Pengertian Dendam, Contoh, Dampak dan Cara Menghindarinya

Pengertian Dendam

Dendam adalah kemauan yang keras dari seseorang atau kelompok untuk membalas kejahatan dari seseorang atau kelompok lain. Allah Swt. sangat membenci orang yang pendendam, karena sifat pendendam sangat membahayakan dan merugikan orang lain.

Sifat dendam akan membuahkan sikap buruk bagi pelakunya seperti hasad, merasa senang jika orang lain susah dan memutuskan tali persaudaraan. Sekali itu di akhirat kelak tidak akan mendapat ampunan dari Allah, sebagaimana disabdakan Rasulullah Saw. :

Artinya : “Dari Ibnu Abbas ra, katanya : Rasulullah Saw. bersabda : “Ada tiga hal, barang siapa yang tidak ada padanya satupun dari ketiganya. Sungguh Allah akan mengampuni segala kesalahannya (kecuali yang tiga hal tersebut) bagi orang yang dikehendaki-Nya, yaitu (1) Seorang yang mati tanpa menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, (2) Orang yang bukan tukang sihir, (3) Orang yang tidak bersikap dendam pada saudaranya.” (HR. Thabrani)

Kebalikan sikap dendam adalah al-‘Afwu, yaitu sikap berlapang dada dalam memberikan maaf kepada orang yang melakukan kesalahan, tanpa disertai rasa benci di hati, apalagi merencanakan pembalasan terhadap orang yang melakukan kesalahan, meskipun ia sanggup melakukan pembalasan itu.

Di dalam Al-Qur’an Allah Swt. menyerukan supaya kita lebih suka memaafkan orang yang menyakiti kita, dan membiarkanya, karena Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Artinya : “… Maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik ” (QS. Al-Maidah [5]:3)

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Islam lebih menganjurkan penyelesaian masalah dengan jalan damai dan saling memaafkan. Masalah itu harus diselesaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan rasa dendam, yang mana perasaan dendam itu hanya merugikan diri sendri serta membahayakan bagi diri maupun orang lain.

Nabi Muhammad Saw. sabagai suri teladan kita telah memberikan beberapa contoh, betapa beliau sangat pemaaf dan bukan pendendam. Ketika beliau akan dibunuh oleh Suraqah, dan kemudian beliau punya kesempatan untuk membalasnya. Beliau tidak melakukannya, tapi Beliau malah memaafkanya. Dan masih banyak contoh yang lainnya.

Bentuk-bentuk (Ciri-ciri) Perilaku Dendam

Seseorang yang mempunyai sikap pendendam, dalam dirinya memiliki sifat sebagai berikut:

  1. Memiliki emosi yang tinggi dan mudah tersinggung;
  2. Susah diajak berbicara dengan baik;
  3. Suka mengancam terhadap orang yang menyebabkan kecewa;
  4. Tidak mudah memberikan maaf kepada orang yang dianggap salah;
  5. Tidak mau menerima nasehat

Dampak Negatif Dendam

  1. Dapat menimbulkan retaknya hubungan
  2. Timbulnya rasa saling curiga diantara kedua belah pihak
  3. Menimbulkan pertikaian akibat kejahatan yang tidak dapat selesai dengan balasan
  4. Semakin menambah rumitnya masalah, sehingga dapat menimbulkan masalah

Upaya Menghindari Perilaku Dendam

  1. Berusaha untuk selalu memiliki sikap sabar dan berjiwa besar
  2. Tidak membalas suatu kejahatan dengan kejahatan
  3. Menyadari sepenuhnya bahwa setiap manusia berpeluang untuk berbuat kesalahan
  4. Menyadari bahwa dirinya sendiri suatu saat mungkin akan berbuat jahat sebagaimana yang telah dilakukan orang