Menu Tutup

Masa Kejayaan Kerajaan Singasari: Sejarah, Ekspansi Wilayah, dan Peninggalannya

Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Raja Kertanegara, yang memerintah dari tahun 1272 hingga 1292 Masehi. Di bawah kepemimpinannya, Singasari berkembang pesat dalam berbagai aspek, termasuk politik, ekonomi, dan budaya.

Ekspansi Wilayah dan Politik Luar Negeri

Kertanegara memiliki visi besar untuk menyatukan Nusantara di bawah kekuasaan Singasari. Untuk mewujudkan cita-citanya, ia melancarkan beberapa ekspedisi militer, salah satunya adalah Ekspedisi Pamalayu pada tahun 1275 Masehi. Ekspedisi ini bertujuan untuk menaklukkan Kerajaan Melayu di Sumatera dan memperluas pengaruh Singasari di wilayah tersebut.

Selain itu, Kertanegara mengirim ekspedisi ke Bali, Kalimantan Barat, Maluku, Jawa, dan beberapa wilayah lain di Indonesia bagian timur. Langkah-langkah ini menunjukkan ambisinya untuk memperluas kekuasaan Singasari ke berbagai wilayah di Nusantara.

Hubungan Diplomatik dan Keagamaan

Dalam upaya memperkuat posisinya, Kertanegara menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan di luar Kepulauan Indonesia, seperti mengirim ekspedisi ke Campa (sekarang Vietnam) dan menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara. Di bidang keagamaan, Kertanegara dikenal sebagai penganut ajaran Siwa-Buddha dan berupaya menyatukan kedua ajaran tersebut di kerajaannya.

Kemajuan Ekonomi dan Perdagangan

Letak strategis Singasari di lembah Sungai Brantas menjadikannya pusat perdagangan yang penting. Sungai Brantas digunakan sebagai jalur transportasi utama untuk perdagangan antardaerah. Komoditas seperti beras, emas, kayu cendana, dan rempah-rempah diperdagangkan secara luas, sehingga meningkatkan kemakmuran ekonomi kerajaan.

Peninggalan Budaya dan Arsitektur

Masa kejayaan Singasari juga ditandai dengan pembangunan berbagai candi dan arca yang megah. Candi Singasari, Candi Jago, dan Candi Kidal adalah beberapa contoh peninggalan arsitektur yang mencerminkan kemajuan seni dan budaya pada masa itu. Arca Prajnaparamita, yang ditemukan di dekat Candi Singasari, dianggap sebagai salah satu karya seni terbaik dari periode ini.

Akhir Masa Kejayaan

Meskipun mencapai puncak kejayaannya, Kerajaan Singasari mengalami keruntuhan setelah Kertanegara tewas dalam serangan yang dipimpin oleh Jayakatwang pada tahun 1292 Masehi. Peristiwa ini menandai berakhirnya dominasi Singasari dan membuka jalan bagi berdirinya Kerajaan Majapahit.

Dengan demikian, masa kejayaan Kerajaan Singasari di bawah pemerintahan Kertanegara ditandai oleh ekspansi wilayah yang luas, hubungan diplomatik yang kuat, kemajuan ekonomi, serta perkembangan budaya dan arsitektur yang signifikan.

Posted in Sejarah

Artikel Lainnya