Menu Tutup

Broken Home: Pengertian, Ciri, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pengertian Broken Home

Broken home adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keluarga yang terpisah atau tidak lagi hidup bersama. Keluarga yang terpisah atau broken home dapat terjadi karena beberapa alasan seperti perceraian, kematian salah satu orang tua, atau perpisahan lainnya.

Anak-anak yang tinggal di broken home biasanya harus tinggal dengan salah satu orang tua atau diasuh oleh keluarga lain. Keluarga broken home dapat mengalami kesulitan ekonomi dan emosional, serta memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap masalah kesehatan mental dan sosial.

Ciri Broken Home

Berikut ini adalah beberapa ciri yang umumnya dimiliki oleh keluarga broken home:

  1. Anak-anak tinggal dengan salah satu orang tua atau diasuh oleh keluarga lain: Anak-anak yang tinggal di broken home biasanya harus tinggal dengan salah satu orang tua atau diasuh oleh keluarga lain, terutama jika orang tua yang lain telah meninggal atau tidak lagi tinggal bersama.
  2. Kontak dengan orang tua yang lain terbatas: Anak-anak yang tinggal di broken home biasanya memiliki kontak yang terbatas dengan orang tua yang lain, terutama jika orang tua tersebut tinggal jauh atau tidak lagi memiliki hubungan yang baik.
  3. Kesulitan ekonomi: Keluarga broken home sering mengalami kesulitan ekonomi karena hanya mendapatkan pendapatan dari salah satu orang tua atau karena tidak adanya sumber pendapatan yang stabil.
  4. Masalah kesehatan mental dan sosial: Anak-anak yang tinggal di broken home memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap masalah kesehatan mental dan sosial, seperti depresi, kecemasan, dan masalah perilaku.
  5. Perubahan-perubahan drastis dalam kehidupan: Keluarga broken home biasanya mengalami perubahan-perubahan drastis dalam kehidupan seperti pindah tempat tinggal atau perubahan dalam rutinitas sehari-hari.

Penyebab Broken Home

Ada beberapa penyebab yang dapat menyebabkan terjadinya broken home, diantaranya:

Perbedaan pandangan dan kepribadian

Perbedaan pandangan dan kepribadian yang tidak dapat diselesaikan secara baik dapat menyebabkan terjadinya broken home.

Ketidakpuasan dalam hubungan

Kepuasan dalam hubungan merupakan faktor penting dalam keberlangsungan sebuah rumah tangga. Ketidakpuasan yang terus-menerus dapat menyebabkan terjadinya broken home.

Masalah keuangan

Masalah keuangan yang tidak dapat diselesaikan secara bersama dapat menyebabkan terjadinya broken home.

Perselingkuhan

Perselingkuhan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya broken home.

Kekerasan dalam rumah tangga

Kekerasan dalam rumah tangga dapat menyebabkan terjadinya broken home.

Masalah komunikasi

Masalah komunikasi yang tidak dapat diselesaikan secara baik dapat menyebabkan terjadinya broken home.

Masalah keluarga

Masalah keluarga yang tidak dapat diselesaikan secara baik dapat menyebabkan terjadinya broken home.

Cara Mengatasi Broken Home

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi broken home:

  1. Terapkan komunikasi yang efektif: Salah satu cara terbaik untuk mengatasi broken home adalah dengan terapkan komunikasi yang efektif. Carilah waktu yang tepat untuk bicara dengan anggota keluarga lain dan coba untuk memahami pandangan dan perasaan mereka.
  2. Jangan memendam perasaan: Jangan memendam perasaan negatif seperti kemarahan atau kecewa. Cobalah untuk mengungkapkan perasaan tersebut dengan cara yang sopan dan tidak menyakiti orang lain.
  3. Carilah dukungan dari luar keluarga: Jika Anda merasa tidak dapat mengatasi masalah di dalam keluarga sendiri, carilah dukungan dari luar keluarga seperti teman, guru, atau profesional kesehatan mental.
  4. Jadikan keluarga baru: Meskipun broken home tidak bisa dihilangkan, Anda dapat membangun keluarga baru dengan orang-orang yang Anda sayangi dan memberikan dukungan kepada Anda.
  5. Carilah kegiatan yang menyenangkan: Carilah kegiatan yang menyenangkan seperti olahraga, hobi, atau kegiatan sosial lainnya untuk mengalihkan perhatian Anda dari masalah keluarga. Ini akan membantu Anda merasa lebih baik dan mengurangi stres.
  6. Jangan lupa untuk merawat diri sendiri: Jangan lupa untuk merawat diri sendiri dengan makan makanan sehat, tidur yang cukup, dan melakukan kegiatan fisik secara teratur. Ini akan membantu Anda merasa lebih sehat dan bahagia.

 

Baca Juga: