Ekonomi kapitalis dapat berkembang di beberapa negara karena adanya beberapa faktor seperti:
- Kebijakan pemerintah yang mendukung perekonomian pasar bebas dan kapitalis.
- Adanya kemajuan teknologi dan inovasi yang memungkinkan untuk meningkatkan produksi dan efisiensi dalam perekonomian.
- Sistem pendidikan yang baik dan mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga mampu meningkatkan daya saing perusahaan dalam perekonomian global.
- Adanya kestabilan politik dan hukum yang menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan mengurangi risiko bisnis bagi investor.
- Adanya dukungan keuangan dari lembaga keuangan internasional seperti IMF, World Bank, dan lembaga keuangan global lainnya, yang dapat memberikan akses ke modal dan sumber daya keuangan lainnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kapitalis.
Negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan merupakan contoh negara yang berhasil dalam menerapkan sistem ekonomi kapitalis dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Selain itu, ekonomi kapitalis juga memiliki sistem yang memungkinkan pengembangan usaha secara bebas tanpa terlalu banyak campur tangan dari pemerintah. Hal ini memberikan peluang bagi individu atau perusahaan untuk berkembang dan berinovasi tanpa terhalang oleh regulasi yang berlebihan.
Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang, sistem ekonomi kapitalis telah berhasil dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang pesat dan menciptakan kemakmuran bagi masyarakatnya. Namun demikian, sistem ekonomi kapitalis juga memiliki kelemahan seperti ketimpangan sosial dan kesenjangan ekonomi yang cukup signifikan.