Sapi adalah salah satu jenis ternak ruminansia yang membutuhkan pakan yang berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan produksinya. Pakan yang diberikan kepada sapi terdiri dari dua macam, yaitu pakan hijauan dan pakan konsentrat. Pakan hijauan adalah pakan yang berasal dari tanaman hijau, seperti rumput, leguminosa, dan limbah pertanian. Pakan konsentrat adalah pakan yang mengandung protein dan energi tinggi, seperti jagung, dedak, bungkil, dan lain-lain. Pakan konsentrat biasanya diberikan sebagai pakan tambahan atau penguat untuk meningkatkan kinerja sapi, baik untuk sapi potong maupun sapi perah.
Manfaat Pemberian Konsentrat pada Sapi
Pemberian konsentrat pada sapi memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Meningkatkan konsumsi pakan dan kecernaan pakan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi sapi secara optimal.
- Meningkatkan pertambahan berat badan harian (PBBH) sapi potong, sehingga dapat mempercepat masa penggemukan dan meningkatkan kualitas daging.
- Meningkatkan produksi susu sapi perah, baik kuantitas maupun kualitasnya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak.
- Meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh sapi, sehingga dapat mencegah penyakit dan stres.
Cara Pemberian Konsentrat pada Sapi
Pemberian konsentrat pada sapi harus disesuaikan dengan jenis, bobot, umur, dan tujuan pemeliharaan sapi. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian konsentrat pada sapi:
- Pemberian konsentrat pada sapi sebaiknya dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Waktu pemberian konsentrat sebaiknya dua sampai tiga jam sebelum pemberian hijauan, agar konsentrat dapat dicerna dengan baik dan tidak mengganggu proses fermentasi di rumen1.
- Jumlah konsentrat yang diberikan pada sapi berkisar antara 1-2% dari bobot badan sapi1. Jumlah ini dapat disesuaikan dengan kondisi sapi dan ketersediaan pakan. Jika sapi kurus atau sedang stres, jumlah konsentrat dapat ditingkatkan. Jika sapi gemuk atau sedang sakit, jumlah konsentrat dapat dikurangi.
- Kualitas konsentrat yang diberikan pada sapi harus baik dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi sapi. Konsentrat harus mengandung protein, energi, mineral, dan vitamin yang cukup. Konsentrat juga harus bersih, segar, dan tidak berjamur. Konsentrat yang baik untuk sapi potong adalah yang mengandung protein 14-16% dan energi 2500-3000 kkal/kg2. Konsentrat yang baik untuk sapi perah adalah yang mengandung protein 16-18% dan energi 2800-3200 kkal/kg2.
- Bentuk konsentrat yang diberikan pada sapi dapat bervariasi, seperti tepung, butiran, pelet, atau blok. Bentuk konsentrat yang paling disukai oleh sapi adalah yang berbentuk pelet atau blok, karena lebih mudah dikonsumsi dan tidak mudah tumpah. Bentuk konsentrat yang paling efisien adalah yang berbentuk pelet, karena lebih mudah dicerna dan memiliki kepadatan nutrisi yang tinggi2.
- Pemberian konsentrat pada sapi harus disertai dengan pemberian air minum yang cukup dan bersih. Air minum sangat penting untuk membantu proses pencernaan dan metabolisme sapi. Kebutuhan air minum sapi berkisar antara 40-60 liter per hari, tergantung dari suhu lingkungan, aktivitas, dan produksi susu2.
Kesimpulan
Pemberian konsentrat pada sapi adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja sapi, baik untuk sapi potong maupun sapi perah. Pemberian konsentrat pada sapi sebaiknya dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari, dengan jumlah 1-2% dari bobot badan sapi. Kualitas konsentrat yang diberikan pada sapi harus baik dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi sapi. Bentuk konsentrat yang diberikan pada sapi dapat bervariasi, tetapi yang paling disukai dan efisien adalah yang berbentuk pelet. Pemberian konsentrat pada sapi harus disertai dengan pemberian air minum yang cukup dan bersih.