Menu Tutup

Teknik Passing dalam Bola Voli: Jenis, Faktor, dan Cara Melakukannya

Bola voli adalah salah satu olahraga yang populer di dunia. Olahraga ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan enam orang. Tujuan dari permainan ini adalah mengirimkan bola ke daerah lawan dengan cara memukul bola melewati net yang memisahkan kedua tim.

Salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh pemain bola voli adalah teknik passing. Teknik passing adalah cara mengoper bola kepada rekan satu tim atau ke daerah lawan dengan menggunakan tangan, lengan, atau bagian tubuh lainnya. Teknik passing sangat penting untuk membangun serangan dan mengontrol permainan.

Jenis-Jenis Teknik Passing

Ada beberapa jenis teknik passing yang biasa digunakan dalam permainan bola voli, yaitu:

Passing bawah. Passing bawah adalah teknik mengoper bola dengan menggunakan bagian bawah lengan atau pergelangan tangan. Passing bawah biasanya digunakan untuk menerima servis lawan, mengembalikan bola yang rendah, atau mengoper bola kepada setter. Cara melakukan passing bawah adalah sebagai berikut:

  • Sikap badan harus siap, lutut sedikit ditekuk, dan badan condong ke depan.
  • Tangan digabungkan dengan cara menyilangkan jari-jari tangan dan menempelkan ibu jari satu sama lain.
  • Lengan dijulurkan ke depan dan disesuaikan dengan arah datangnya bola.
  • Bola dipukul dengan menggunakan bagian bawah lengan atau pergelangan tangan yang kaku dan rata.
  • Gerakan pukulan harus pendek dan cepat, tanpa mengayunkan lengan.
  • Pandangan mata harus mengikuti bola sampai terpukul.

Passing atas. Passing atas adalah teknik mengoper bola dengan menggunakan ujung jari-jari tangan. Passing atas biasanya digunakan untuk mengoper bola kepada spiker, mengumpan bola yang tinggi, atau melakukan servis atas. Cara melakukan passing atas adalah sebagai berikut:

  • Sikap badan harus siap, lutut sedikit ditekuk, dan badan tegak.
  • Tangan dibentuk seperti mangkok dengan cara membuka jari-jari tangan dan menempelkan ibu jari dan telunjuk membentuk segitiga.
  • Tangan diangkat di atas kepala dan disesuaikan dengan arah datangnya bola.
  • Bola dipantulkan dengan menggunakan ujung jari-jari tangan yang lentur dan kuat.
  • Gerakan pantulan harus halus dan terarah, tanpa mendorong atau melempar bola.
  • Pandangan mata harus mengikuti bola sampai terpantul.

Passing samping. Passing samping adalah teknik mengoper bola dengan menggunakan satu tangan sambil berlari ke samping. Passing samping biasanya digunakan untuk menjangkau bola yang jauh dari posisi pemain, menyelamatkan bola yang keluar lapangan, atau melakukan servis samping. Cara melakukan passing samping adalah sebagai berikut:

  • Sikap badan harus siap, lutut sedikit ditekuk, dan badan miring ke samping.
  • Tangan yang akan dipakai untuk memukul bola dibentuk seperti mangkok dengan cara membuka jari-jari tangan dan menempelkan ibu jari dan telunjuk membentuk segitiga.
  • Tangan yang lain digunakan untuk menyeimbangkan tubuh atau membantu memukul bola.
  • Tangan yang akan memukul bola diayunkan ke samping dan disesuaikan dengan arah datangnya bola.
  • Bola dipantulkan dengan menggunakan ujung jari-jari tangan yang lentur dan kuat.
  • Gerakan pantulan harus halus dan terarah, tanpa mendorong atau melempar bola.
    • Pandangan mata harus mengikuti bola sampai terpantul.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Passing

Untuk melakukan passing yang baik, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, yaitu:

Koordinasi mata dan tangan. Koordinasi mata dan tangan adalah kemampuan untuk mengatur gerakan tangan sesuai dengan arah dan kecepatan bola yang dilihat oleh mata. Koordinasi mata dan tangan yang baik akan membantu pemain untuk memukul bola dengan tepat dan akurat.

Keseimbangan tubuh. Keseimbangan tubuh adalah kemampuan untuk menjaga posisi tubuh agar tetap stabil dan tidak mudah terjatuh saat melakukan gerakan. Keseimbangan tubuh yang baik akan membantu pemain untuk memukul bola dengan kuat dan terkontrol.

Ketepatan arah. Ketepatan arah adalah kemampuan untuk mengarahkan bola ke tempat yang diinginkan dengan menggunakan sudut dan kekuatan pukulan yang sesuai. Ketepatan arah yang baik akan membantu pemain untuk mengoper bola kepada rekan satu tim atau ke daerah lawan dengan efektif dan efisien.

Kerjasama tim. Kerjasama tim adalah kemampuan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan rekan satu tim dalam melakukan passing. Kerjasama tim yang baik akan membantu pemain untuk menyesuaikan posisi, gerakan, dan strategi passing dengan rekan satu tim.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya