Menu Tutup

Melihat Kembali Riwayat Hidup Milton Friedman: Kontribusi Besar dalam Pemikiran Ekonomi

Milton Friedman, seorang tokoh ekonomi Amerika yang lahir pada tahun 1912 di Brooklyn, New York, dikenal sebagai salah satu pemikir ekonomi paling berpengaruh dalam abad ke-20. Friedman menjadi terkenal karena kontribusinya yang besar terhadap pemikiran ekonomi liberal, yang kemudian dikenal sebagai neoliberalisme. Pemikiran-pemikirannya memberikan pengaruh yang signifikan dalam kebijakan ekonomi di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, membentuk cara pandang terhadap peran pemerintah dalam ekonomi dan kebijakan moneter.

Dalam perjalanan hidupnya, Friedman meniti karier akademik yang sukses. Ia belajar di Universitas Rutgers dan kemudian melanjutkan studinya di Universitas Chicago, di mana ia kemudian menjadi dosen dan peneliti. Di sinilah Friedman mulai mengembangkan pemikiran-pemikirannya yang revolusioner. Salah satu kontribusi utamanya adalah teori kuantitas uang, yang menyatakan bahwa inflasi selalu merupakan fenomena moneter. Teori ini telah membantu membentuk pandangan tentang kebijakan moneter di banyak negara di seluruh dunia.

Selain itu, Friedman dikenal sebagai pendukung kuat dari pasar bebas. Ia memperjuangkan kebijakan ekonomi yang minim campur tangan pemerintah, yang dikenal sebagai neoliberalisme. Ia meyakini bahwa pasar bebas mampu mengatur dirinya sendiri tanpa perlunya campur tangan pemerintah yang berlebihan. Pemikirannya ini telah memberikan pengaruh besar terhadap berbagai kebijakan ekonomi di Amerika Serikat dan negara-negara lain, terutama selama era Presiden Ronald Reagan dan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.

Selain itu, Friedman dikenal dengan karya tulisannya yang berpengaruh, termasuk buku “A Theory of the Consumption Function” dan “Capitalism and Freedom.” Karyanya tersebut menginspirasi banyak ekonom dan politisi di seluruh dunia, yang tertarik pada pandangannya yang pro pasar bebas dan anti-intervensi pemerintah. Friedman juga terkenal karena mendapatkan Penghargaan Nobel dalam bidang Ekonomi pada tahun 1976, yang diakui atas kontribusinya dalam analisis konsumsi, sejarah dan teori uang, serta bagaimana kebijakan pengaruhnya terhadap ekonomi.

Namun, pandangan Friedman juga sering menuai kontroversi. Kritikus menyatakan bahwa pemikirannya terlalu mengesampingkan peran pemerintah dalam memastikan kesejahteraan sosial dan mengurangi ketimpangan. Mereka menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi yang mendasarkan pada pandangan Friedman dapat memperdalam kesenjangan ekonomi dan sosial di masyarakat.

Milton Friedman wafat pada tahun 2006, meninggalkan warisan yang kuat dalam dunia ekonomi. Meskipun ada kontroversi seputar pandangannya, kontribusinya yang besar dalam pemikiran ekonomi terus dikenang dan dipelajari oleh para ekonom dan akademisi di seluruh dunia. Dengan karyanya yang memengaruhi kebijakan ekonomi dan politik, Friedman telah meninggalkan jejak yang dalam dalam sejarah ekonomi modern.