Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran

Keterampilan Membuka Pelajaran

Keterampilan membuka pelajaran ialah kegiatan yang dilakukan oleh guru dalan kegiatan pembelajaran untuk menciptakan prakondisi murid agar minat dan perhatiannya terpusat pada apa yang akan dipelajarinya. Dengan demikian, usaha tersebut akan memberikan efek yang positif bagi kegiatan pembelajaran. Dengan kata lain, kegiatan yang dilakukan oleh guru dimaksudkan untuk menciptakan suasana mental siswa agar terpusat pada hal-hal yang dipelajarinya.  Kegiatan membuka pelajaran tidak hanya dilakukan oleh guru  pada awal jam pelajaran, tetapi juga pada awal setiap penggal kegiatan inti pelajaran yang diberikan selama jam pelajaran itu. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mengemukakan tujuan yang akan dicapai, menarik perhatian siswa, memberi acuan, dan membuat kaitan antara materi pelajaran yang telah dikuasai oleh siswa dengan bahan yang akan dipelajarinya.

Tujuan keterampilan membuka pelajaran, yaitu:

    • Untuk membantu siswa mempersiapkan diri agar sejak semula sudah dapat membayangkan pelajaran yang akan dipelajarinya.
    • Untuk menimbulkan minat dan perhatian siswa pada apa yang akan dipelajari dalam kegiatan belajar mengajar.
    • Untuk membantu siswa agar mengetahui batas-batas tugas yang akan dikerjakan.
    • Untuk membantu siswa agar mengetahui hubungan antara pengalaman-pengalaman yang telah dikuasainya dengan hal-hal yang baru yang akan dipelajari atau yang belum dikenalnya.

Komponen-komponen dalam keterampilan membuka pelajaran, yaitu:

  • Menarik perhatian siswa, di antaranya dengan cara:

–    Melakukan variasi dalam mengajar

–    Menggunakan alat bantu mengajar

–    Melakukan variasi dalam pola interaksi

  • Memotivasi siswa, diantaranya dengan cara:

–    Menimbulkan kehangatan  dan keantusiasan

–    Menimbulkan rasa ingin tahu

–    Mengemukakan ide yang bertentangan

–    Memerhatikan minat siswa

  • Memberikan acuan, di antaranya dengan cara:

–    Mengemukakan tujuan dan batas-batas tugas

–    Mengajukan pertanyaan-pertanyaan

–   Menyarankan langkah-langkah yang harus di tempuh siswa dalam    kegiatan pembelajaran.

–   Membuat kaitan, di antaranya dengan cara menghubungkan minat, pengalaman, dan hal-hal yang dikenal oleh siswa ketika guru melakukan kegiatan pembelajaran.

Keterampilan Menutup Pelajaran

Keterampilan menutup pelajaran ialah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengakhiri pelajaran.

Tujuan keterampilan menutup pelajaran, yaitu:

  • Untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari meteri pelajaran.
  • Untuk mengetahui tingkat keberhasilan guru dalam membelajarkan pada siswa.
  • Untuk membantu siswa agar mengetahui hubungan antara pengalaman-pengalaman yang telah dikuasainya dengan hal-hal yang baru saja dipelajarinya.

Komponen keterampilan menutup pelajaran, yaitu:

  • Meninjau kempali penguasaan inti pelajaran atau membuat ringkasan
  • Mengevaluasi, dengan cara:
  • Mendemonstrasikan keterampilan
  • Mengaplikasikan ide baru
  • Mengekspresikan pendapat siswa sendiri
  • Memberi soal-soal lisan maupun tulisan
  • Mengadakan pengayaan, tugas mandiri, maupun tugas terstruktur.

Prinsip-prinsip Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran, yaitu:

Bermakna

Usaha untuk menarik perhatian siswa atau memotivasi siswa harus sesuai dengan isi dan tujuan pelajaran. Cerita singkat atau lawakan yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran hendaknya dihindarkan.

Berurutan dan Berkesinambungan

Kegiatan ini dilakukan oleh guru dalam memperkenalkan/merangkum kembali pelajaran  sebagai bagian dari kesatuan yang utuh. Perwujudan prinsip berurutan dan kerkesinambungan ini memerlukan adanya suatu susunan bahan pelajaran yang tepat, sesuai dengan ninat siswa, ada kaitan logis antara satu bagian dengan yang lainnya, sehingga dapat disusun rantai kognisi yang jelas dan tepat.