Artefak adalah benda-benda yang dibuat atau dimodifikasi oleh manusia di masa lalu, yang dapat memberikan informasi tentang kebudayaan, aktivitas, dan karya seni mereka. Artefak merupakan sumber sejarah yang penting untuk mempelajari perkembangan peradaban manusia dari zaman prasejarah hingga sejarah. Artefak juga mengandung nilai-nilai budaya atau sejarah yang dapat menginspirasi generasi masa kini.
Pengertian Artefak
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), artefak adalah benda, seperti alat, perhiasan, dan sejenisnya, yang menunjukkan kecakapan kerja manusia (terutama di masa lampau), ditemukan lewat penggalian arkeologi1. Artefak biasanya berupa benda yang dapat dilihat, diraba, dan didokumentasikan. Artefak menunjukkan hasil karya tangan manusia atau jejak buatan manusia pada benda alam.
Dalam arkeologi, artefak didefinisikan sebagai benda (atau bahan alam) yang jelas dibuat oleh (tangan) manusia atau jelas menampakkan adanya jejak-jejak buatan manusia padanya (bukan benda alamiah semata) melalui teknologi pengurangan maupun teknologi penambahan pada benda alam tersebut2. Ciri penting dalam konsep artefak adalah bahwa benda ini dapat bergerak atau dapat dipindahkan oleh tangan manusia dengan mudah (relatif) tanpa merusak atau menghancurkan bentuknya3.
Jenis-Jenis Artefak
Artefak dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, seperti zamannya, fungsinya, bentuknya, bahannya, dan lain-lain. Salah satu cara untuk mengelompokkan artefak adalah berdasarkan hubungannya dengan aspek-aspek kehidupan manusia. Menurut Lewis R. Binford, seorang arkeolog Amerika Serikat, artefak dapat dibagi menjadi tiga jenis4, yaitu:
- Ideofak: artefak yang berkaitan dengan pemikiran terhadap hal-hal religius, supernatural, ide, dan abstrak. Contoh ideofak adalah benda-benda pusaka, arca dewa, alat-alat upacara, dan sebagainya.
- Sosiofak: artefak yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat. Contoh sosiofak adalah sarkofagus, prasasti, singgasana, pakaian, dan sebagainya.
- Teknofak: artefak yang berkaitan dengan teknologi untuk bertahan hidup. Contoh teknofak adalah alat berburu, alat pertanian, alat pengamanan, peralatan rumah tangga, dan sebagainya.
Contoh-Contoh Artefak
Berikut adalah beberapa contoh artefak yang ditemukan di Indonesia dari berbagai zaman dan kebudayaan:
- Kapak genggam: merupakan salah satu artefak tertua yang ditemukan di Indonesia. Kapak genggam adalah alat batu yang digunakan untuk berburu atau mengupas umbi-umbian oleh manusia zaman prasejarah. Kapak genggam banyak ditemukan di daerah seperti Kalinda (Lampung), Trunyan (Bali), dan Awang Bangkal (Kalimantan Selatan)5.
- Pisau belati dari tulang: merupakan artefak yang ditemukan di situs Liang Bua (Flores), tempat penemuan fosil Homo floresiensis atau manusia hobbit. Pisau belati dari tulang ini dibuat dari tulang gajah kerdil Stegodon dan digunakan sebagai senjata oleh manusia hobbit sekitar 50 ribu tahun lalu6.
- Artefak anak panah: merupakan artefak yang ditemukan di situs Leang Panninge (Sulawesi Selatan), tempat penemuan makam manusia Toalean. Artefak anak panah ini dibuat dari batu terkelupas dan tulang binatang, dan digunakan sebagai alat berburu oleh manusia Toalean sekitar 5 ribu tahun lalu7.
- Gerabah: merupakan artefak yang ditemukan di berbagai situs di Indonesia, seperti situs Gilimanuk (Bali), situs Sembiran (Bali), situs Pasemah (Sumatera Selatan), dan situs Liyangan (Jawa Tengah). Gerabah adalah alat dari tanah liat yang dibakar dan digunakan sebagai wadah, tempat memasak, atau hiasan. Gerabah dapat menunjukkan pola perdagangan, hubungan sosial, dan kepercayaan masyarakat8.
- Prasasti: merupakan artefak yang ditemukan di berbagai situs di Indonesia, seperti situs Ciaruteun (Bogor), situs Tugu (Jakarta), situs Kedukan Bukit (Palembang), dan situs Yupa Kutai (Kalimantan Timur). Prasasti adalah benda yang bertuliskan aksara kuno yang biasanya terbuat dari batu, logam, atau kayu. Prasasti dapat memberikan informasi tentang sejarah, politik, hukum, dan budaya kerajaan-kerajaan di Indonesia9.
- Candi: merupakan artefak yang ditemukan di berbagai situs di Indonesia, seperti situs Borobudur (Magelang), situs Prambanan (Yogyakarta), situs Muara Takus (Riau), dan situs Penataran (Blitar). Candi adalah bangunan suci yang dibangun oleh kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia sebagai tempat ibadah, pemujaan, atau pemakaman. Candi dapat menunjukkan keagamaan, kebudayaan, dan kemegahan kerajaan-kerajaan di Indonesia10.
Kesimpulan
Artefak adalah benda-benda yang dibuat atau dimodifikasi oleh manusia di masa lalu, yang dapat memberikan informasi tentang kebudayaan, aktivitas, dan karya seni mereka. Artefak merupakan sumber sejarah yang penting untuk mempelajari perkembangan peradaban manusia dari zaman prasejarah hingga sejarah. Artefak juga mengandung nilai-nilai budaya atau sejarah yang dapat menginspirasi generasi masa kini. Artefak dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, seperti zamannya, fungsinya, bentuknya, bahannya, dan lain-lain. Salah satu cara untuk mengelompokkan artefak adalah berdasarkan hubungannya dengan aspek-aspek kehidupan manusia. Artefak dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu ideofak, sosiofak, dan teknofak. Beberapa contoh artefak yang ditemukan di Indonesia dari berbagai zaman dan kebudayaan adalah kapak genggam, pisau belati dari tulang, artefak anak panah, gerabah, prasasti, dan candi.