Menu Tutup

Peninggalan Kerajaan Singasari: Sejarah, Candi, dan Prasasti yang Menakjubkan

Kerajaan Singasari, yang berdiri pada abad ke-13 di Jawa Timur, meninggalkan berbagai peninggalan bersejarah yang mencerminkan kejayaan dan kebudayaannya. Berikut adalah beberapa peninggalan penting dari Kerajaan Singasari:

1. Candi Singasari

Terletak di Desa Candi Renggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Candi Singasari dibangun sekitar tahun 1300 M sebagai penghormatan kepada Raja Kertanegara, raja terakhir Singasari. Candi ini bercorak Hindu-Siwa dengan arsitektur yang megah, meskipun beberapa bagiannya tidak selesai dibangun.

2. Candi Jago

Candi Jago berada di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Dibangun pada abad ke-13, candi ini memiliki relief yang menggambarkan cerita-cerita dari kitab suci Hindu dan Buddha, seperti Kunjarakarna dan Pancatantra. Arsitekturnya berbentuk punden berundak, mencerminkan kepercayaan masyarakat pada masa itu.

3. Candi Kidal

Terletak di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Candi Kidal dibangun sebagai penghormatan kepada Raja Anusapati, raja kedua Singasari. Candi ini bercorak Hindu-Siwa dengan relief yang menceritakan legenda Garuda membebaskan ibunya dari perbudakan.

4. Candi Jawi

Candi Jawi berada di kaki Gunung Welirang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Candi ini dibangun pada abad ke-13 dan digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu dan Buddha. Arsitekturnya unik dengan perpaduan gaya Hindu dan Buddha, mencerminkan toleransi beragama pada masa itu.

5. Candi Sumberawan

Candi Sumberawan terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Berbeda dengan candi lainnya, Candi Sumberawan berbentuk stupa dan digunakan oleh umat Buddha untuk beribadah. Candi ini ditemukan pada tahun 1904 dan menjadi satu-satunya stupa di Jawa Timur.

6. Arca Dwarapala

Arca Dwarapala adalah patung penjaga gerbang yang terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Arca ini berukuran besar dengan tinggi hampir 4 meter dan menggambarkan sosok raksasa yang memegang gada. Arca Dwarapala diyakini sebagai penjaga pintu masuk ke istana atau candi pada masa Kerajaan Singasari.

7. Prasasti Wurare

Prasasti Wurare dibuat pada tahun 1289 M dan ditemukan di Desa Wurare, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Prasasti ini ditulis dalam bahasa Sanskerta dan berisi penobatan arca Mahaksobhya di tempat yang dinamakan Wurare sebagai penghormatan kepada Raja Kertanegara yang dianggap telah mencapai derajat Jina atau Buddha Agung.

8. Prasasti Singasari

Prasasti Singasari dibuat pada tahun 1351 M dan ditemukan di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Prasasti ini ditulis untuk mengenang pembangunan candi pemakaman di bawah pimpinan Gajah Mada.

9. Prasasti Mula Malurung

Prasasti Mula Malurung dibuat pada tahun 1255 M dan ditemukan di daerah Kediri. Prasasti ini berisi informasi tentang silsilah raja-raja Singasari dan hubungan antara Kerajaan Singasari dengan Kerajaan Kediri.

10. Prasasti Manjusri

Prasasti Manjusri ditemukan di Candi Jago, Kabupaten Malang. Prasasti ini berisi pujian kepada Raja Kertanegara dan menggambarkan kebesaran Kerajaan Singasari pada masa pemerintahannya.

Peninggalan-peninggalan tersebut menjadi bukti nyata kejayaan dan kebesaran Kerajaan Singasari dalam sejarah Indonesia. Melalui peninggalan ini, kita dapat mempelajari dan memahami lebih dalam tentang budaya, agama, dan kehidupan masyarakat pada masa Kerajaan Singasari.

Posted in Sejarah

Artikel Lainnya