Pengertian Bank Menurut Undang-undang dan Ahli

Dalam pembicaraan sehari-hari, bank dikenal sebagai forum keuangan yang kegiatan utamanya mendapatkan simpanan giro, tabungan dan deposito. Kemudian bank juga dikenal sebagai tempat untuk meminjam uang (kredit) bagi masyarakat yang membutuhkannya. Disamping itu, bank juga dikenal sebagai tempat untuk menukar uang, memindahkan uang, atau mendapatkan segala macam bentuk pembayaran dan setoran menyerupai pembayaran listrik, telepon, air, pajak, uang kuliah, dan pembayaran lainnya.[1]

Bank berasal dari kata Italia yaitu, banco yang artinya bangku. Bangku inilah yang dipergunakan oleh bankir untuk melayani kegiatan operasionalnya kepada para nasabah. Istilah dingklik secara resmi dan terkenal menjadi bank.[2]

Pada kurun ke-12 kata banco merujuk pada meja, counter atau tempat pertukaran uang (money changer).[3]Dengan demikian, fungsi dasar bank yakni menyediakan tempat untuk menitipkan uang dengan kondusif dan menyediakan alat pembayaran untuk membeli barang dan jasa.

Bank termasuk perusahaan industri jasa sebab produknya hanya menawarkan pelayanan jasa kepada masyarakat, supaya pengertian bank menjadi jelas, ada beberapa definisi atau rumusan wacana pengertian bank, antara lain :

1. Menurut undang-undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 wacana perbankan, yang dimaksut dengan bank yakni “badan perjuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup orang banyak.”

Dan sedangkan perbankan yakni “segala sesuatu yang menyakut wacana bank, meliputi kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usaha.”

2. Prof.G.M. Verry Stuart

Bank yakni tubuh perjuangan yang wujudnya memuaskan keperluan orang lain, dengan memberian kredit berupa uang yang diterimanya dari orang lain, sekalipun dengan jalan mengeluarkan uang gres kertas atau logam. Makara bank yakni dalam hal ini telah melaksanakan operasi pasif dan aktif, yaitu mengumpulkan dana dari masyarakat yang kelebihan dana (surplus spending unit-SSU) dan menyalurkan kredit kepada masyarakat yang membutuhkan dana (defisit spending unit-DSU).

3. Dr. B.N. Ajuha

Bank yakni menyalurkan modal dari mereka yang tidak sanggup memakai secara menguntungkan kepada mereka yang sanggup membuatnya lebih produktif untuk laba masyarakat. Bank juga berarti terusan untuk menginvestasikan tabungan secara kondusif dan dengan tingkat bunga menarik.

4. Drs. H. Malayu S.P.Hasibuan