Pengertian Teori Permintaan
Teori permintaan adalah teori yang menjelaskan sifat hubungan antara jumlah barang yang diminta atau dibeli oleh masyarakat dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya1. Teori permintaan juga menggambarkan hubungan antara jumlah yang diminta dan harga serta pembentukan dalam kurva permintaan2.
Permintaan dapat didefinisikan sebagai keinginan seseorang atau konsumen terhadap berbagai barang tertentu yang diperlukan maupun diinginkannya. Namun, permintaan tidak hanya ditentukan oleh keinginan saja, tetapi juga oleh kemampuan untuk membeli barang tersebut atau yang disebut dengan purchasing power3. Dengan demikian, rumus permintaan adalah:
Permintaan = Keinginan + Purchasing Power
Faktor Teori Permintaan
Faktor-faktor yang memengaruhi teori permintaan terdiri dari dua jenis, yaitu faktor harga dan faktor bukan harga. Faktor harga adalah harga dari barang itu sendiri, sedangkan faktor bukan harga adalah faktor-faktor lain yang berkaitan dengan permintaan, seperti:
- Pendapatan konsumen: Pendapatan konsumen menentukan purchasing power atau kemampuan untuk membeli barang. Jika pendapatan konsumen naik, maka permintaan akan barang normal akan naik, dan sebaliknya. Barang normal adalah barang yang permintaannya naik seiring dengan kenaikan pendapatan4.
- Jumlah penduduk: Jumlah penduduk menentukan jumlah konsumen potensial yang akan membeli barang. Jika jumlah penduduk naik, maka permintaan akan barang akan naik, dan sebaliknya.
- Harga barang lain: Harga barang lain yang berkaitan dengan barang yang diminta dapat memengaruhi permintaan. Ada dua jenis hubungan antara barang lain dengan barang yang diminta, yaitu:
- Barang substitusi: Barang substitusi adalah barang yang dapat saling menggantikan atau memiliki fungsi yang sama. Contohnya adalah teh dan kopi. Jika harga teh naik, maka permintaan akan kopi akan naik, karena kopi menjadi lebih murah dan lebih diminati sebagai pengganti teh.
- Barang komplementer: Barang komplementer adalah barang yang saling melengkapi atau memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling berkaitan. Contohnya adalah bensin dan mobil. Jika harga bensin naik, maka permintaan akan mobil akan turun, karena biaya operasional mobil menjadi lebih mahal.
- Selera konsumen: Selera konsumen adalah preferensi atau kecenderungan konsumen terhadap suatu barang. Selera konsumen dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti mode, tren, iklan, budaya, agama, dll. Jika selera konsumen terhadap suatu barang naik, maka permintaan akan barang tersebut akan naik, dan sebaliknya.
- Ramalan mengenai masa depan: Ramalan mengenai masa depan adalah ekspektasi atau harapan konsumen terhadap kondisi ekonomi di masa mendatang. Ramalan mengenai masa depan dapat memengaruhi keputusan konsumen untuk menunda atau memajukan pembelian suatu barang. Contohnya adalah jika konsumen meramalkan bahwa harga suatu barang akan naik di masa depan, maka mereka akan cenderung membeli barang tersebut sekarang untuk menghemat biaya.
Kurva Permintaan
Kurva permintaan adalah grafik yang menggambarkan hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah permintaan5. Kurva permintaan biasanya memiliki bentuk negatif atau miring ke bawah dari kiri ke kanan. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif atau berlawanan antara harga dan jumlah permintaan. Artinya, jika harga suatu barang naik, maka jumlah permintaan akan turun, dan sebaliknya.
Kurva permintaan dapat dibuat berdasarkan data riil di masyarakat mengenai jumlah permintaan suatu barang pada berbagai tingkat harga, yang disajikan dalam daftar permintaan berbentuk tabel. Contohnya adalah sebagai berikut:
| Harga (Rp) | Jumlah Permintaan (kg) |
|---|---|
| 10.000 | 100 |
| 8.000 | 120 |
| 6.000 | 140 |
| 4.000 | 160 |
| 2.000 | 180 |
Dari tabel di atas, dapat dibuat kurva permintaan sebagai berikut:
!Kurva Permintaan)
Kurva permintaan dapat mengalami pergerakan atau pergeseran, tergantung dari faktor-faktor yang memengaruhinya. Pergerakan kurva permintaan adalah perubahan posisi titik pada kurva permintaan yang disebabkan oleh perubahan harga barang itu sendiri. Pergeseran kurva permintaan adalah perubahan posisi seluruh kurva permintaan yang disebabkan oleh perubahan faktor bukan harga.
Contohnya adalah sebagai berikut:
!Pergerakan dan Pergeseran Kurva Permintaan)
Gambar di atas menunjukkan bahwa:
- Pergerakan dari titik A ke titik B menunjukkan penurunan jumlah permintaan dari 100 kg menjadi 80 kg akibat kenaikan harga dari Rp 10.000 menjadi Rp 12.000.
- Pergeseran dari kurva D1 ke kurva D2 menunjukkan peningkatan jumlah permintaan pada setiap tingkat harga akibat kenaikan pendapatan konsumen.
Sumber:
(1) Pengertian Teori Permintaan Beserta Penjelasannya – Gramedia Literasi. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-teori-permintaan/.
(2) Teori Permintaan: Pengertian dan Faktornya – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/02/163229869/teori-permintaan-pengertian-dan-faktornya.
(3) Teori Permintaan : Pengertian, Faktor, Jenis, Fungsi Dan elastisitas …. https://www.mandandi.com/2021/07/teori-permintaan-pengertian-faktor.html.
(4) BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 2.1.1 Teori Permintaan. https://lontar.ui.ac.id/file?file=digital/136084-T%2028028-Analisis%20permintaan-Tinjauan%20literatur.pdf.
(5) undefined. https://t.me/kompascomupdate.