Su’ul Khatimah : Pengertian, Tanda-tanda dan Penyebabnya

Pengertian su’ul khatimah

Su’ul artinya jelek atau buruk dan khatimah artinya penutup. Yang dimaksud dengan su’ul khatimah adalah penutup kehidupan dunia yang buruk, seperti seseorang meninggal dunia dalam keadaan durhaka kepada Allah Swt. ataupun orang yang meninggal ketika sedang melaksanakan maksiat.

Allah Swt. telah mendeskripsikan tentang orang-orang yang beriman itu mempunyai dua sikap dalam hidupnya. Pertama, sikap takut yang besar kepada Allah. Kedua, sikap tekat/kemauan yang kuat untuk berbuat sebaik mungkin, sebagaimana firman-Nya:

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka, dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka, dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apapun),dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) Sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka, mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya. (QS. Al- Mukminum [23]: 57-61)

Karena beriman akan datangnya kematian, dan akan adanya hisab, maka orang-orang beriman itu selalu takut (khauf) kepada Allah. Ras takutnya kepada Allah ini diwujudkannya dengan penuh harap akan datangnya pertolongan dari Allah Swt. sehingga mereka selalu menjaga diri untuk sesegera mungkin untuk

melakukan amal kebaikan. Mereka selalu beramal baik dalam rangka menghindari akhir hayat yang burukU(sJu’Iul kPhaUtimBah)L.    IK

Tanda-tanda su’ul khatimah

  • Sulit dibimbing mengucapkan ẓikir/lā ilāha illallāh ketika menghadapisakaratul maut.
  • Sering melalaikan
  • Suka mengkonsumsi khomr.
  • Durhaka kepada orang
  • Suka berbuat zalim terhadap orang
  • Melakukan dosa besar, keji, dan tidak mau bertaubat kepada Allah

Sebab-sebab su’ul khatimah

  1. Rusaknya aqidah (keyakinan).
  2. Menunda-nunda taubat.
  3. Adanya ketergantungan kepada dunia, dan terjerumus kepada jalan-jalan yang
  4. Menyeleweng dari jalan yang lurus dan menolak terhadap kebenaran serta
  5. Gandrung kepada
  6. Bunuh diri dengan segala macam caranya.