Adam Smith, seorang filsuf dan ekonom asal Skotlandia, lahir pada tahun 1723 di Kirkcaldy, Fife, Skotlandia. Dia dikenal luas sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ekonomi. Smith tumbuh dalam lingkungan yang kaya akan perdebatan intelektual, yang memicunya untuk mengeksplorasi pemikiran yang akhirnya membentuk dasar-dasar teori ekonomi modern. Karya terkenalnya, “The Wealth of Nations,” yang diterbitkan pada tahun 1776, telah menjadi landasan bagi sebagian besar pemikiran ekonomi politik modern.
Smith menghabiskan sebagian besar masa remajanya di Universitas Glasgow dan kemudian di Balliol College, Oxford. Di sana, ia terpapar pada pemikiran-pemikiran pencerahan yang membentuk landasan filosofis yang kuat bagi pemikirannya di kemudian hari. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Smith kembali ke Glasgow, di mana dia menjadi profesor filsafat moral. Pada tahun 1759, dia menerbitkan karya pertamanya, “The Theory of Moral Sentiments,” yang menggambarkan pandangan-pandangannya tentang etika dan moralitas.
Namun, karya terbesar Smith, “The Wealth of Nations,” yang diterbitkan tujuh belas tahun kemudian, merupakan titik balik dalam sejarah pemikiran ekonomi. Di dalamnya, Smith merumuskan prinsip-prinsip dasar ekonomi pasar bebas. Dia menekankan pentingnya spesialisasi, pertukaran bebas, dan kendali pasar yang minimal dalam mencapai kemakmuran nasional. Pemikiran ini memberikan dasar bagi konsep-konsep seperti “tangan tak terlihat” yang menggambarkan bagaimana tindakan individu yang bermotivasi sendiri dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Salah satu kontribusi utama Smith adalah memisahkan ilmu ekonomi dari filsafat moral, menyatakan bahwa keuntungan individual secara alami akan menguntungkan masyarakat secara keseluruhan. Pandangan ini mendasari gagasan kapitalisme modern dan memberikan landasan bagi pemikiran liberal ekonomi politik pada abad ke-19. Pemikiran-pemikiran inilah yang akhirnya membentuk landasan bagi pembentukan sistem ekonomi liberal yang banyak dianut di berbagai negara di seluruh dunia.
Selain kontribusinya dalam ekonomi, Smith juga dikenal karena pengaruhnya dalam bidang filsafat, etika, dan teori politik. Pemikiran-pemikirannya tentang konsep keadilan, kebijaksanaan, dan etika masih menjadi topik diskusi yang relevan dalam studi akademis modern. Adam Smith meninggal pada tahun 1790, namun warisannya terus hidup dan mempengaruhi generasi-generasi ekonom dan pemikir di seluruh dunia.
Dengan karyanya yang inspiratif, Adam Smith telah menjadi salah satu sosok penting dalam sejarah ekonomi modern, tidak hanya karena kontribusinya terhadap pemikiran ekonomi, tetapi juga karena pandangan-pandangannya yang mendalam tentang moralitas dan etika, yang terus memengaruhi pandangan kita tentang struktur sosial dan ekonomi. Sebagai bapak ekonomi modern, warisannya masih terasa kuat dan relevan dalam berbagai aspek kehidupan ekonomi dan sosial pada zaman sekarang.