Menu Tutup

Manajemen Pemasaran, Internet Maketing dan Sosial Marketing

Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran adalah proses penetapan tujuan-tujuan pemasaran bagi suatu organisasi (dengan mempertimbangkan sumber daya internal dan peluang pasar), perencanaan, dan pelaksanaan aktivitas untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, dan mengukur kemajuan ke arah pencapaiannya.

Globalisasi telah mendorong beberapa perusahaan untuk memasarkan di luar negara asal mereka. Pemasaran internasional merupakan bagian dari strategi pemasaran perusahaan-perusahaan tersebut. Manajer pemasaran sering bertanggung jawab untuk mempengaruhi tingkat, waktu, dan komposisi permintaan pelanggan. Hal itu berlaku tidak pada semua kasus karena peran seorang manajer pemasaran dapat bervariasi sangat signifikan berdasarkan ukuran bisnis, budaya organisasi, dan konteks industri. Sebagai contoh, dalam sebuah perusahaan produk konsumen besar, manajer pemasaran dapat bertindak sebagai manajer umum dari keseluruhan produk yang menjadi tugasnya.Untuk menciptakan strategi manajemen pemasaran yang efektif dan efisien, perusahaan harus memiliki pemahaman mendetail dan objektif mengenai bisnis mereka sendiri dan pasar tempat mereka beroperasi. Dalam menganalisis permasalahan-permasalahan ini, bidang manajemen pemasaran sering tumpang-tindih bidang perencanaan strategis.

Manajemen pemasaran menggunakan berbagai alat dari ilmu ekonomi dan strategi kompetitif untuk menganalisis konteks industri yang terkait dengan operasi perusahaan. Termasuk di dalamnya lima kekuatan Porter, analisis kelompok kompetitor strategis, dan analisis rantai nilai. Tergantung pada industrinya, konteks regulasi mungkin juga penting untuk dipelajari secara rinci.

Dalam analisis kompetitor, pemasar membentuk data profil rinci dari setiap kompetitor di pasar, dengan fokus terutama pada kekuatan dan kelemahan kompetitif relatif mereka menggunakan analisis SWOT. Manajer pemasaran akan mempelajari struktur biaya, sumber keuntungan, sumber daya dan kompetensi, posisi kompetitif dan diferensiasi produk, tingkat integrasi vertikal, riwayat respon terhadap perkembangan industri, dan faktor lainnya dari setiap kompetitor.

Secara definitif dapat dikatakan bahwa konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Stanton, 1978). Elemen Penting dalam Konsep Pemasaran:

  1. Market oriented berorientasi pada keinginan Konsumen
  2. Penyusunan kegiatan pemasaran secara terpadu
  3. Pencapaian tingkat kepuasan Konsumen

Konsep Manajemen pada hakikatnya mencakup upaya dan strategi yang ditempuh manajemen dalam rangka untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen.

Beberapa istilah yang sangat penting dalam konteks pemasaran yakni:

Produk (barang, jasa, ide)

Segala hasil kerja manusia yang dapat ditawarkan kepada manusia lainnya baik berupa barang, jasa atau ide. Konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu terbaik, kinerja terbaik dan sifat terbaik sehingga perusahaan harus memfokuskan diri pada perbaikan produk yang terus menerus, menyukai produk yang mudah diperoleh dan sangat terjangkau karenanya manajemen harus berfokus pada perbaikan efisiensi produksi dan distribusi.

Nilai

Perkiraan konsumen atas suatu produk untuk kepuasan mereka, apa yang dirasakan / diinginkan, perbedaan antara nilai yang dinikmati pelanggan karena memiliki serta menggunakan suatu produk dan biaya untuk memiliki produk tersebut.

Biaya

Harga yang harus dibayar konsumen atas produk yang dikonsumsi.

Kepuasan

Seberapa puas konsumen atas produk yang mereka konsumsi (kesesuaian antara harapan dan kenyataan), Kepuasan (customer satisfaction): tingkatan dimana kinerja yang dirasakan (perceived performance) poduk akan sesuai dengan harapan seorang pembeli atau tidak

Pasar

Tempat yang berisi semua pelanggan potensial yang berniat untuk transaksi terhadap suatu produk.

Strategi Pemasaran (Marketing Strategy) adalah proses menentukan target pasar dengan strategi bauran pemasaran yang terkait dimana:

  1. Target Market adalah sekelompok pelanggan homogen atau pasar yang ingin dilayani permintaannya oleh perusahaan.
  2. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) adalah variabel-variabel yang disusun oleh perusahaan dalam rangka untuk memuaskan target market tersebut. Marketing Mix adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yaitu : Produk, Struktur Harga, Kegiatan Promosi dan Sistem Saluran Distribusi. Variabel-variabel marketing mix ini dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil suatu strategi dalam usaha mendapatkan posisi yang sangat strategis dipasar.

Internet Marketing

Internet adalah kumpulan jaringan-jaringan seluruh dunia yang saling berkumpul dan memiliki sebuah hubungan antara satu dengan yang lain. Agar dapat membentuk suatu hubungan antara jaringan yang satu dengan yang lain, dikenal suatu sistem yang bernama TCP atau IP.

