Investasi Syariah : pengertian, keuntungan, resiko, dan manajemen investasi

Pengertian investasi

Investasi pada umumnya adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi, yaitu istilah yang berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan di masa depan. Investasi disebut juga penanaman modal.

Namun berbeda dengan pengertian investasi pada umumnya, Investasi pada dasarnya adalah bentuk aktif dari ekonomi syari’ah. Karena dalam Islam setiap harta yang sudah mencapi nishab ada zakatnya. Paling tidak, bila harta belum sampai nishab ada anjuran moral untuk diinfaqkan. Jika harta tersebut didiamkan maka lambat laun akan termakan oleh zakatnya. Salah satu nikmat dari zakat ini adalah mendorong setiap muslim untuk menginvestasikan hartanya agar bertambah. Jadi, investasi bukanlah semata-mata bercerita tentang berapa keuntungan materi yang bisa didapatkan melalui aktivitas investasi, tapi ada beberapa faktor yang mendominasi motivasi investasi dalam Islam.

Pertama, akibat implementasi mekanisme zakat maka aset produktif yang dimiliki seseorang pada jumlah tertentu akan selalu dikenakan zakat, sehingga hal ini akan mendorong pemiliknya untuk mengelolanya melalui investasi.

Kedua, aktivitas investasi dilakukan lebih didasarkan pada motivasi sosial yang membantu sebagian masyarakat yang tidak memiliki modal namun memiliki kemampuan berupa keahlian dalam menjalankan usaha.
Investasi dalam Islam didorong karena 4 prinsip utama, sebagaimana ijtihad yang dikemukakan oleh Ahmad Gozali, yaitu halal, berkah, bertambah, dan realistis.

Bentuk-Bentuk Investasi

Deposito syari’ah

Deposito syari’ah adalah suatu bentuk investasi di mana nasabah menyimpan uangnya di bank dalam jangka waktu tertentu yang kemudian dikelola oleh bank untuk mendapatkan keuntungan dari pokok tabungan nasabah tersebut.

Pasar Modal Syari’ah

Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu tempat bertemunya para penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi dalam rangka memperoleh modal. Penjual (emiten) dalam pasar modal merupakan perusahaan yang membutuhkan modal, sehingga mereka berusaha menjual efek di pasar modal. Sedangkan, pembeli adalah pihak yang ingin membeli modal di perusahaan yang menurut mereka menguntungkan.

Keuntungan Investasi

a) Capital gain, Yaitu keuntungan dari hasil jual beli saham berupa kelebihan nilai jual dari nilai beli suatu saham.

b) Deviden, Yaitu keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham .

Resiko Investasi

a) Capital loss, Yaitu kebalikan dari capital gain, yaitu suatu kondisi dimana investor menjual saham yang dimilikinya dibawah harga beli.