Kerajaan Singasari, juga dikenal sebagai Kerajaan Tumapel, adalah salah satu kerajaan Hindu-Buddha yang pernah berjaya di Nusantara. Kerajaan ini didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222 M dan berpusat di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
Letak Geografis Kerajaan Singasari
Secara geografis, pusat pemerintahan Kerajaan Singasari terletak di daerah yang saat ini menjadi Kecamatan Singosari, sekitar 12 kilometer di utara Kota Malang. Wilayah ini berada di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna, memberikan keuntungan strategis dalam hal pertahanan dan akses sumber daya alam.
Bukti Arkeologis dan Peninggalan Sejarah
Keberadaan Kerajaan Singasari dibuktikan melalui berbagai peninggalan arkeologis yang masih dapat ditemukan hingga kini, antara lain:
- Candi Singosari: Terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, candi ini diyakini sebagai tempat pendharmaan Raja Kertanegara, raja terakhir Singasari. Candi ini mencerminkan arsitektur khas Jawa Timur pada masa itu.
- Arca Dwarapala: Patung penjaga gerbang berukuran besar yang terletak di sekitar area Candi Singosari. Arca ini menunjukkan keahlian seni pahat masyarakat Singasari.
- Candi Jago: Terletak di Kecamatan Tumpang, candi ini memiliki relief yang menggambarkan cerita-cerita dari kitab suci Hindu dan Buddha, mencerminkan sinkretisme keagamaan pada masa itu.
Signifikansi Lokasi dalam Sejarah
Pemilihan lokasi di wilayah Singosari oleh Ken Arok sebagai pusat kerajaan bukan tanpa alasan. Letaknya yang strategis memudahkan kontrol atas jalur perdagangan dan pertanian di Jawa Timur. Selain itu, kedekatannya dengan sumber daya alam seperti hutan dan sungai mendukung perekonomian kerajaan.