Menu Tutup

Pengertian Ekonomi Syari’ah dan Konvensional, Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Ekonomi konvensional adalah sistem ekonomi yang menggunakan aturan, teori, dan praktik yang berlaku di pasar keuangan, dengan tujuan yang jelas untuk memaksimalkan keuntungan. Ekonomi konvensional bertumpu pada konsep kepemilikan pribadi, pasar bebas, dan penggunaan mata uang konvensional untuk membayar barang dan jasa.

Sedangkan ekonomi syari’ah adalah sistem ekonomi yang didasarkan pada hukum Islam yang mengatur aktivitas ekonomi di semua tingkat masyarakat. Ekonomi syari’ah melarang riba, gharar, maisir, dan spekulasi dan memerlukan transparansi dalam semua aspek keuangan. Ekonomi syari’ah juga mengakui hak masyarakat untuk memiliki aset dan menghargai hak-hak pekerja dan pemilik bisnis. Ekonomi syari’ah juga dikenal sebagai ekonomi Islami, karena hukum-hukum Islam yang mengatur aktivitas ekonomi.

Kelebihan Ekonomi Konvensional :

  1. Lebih fleksibel, Ekonomi konvensional lebih fleksibel dalam hal perdagangan barang, jasa, dan investasi.
  1. Lebih mudah diakses, Ekonomi konvensional lebih mudah diakses dan diatur oleh lembaga-lembaga keuangan dan pemerintah.
  1. Kebijakan moneter dan fiskal yang lebih fleksibel, Ekonomi konvensional menawarkan kebijakan moneter dan fiskal yang lebih fleksibel dan kuat.

Kekurangan Ekonomi Konvensional :

  1. Kebijakan yang kurang etis, Ekonomi konvensional seringkali berkonsentrasi pada keuntungan jangka pendek dan tidak selalu berpedoman pada prinsip-prinsip etis.
  1. Ketidakstabilan, Ekonomi konvensional rentan terhadap krisis finansial dan ketidakstabilan ekonomi.
  1. Lingkungan yang tidak ramah, Ekonomi konvensional dapat menimbulkan dampak yang tidak ramah lingkungan.

Kelebihan Ekonomi Syariah :

  1. Berbasis etika, Ekonomi Syariah menekankan pada prinsip-prinsip etika dan menghindari praktik yang tidak etis.
  1. Keseimbangan, Ekonomi Syariah menekankan pada keseimbangan antara pemilik modal dan pekerja, serta menghindari ketimpangan ekonomi.
  1. Dampak positif dalam hal sosial, Ekonomi Syariah dapat meningkatkan kesejahteraan sosial di masyarakat.

Kekurangan Ekonomi Syariah :

  1. Kurang fleksibel, Ekonomi Syariah membatasi fleksibilitas dalam berbagai hal, seperti perdagangan, investasi, dan kebijakan moneter dan fiskal.
  1. Kurangnya pemahaman, Ekonomi Syariah masih kurang diketahui oleh masyarakat umum sehingga sulit untuk diimplementasikan.
  1. Kesulitan dalam mengatur, Ekonomi Syariah kadang-kadang sulit untuk diatur dan mengharuskan pemerintah untuk membuat kebijakan yang kompleks.