Memiliki mobil baru tentu menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun, banyak pemilik kendaraan baru yang bertanya-tanya, apakah mobil baru bisa langsung digunakan di jalan sebelum plat nomor atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) resmi keluar?
Aturan Penggunaan Mobil Baru Tanpa Plat Nomor
Mobil baru tidak bisa langsung digunakan di jalan raya tanpa dokumen resmi seperti STNK dan plat nomor. Namun, ada solusi sementara yang disediakan oleh pihak kepolisian untuk mengatasi hal ini, yaitu Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK) dan plat nomor sementara.
Apa Itu STCK?
STCK adalah surat jalan sementara yang diberikan kepada kendaraan baru yang belum memiliki STNK dan plat nomor permanen. Surat ini berfungsi sebagai izin agar pemilik mobil bisa menggunakan kendaraan barunya secara terbatas, misalnya untuk keperluan pengantaran dari dealer ke rumah.
Keterbatasan STCK dan Plat Nomor Sementara
Meskipun STCK dan plat nomor sementara dapat digunakan untuk mengemudi, penggunaannya memiliki beberapa keterbatasan. Mobil yang masih menggunakan STCK hanya boleh digunakan dalam radius tertentu atau untuk perjalanan yang terbatas, seperti dari dealer ke rumah atau untuk keperluan uji coba kendaraan. Penggunaan kendaraan di luar wilayah tersebut bisa menyebabkan pemiliknya terkena tilang.
Selain itu, STCK dan plat nomor sementara ini hanya berlaku selama satu bulan. Jika dalam jangka waktu tersebut STNK dan plat nomor asli belum keluar, pemilik mobil perlu memperpanjang masa berlaku STCK di kantor Samsat.
Proses Pengurusan STCK dan Plat Nomor Sementara
Untuk mendapatkan STCK dan plat nomor sementara, pemilik kendaraan dapat mengurusnya di Samsat. Umumnya, dealer mobil akan membantu menguruskan dokumen ini, tetapi pemilik kendaraan juga bisa mengurusnya sendiri dengan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti fotokopi KTP dan bukti pembelian kendaraan.
Kesimpulan
Mobil baru tidak bisa langsung dipakai di jalan tanpa plat nomor dan STNK. Namun, selama menunggu dokumen resmi keluar, Anda dapat menggunakan mobil dengan STCK dan plat nomor sementara. Pastikan penggunaannya sesuai aturan, yakni hanya untuk keperluan terbatas dan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.