Indonesia sudah sangat sensitif terhadap berbagai perkembangan teknologi dan informasi, hal ini dikarenakan sudah sangat banyaknya pengguna internet, dimana internet tersebut adalah sebuah sarana transportasi informasi yang dapat berasal dari seluruh penjuru dunia. Di tahun 2017 ini pengguna internet di Indonesia akan meningkat hingga menyentuh angka 112 juta orang dan berhasil mengalahkan peringkat jepang yang kini berada di peringkat ke 6.

Dengan perkembangan internet sebagai media yang menjadi transportasi berbagai informasi, muncul berbagai strategi-strategi lain yang memanfaatkan dunia internet, yaitu salah satunya adalah strategi internet marketing. Internet marketing adalah suatu kegiatan pemasaran yang dilakukan di internet, balk promosi, pembayaran, dan penjualan dilakukan melalui media internet. Internet marketing jauh Iebih memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia (bahkan di seluruh dunia), hal ini dikarenakan pola kehidupan masyarakat modern Iebih menyukai segala sesuatu yang simple, mudah, dan cepat, termasuk dalam pemenuhan kebutuhannya. Seorang pebisnis dapat memperkuat bisnisnya di dalam dunia internet dengan melakukan beberapa hal seperti; iklan banner, artikel, pay per click, menentukan keywords dengan traffic yang tinggi, dan masih banyak lagi.

Sosial Marketing

Social media merupakan hasil dari perkembangan dunia internet, yang bermula dari Website 1.0 menjadi Website 2.0 yang lebih dinamis dan dapat dieksplorasi secara terus menerus sesuai dengan kepentingan pemilik. Social media sendiri memiliki pengertian sebagai sebuah media yang bersifat partisipatif dimana di dalamnya dapat dimasukkan berbagai berita, informasi, foto, video, dan musik, berbagai hal tersebut menjadi konsumsi publik setelah pemilik akun tersebut melakukan submission terhadap orang yang ingin membuka halamannya. Apabila isi dari halaman social media seseorang menarik, unik, dan banyak yang menanggapi (comment, retweet, favourite, atau likes), maka halaman orang atau perusahaan tersebut dapat semakin dikenal dan menjadi populer.

Seiring berkembangnya social media, mulai dikembangkan social media marketing, dimana social marketing tersebut merupakan bagian dari internet marketing. Social media marketing adalah sebuah kegiatan pemasaran yang memanfaatkan aplikasi yang ada di dalam Website 20 untuk mempromosikan, menjual, atau memfasilitasi untuk melakukan pembayaran. Social web digunakan secara personal, sehingga pemasaran dilakukan secara lebih personal antara perusahaan dan masing masing kostumernya, dan apabila telah terjadi sebuah Ikatan yang erat akan menimbulkan onalitas pada para kostumer, dan para kostumer tersebut dapat dijadikan supporter atau komunitas yang dapat membantu pengembangan bisnis perusahaan.

Efek dari social media marketing yang saat ini paling banyak terjadi adalah, timbulnya word of mouth. Social media memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara marketer dengan kostumer, dan terjadi pula interaksi antara kostumer dengan kostumer. lnteraksi yang seringkali banyak mempengaruhi keputusan seseorang untuk bertransaksi atas suatu produk di dalam dunia internet adalah interaksi kostumer-kostumer atau yang biasa disebut CZC. Hal ini dikarenakan, experience seseorang ketika sedang atau setelah menggunakan sebuah produk dapat lebih dipercaya oleh seseorang, apalagi bila pengguna produk tersebut adalah orang terdekat.

Menurut buku The Social Marketing Book, terdapat delapan jejaring sosial yang paling popular di dunia saat ini, yaitu DIGG (social bookmarking), twitter (microblog), reddit (social bookmarking), Facebook (social network), LinkedIn (social network), Second Life (virtual world), Youtube (media sharing), Flickr (media sharing), dan Yelp (review sites). Dengan memanfaatkan jejaring sosial tersebut, marketer dapat memasarkan produknya Iangsung kepada pangsa pasarnya, dan mereka dapat memperoleh insight dari para kostumer melalui data-data yang dapat dilihat di profil kostumer setelah kostumer melakukan konfirmasi. Para kostumer juga dapat saling bertukar informasi atau memberikan review atas produk-produk yang telah mereka gunakan.

Daftar Pustaka

  • Mayono, Y. 2008. Teknolodi Informasi dan Komunikasi. Jakarta : Quadra
  • Harris, Jason. 2008. Internet Marketing 100 Succes Secrets – Online Marketing’s Most Asked Question on How to Manage Affiliates, Techniques, Advertising, Programs, Solution. Kanada : Lulu.com.
  • Data Kemkoinfo Tahun 2017, http://kemko.go//
  • Angipora, M.P. 1999. Dasar-Dasar Pemasaran. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
  • Puntoadi, Danis. 2011. Menciptakan Penjualan Melalui Social Media. Jakarta: PT. Alex Media
  • Kotler,Philip. 2004. Manajemen Pemasaran. Edisi Milenium. Jakarta : Penerbit PT Pernhallinda
  • Thomases, Hollis. 2010. Twitter marketing: An Hour A Day. Kanada: John Willey and Sons
  • Jati Waloeyo, Johan. 2010. Twitter is Best Social Network. Yogyakarta: CV Andi Offset.