Makna Maha Pencipta (Al-Khāliq)

Pengertian Al-Khāliq

Nama al-Khāliq merupakan nama ke-12 dari 99 al-Asmā` al-Ḥusnā. Kata al-

Khāliq berakar kata dari huruf kha’, lam, dan qaf berarti mengukur dan menghapus.

Makna ini lalu mengalami perluasan antara lain dengan arti menciptakan dari tiada dan menciptakan tanpa suatu contoh terlebih dahulu. Nama al-Khāliq memiliki makna bahwa Allah Maha pencipta segala sesuatu.

Allah Swt. berfirman:

“Allah Pencipta segala sesuatu dan Dia Mahapemelihara atas segala sesuatu”. (QS. az-Zumar[39]: 62)

Dalam al-Qur`an, kata al-Khāliq dan derivasinya disebutkan tak kurang dari 150 kali seperti pada Surah as-Sajdah[32]: 4 dan Surah at-Tīn[95]: 4.

Teladan dari nama baik Al-Khāliq

a. Meyakini bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sebaik-baiknya

Sebagai umat Islam, kita harus meyakini bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya. Tidak ada ciptaan Allah yang tidak sempurna kecuali makhluk-Nya menganggap dirinya tidak sempurna.

Allah Swt. berfirman:

“Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah” (QS. as-Sajdah[32]: 7)

Anggapan tentang ketidaksempurnaan ciptaan Allah merupakan suatu wujud ketidaksyukuran terhadap ciptaan Allah. Kita sebagai ciptaan Allah harus mensyukuri segala hal yang Allah tetapkan kepada kita dan kita harus yakin bahwa pasti ada hikmah dari ciptaan Allah tersebut.

Allah Swt. berfirman:

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu

bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat” (QS. Ibrāhīm[14]: 7)

b. Motivasi berkreasi dan inovasi

Setelah kita meyakini bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sebaik- baiknya, maka perilaku yang dapat menunjukkan cerminan terhadap al-Khāliq ialah kreatif dan inovatif.

Kreatif berarti memiliki daya cipta atau kemampuan untuk menciptakan. setiap orang mampu menciptakan sesuatu yang berada dalam dirinya. Contohnya mobil esemka yang dibuat oleh anak-anak Indonesia. Dan inovatif berarti memperkenalkan sesuatu yang bersifat pembaharuan atau kreasi baru. Inovasi di sini menunjukkan bahwa adanya upgrade pada bagian-bagian kreasi sebelumnya menjadi kreasi baru. Contohnya lampu-lampu jalan yang dulunya dialiri listrik dari PLN, sekarang banyak dialiri oleh energi surya.

Jadi, dengan mendalami nama al-Khāliq, kita seyogyanya lebih mengeksplorasi dunia sehingga muncul ide-ide dan aksi kreatif juga inovatif.