca Puisi Agar Indah dan dapat Dinikmati

Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang memiliki kekhasan tersendiri. Puisi memiliki struktur, bahasa, dan makna yang berbeda dengan jenis teks lainnya. Oleh karena itu, membaca puisi membutuhkan teknik khusus agar dapat memahami dan menikmati isi puisinya. Berikut adalah beberapa teknik membaca puisi yang dapat Anda coba:

1. Membaca Puisi Secara Keseluruhan

Langkah pertama dalam membaca puisi adalah membaca puisi secara keseluruhan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran umum tentang tema, suasana, dan pesan yang ingin disampaikan oleh penyair. Anda dapat membaca puisi dengan suara keras atau dalam hati, tergantung pada preferensi Anda. Namun, penting untuk membaca puisi dengan tempo dan intonasi yang sesuai dengan irama dan rima puisinya.

2. Membaca Puisi Secara Per Baris

Setelah membaca puisi secara keseluruhan, langkah selanjutnya adalah membaca puisi secara per baris. Tujuannya adalah untuk menganalisis unsur-unsur bahasa yang digunakan oleh penyair, seperti kata-kata pilihan, majas, simbol, imaji, dan lain-lain. Anda dapat mencatat makna harfiah dan makna kiasan dari setiap baris puisi, serta hubungannya dengan baris lainnya. Anda juga dapat mencari referensi dari kamus atau sumber lain jika menemukan kata-kata atau istilah yang tidak familiar.

3. Membaca Puisi Secara Per Bait

Langkah ketiga dalam membaca puisi adalah membaca puisi secara per bait. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi struktur dan pola puisi, seperti jumlah baris, jumlah suku kata, rima, ritme, dan lain-lain. Anda dapat menulis skema rima dari setiap bait puisi dengan menggunakan huruf alfabet untuk menunjukkan persamaan bunyi akhir baris. Anda juga dapat menentukan jenis puisi berdasarkan struktur dan polanya, seperti soneta, pantun, haiku, dan lain-lain.

4. Membaca Puisi Secara Kontekstual

Langkah terakhir dalam membaca puisi adalah membaca puisi secara kontekstual. Tujuannya adalah untuk menafsirkan makna dan pesan yang ingin disampaikan oleh penyair melalui puisinya. Anda dapat menghubungkan isi puisi dengan latar belakang penyair, seperti biografi, sejarah, budaya, ideologi, dan lain-lain. Anda juga dapat menghubungkan isi puisi dengan situasi dan kondisi saat ini, seperti isu sosial, politik, ekonomi, dan lain-lain.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya