Menu Tutup

Ciri Kebahasaan Teks Biografi: Penggunaan Kata Ganti, Kalimat Berita, Kata Benda Abstrak, Kata Hubung, dan Kata Keterangan Waktu

Teks biografi adalah teks yang menceritakan tentang kehidupan seseorang, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dari sudut pandang orang ketiga. Teks biografi biasanya berisi tentang latar belakang, perjalanan hidup, prestasi, dan pengaruh seseorang terhadap lingkungan sekitarnya. Teks biografi memiliki beberapa ciri kebahasaan yang membedakannya dari jenis teks lain, antara lain:

1. Menggunakan kata ganti orang ketiga

Salah satu ciri kebahasaan teks biografi adalah penggunaan kata ganti orang ketiga, seperti dia, ia, beliau, mereka, dan sebagainya. Hal ini karena teks biografi menceritakan tentang kehidupan seseorang dari sudut pandang orang lain, bukan dari sudut pandang orang yang bersangkutan. Contoh:

  • Ia lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901.
  • Beliau dikenal sebagai Bapak Proklamator Kemerdekaan Indonesia.
  • Mereka adalah pasangan suami istri yang berjasa dalam dunia pendidikan Indonesia.

2. Menggunakan kalimat berita

Kalimat berita adalah kalimat yang menyampaikan informasi atau fakta secara lugas, jelas, dan objektif. Kalimat berita biasanya terdiri dari unsur 5W+1H (what, who, when, where, why, how). Kalimat berita sering digunakan dalam teks biografi untuk memberikan informasi tentang latar belakang, peristiwa, atau prestasi seseorang. Contoh:

  • Soekarno (what) menikah dengan Fatmawati (who) pada tahun 1923 (when) di Bengkulu (where).
  • Ki Hajar Dewantara (who) mendirikan Taman Siswa (what) sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem pendidikan kolonial Belanda (why) pada tahun 1922 (when) di Yogyakarta (where).
  • Albert Einstein (who) menerima Nobel Fisika (what) atas sumbangannya dalam bidang fisika teoretis, khususnya efek fotolistrik (why) pada tahun 1921 (when).

3. Menggunakan kata benda abstrak

Kata benda abstrak adalah kata benda yang tidak dapat diraba oleh panca indera, seperti nama sifat, perasaan, ide, konsep, dan sebagainya. Kata benda abstrak sering digunakan dalam teks biografi untuk menggambarkan karakteristik, sikap, nilai, atau pandangan hidup seseorang. Contoh:

  • Soekarno memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
  • Ki Hajar Dewantara menganut filsafat luhur yang berbunyi “Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani”.
  • Albert Einstein dikenal sebagai seorang jenius dalam bidang fisika.

4. Menggunakan kata hubung temporal

Kata hubung temporal adalah kata hubung yang digunakan untuk menyatakan urutan waktu atau kronologi peristiwa. Kata hubung temporal sering digunakan dalam teks biografi untuk menunjukkan alur atau tahapan kehidupan seseorang. Contoh:

  • Soekarno lalu melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Teknik di Bandung.
  • Ki Hajar Dewantara kemudian menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pertama di Indonesia.
  • Albert Einstein setelah itu pindah ke Amerika Serikat dan menjadi profesor di Princeton University.

5. Menggunakan kata keterangan waktu

Kata keterangan waktu adalah kata yang digunakan untuk menyatakan kapan suatu peristiwa terjadi. Kata keterangan waktu sering digunakan dalam teks biografi untuk memberikan informasi tentang tanggal, tahun, bulan, hari, jam, atau periode waktu tertentu dalam kehidupan seseorang. Contoh:

  • Soekarno meninggal pada tanggal 21 Juni 1970 di Jakarta.
  • Ki Hajar Dewantara berjuang selama 20 tahun melawan penjajahan Belanda.
  • Albert Einstein mengembangkan teori relativitas umum pada tahun 1915.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya