Esai adalah salah satu jenis tulisan yang sering digunakan dalam dunia akademik, sastra, atau jurnalistik. Esai adalah tulisan yang berisi pendapat, gagasan, atau pandangan penulis tentang suatu topik tertentu. Esai biasanya memiliki tujuan tertentu, seperti memberikan informasi, mengkritik, membujuk, atau menghibur pembaca.
Esai dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan cara penulis menyampaikan pesannya. Dua jenis esai yang sering ditemukan adalah esai naratif dan esai deskriptif. Esai naratif adalah esai yang menceritakan suatu kisah atau peristiwa yang dialami oleh penulis atau orang lain. Esai deskriptif adalah esai yang menggambarkan suatu objek, tempat, orang, atau suasana dengan menggunakan kata-kata yang indah dan detail.
Ciri-Ciri Esai Naratif
Esai naratif memiliki beberapa ciri-ciri, antara lain:
- Memiliki alur cerita yang jelas, yaitu ada pengenalan, konflik, klimaks, dan penyelesaian.
- Memiliki tokoh-tokoh yang terlibat dalam cerita, baik sebagai pelaku utama maupun pendukung.
- Memiliki sudut pandang penulis, yaitu apakah penulis menceritakan dari sudut pandang orang pertama (saya), orang kedua (kamu), atau orang ketiga (dia).
- Memiliki latar belakang cerita, yaitu tempat, waktu, dan suasana yang menjadi setting cerita.
- Memiliki tema atau pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui cerita.
- Memiliki gaya bahasa yang menarik, seperti menggunakan majas, dialog, atau kata-kata bermakna ganda.
Ciri-Ciri Esai Deskriptif
Esai deskriptif memiliki beberapa ciri-ciri, antara lain:
- Memiliki objek yang menjadi fokus deskripsi, yaitu bisa berupa benda, tempat, orang, atau suasana.
- Memiliki tujuan deskripsi, yaitu apakah untuk memberikan informasi, menggugah rasa, atau mempengaruhi pendapat pembaca.
- Memiliki struktur deskripsi, yaitu ada bagian pengantar, isi, dan penutup.
- Memiliki cara deskripsi, yaitu apakah menggunakan urutan spasial (berdasarkan letak ruang), kronologis (berdasarkan urutan waktu), atau logis (berdasarkan hubungan sebab-akibat).
- Memiliki detail deskripsi, yaitu menggunakan kata-kata yang spesifik, konkret, dan akurat untuk menggambarkan objek.
- Memiliki gaya bahasa yang indah, seperti menggunakan perbandingan, personifikasi, atau hiperbola.
Kesimpulan
Esai naratif dan esai deskriptif adalah dua jenis esai yang berbeda dalam cara penulis menyampaikan pesannya. Esai naratif menceritakan suatu kisah atau peristiwa yang dialami oleh penulis atau orang lain, sedangkan esai deskriptif menggambarkan suatu objek, tempat, orang, atau suasana dengan menggunakan kata-kata yang indah dan detail. Esai naratif dan esai deskriptif memiliki ciri-ciri yang khas yang dapat membantu pembaca membedakan dan memahami jenis esai tersebut.