Dalam bahasa Inggris, kita sering menggunakan modal verbs untuk menunjukkan kemampuan, yaitu kemampuan, kapasitas, atau kemungkinan untuk melakukan sesuatu atau bertindak dengan cara tertentu. Modal verbs adalah kata bantu yang mengikuti kata kerja utama dalam kalimat dan dapat memberikan informasi lebih berguna daripada kata sifat biasa. Modal verbs yang umum digunakan untuk menunjukkan kemampuan adalah can, could, be able to, may, dan might.
Can, Could, dan Be Able To
Ketiga modal verbs ini digunakan untuk menunjukkan kemampuan umum atau spesifik. Kemampuan umum adalah sesuatu yang bisa kita lakukan kapan saja setelah kita belajar, seperti bisa membaca, berenang, atau berbicara bahasa, misalnya. Kemampuan spesifik adalah sesuatu yang bisa atau tidak bisa kita lakukan dalam situasi tertentu. Misalnya, bisa mengangkat sesuatu yang berat, atau menemukan tempat yang kita cari.
- Can digunakan untuk menunjukkan kemampuan umum atau spesifik di masa sekarang atau masa depan. Contoh:
- I can play the piano. (Saya bisa bermain piano.)
- She can speak English. (Dia bisa berbicara bahasa Inggris.)
- He can’t drive – he’s too tired. (Dia tidak bisa mengemudi – dia terlalu lelah.)
- We can’t come now. (Kami tidak bisa datang sekarang.)
- I can help you tomorrow. (Saya bisa membantu Anda besok.)
- I can’t come to the party. (Saya tidak bisa datang ke pesta.)
- Could digunakan untuk menunjukkan kemampuan umum di masa lalu. Contoh:
- I could read when I was four. (Saya bisa membaca ketika saya berusia empat tahun.)
- She could speak French when she was a child, but now she has forgotten it. (Dia bisa berbicara bahasa Prancis ketika dia masih kecil, tetapi sekarang dia sudah lupa.)
- He couldn’t dance at all until he took lessons. (Dia sama sekali tidak bisa menari sampai dia mengambil pelajaran.)
- My grandfather couldn’t swim. (Kakek saya tidak bisa berenang.)
- Be able to digunakan untuk menunjukkan kemampuan spesifik di masa lalu. Contoh:
- When the computer crashed yesterday, I was able to fix it. (Ketika komputer rusak kemarin, saya bisa memperbaikinya.)
- She was able to pass the exam, even though she hadn’t studied much. (Dia bisa lulus ujian, meskipun dia tidak banyak belajar.)
- He called us because he couldn’t find the house. (Dia menelepon kami karena dia tidak bisa menemukan rumahnya.)
- I wasn’t able to open the window. (Saya tidak bisa membuka jendela.)
- Could + have + past participle digunakan untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki seseorang di masa lalu, tetapi tidak digunakan. Contoh:
- I could have played the piano well but I didn’t practise enough. (Saya bisa bermain piano dengan baik tetapi saya tidak berlatih cukup.)
- We could have come earlier. (Kami bisa datang lebih awal.)
- She could have studied law, but she preferred to become a secretary. (Dia bisa belajar hukum, tetapi dia lebih suka menjadi sekretaris.)
May dan Might
Kedua modal verbs ini digunakan untuk menunjukkan kemungkinan sekarang dan di masa depan. Dalam hal ini, mereka memiliki makna yang sama. Contoh:
- My mother said that it may snow tomorrow. (Ibu saya bilang mungkin akan turun salju besok.)
- Really? It might snow ?! That’s great! I could make a snowman or go for a “snow” walk. (Benarkah? Mungkin akan turun salju?! Itu bagus! Saya bisa membuat boneka salju atau pergi berjalan-jalan di salju.)
- Don’t get too excited. If the temperature is high, it may not snow. It may rain. (Jangan terlalu bersemangat. Jika suhu tinggi, mungkin tidak akan turun salju. Mungkin akan hujan.)
- Well, I guess I could still go for a walk in the rain. (Yah, saya kira saya masih bisa pergi berjalan-jalan di hujan.)
Kesimpulan
Modal verbs adalah kata bantu yang berguna untuk mengekspresikan kemampuan dalam bahasa Inggris. Modal verbs yang sering digunakan untuk menunjukkan kemampuan adalah can, could, be able to, may, dan might. Modal verbs ini mengikuti kata kerja utama dalam bentuk sederhana dan tidak berubah untuk subjek he/she/it. Modal verbs ini juga dapat digunakan untuk mengekspresikan hal-hal lain seperti izin, kemungkinan, dan keharusan.