Cuaca adalah salah satu topik yang sering menarik perhatian masyarakat, terutama karena pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari. Cuaca juga menjadi salah satu bidang ilmu yang dipelajari oleh para ahli, baik dari sisi fisika, kimia, biologi, maupun sosial. Namun, sebenarnya apa itu cuaca? Bagaimana cara mendefinisikannya? Apa saja unsur-unsur yang memengaruhinya? Dan apa perbedaannya dengan iklim? Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan mengacu pada pendapat para ahli.
Pengertian Cuaca
Secara umum, cuaca dapat diartikan sebagai keadaan udara di suatu tempat dalam jangka waktu yang terbatas. Cuaca merupakan keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dengan jangka waktu yang singkat1. Cuaca terbentuk dari gabungan unsur cuaca dan jangka waktunya. Jangka waktu cuaca bisa berkisar hanya beberapa jam saja, sehingga cuaca antara pagi, siang, sore, dan malam bisa berbeda-beda.
Ilmu mengenai cuaca disebut dengan Meteorologi, yang merupakan cabang dari ilmu atmosfer. Meteorologi mempelajari fenomena-fenomena yang terjadi di lapisan udara bumi, termasuk cuaca dan iklim. Meteorologi juga mempelajari cara mengukur, memprediksi, dan memanfaatkan cuaca untuk berbagai kepentingan manusia.
Pengertian cuaca menurut para ahli disampaikan oleh beberapa pakar dan organisasi. Berikut ini adalah beberapa definisi cuaca yang dikemukakan oleh para ahli:
- Menurut World Climate Conference, cuaca adalah keadaan atmosfer secara menyeluruh pada saat termasuk perubahan, perkembangan, dan menghilangnya suatu fenomena2.
- Menurut Glen, cuaca adalah keadaan variabel atmosfer secara menyeluruh di suatu tempat dalam selang waktu yang pendek2.
- Menurut Gibbs, cuaca adalah keadaan atmosfer yang dinyatakan dalam nilai berbagai parameter, seperti suhu, tekanan, angin, kelembaban, dan berbagai fenomena hujan di suatu wilayah selama kurun waktu pendek (menit, jam, hari, bulan, musim, atau tahun)2.
Dari definisi-definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa cuaca selalu mengarah pada batasan-batasan yang sama, yaitu keadaan atmosfer, wilayah tertentu yang relatif sempit, dan terjadi dalam jangka waktu yang relatif singkat. Cuaca terjadi karena ada beberapa unsur yang memengaruhinya.
Unsur-Unsur Cuaca
Unsur-unsur cuaca adalah faktor-faktor yang menentukan keadaan udara di suatu tempat dan waktu tertentu. Unsur-unsur cuaca saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain, sehingga membentuk suatu pola cuaca yang beragam dan dinamis. Unsur-unsur cuaca yang utama adalah sebagai berikut2:
- Suhu udara, yaitu keadaan panas atau dinginnya suatu udara yang dapat diukur menggunakan termometer dengan satuan skala celcius ©, reamur ®, dan fahrenheit (f). Suhu udara dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti radiasi matahari, ketinggian tempat, waktu, musim, dan arah angin.
- Tekanan udara, yaitu besar atau kecilnya tekanan yang dihasilkan oleh udara di sekitarnya. Dapat diukur dengan alat bernama barometer air raksa atau barometer aneroid. Tekanan udara dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti suhu udara, ketinggian tempat, dan massa udara.
- Kelembaban udara, yaitu banyak sedikitnya kandungan uap air di dalam udara tersebut, dapat diukur dengan higrometer. Ada tiga macam kelembaban udara, yaitu kelembaban udara absolut, kelembaban udara relatif, dan kelembaban spesifik. Kelembaban udara dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti suhu udara, tekanan udara, dan sumber uap air.
- Angin, yaitu udara yang bergerak dari tekanan udara maksimum ke daerah tekanan udara minimum. Dapat diukur dengan alat bernama anemometer untuk kecepatan angin dan kumpas untuk arah angin. Angin dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti perbedaan tekanan udara, gaya Coriolis, gaya gesekan, dan bentuk permukaan bumi.
- Awan, yaitu kumpulan partikel-partikel air atau es yang mengambang di udara. Dapat diukur dengan alat bernama ceilometer untuk ketinggian awan dan pengamatan mata telanjang untuk jenis dan bentuk awan. Awan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti suhu udara, kelembaban udara, angin, dan kondensasi.
- Hujan, yaitu turunnya air dari awan ke permukaan bumi dalam bentuk cair atau padat. Dapat diukur dengan alat bernama pluviometer untuk jumlah hujan dan pengamatan mata telanjang untuk jenis dan intensitas hujan. Hujan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti awan, angin, dan proses pembentukan hujan.
Perbedaan Cuaca dan Iklim
Cuaca dan iklim adalah dua konsep yang sering disalahartikan oleh banyak orang. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, baik dari sisi definisi, unsur, maupun pengaruhnya. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara cuaca dan iklim2341:
- Cuaca adalah keadaan udara di suatu tempat dalam jangka waktu yang terbatas, sedangkan iklim adalah keadaan rata-rata udara di suatu tempat dalam jangka waktu yang panjang.
- Cuaca terjadi di wilayah yang relatif sempit, sedangkan iklim terjadi di wilayah yang relatif luas.
- Cuaca bersifat dinamis dan berubah-ubah, sedangkan iklim bersifat statis dan stabil.
- Cuaca dipengaruhi oleh unsur-unsur cuaca, sedangkan iklim dipengaruhi oleh faktor-faktor iklim, seperti lintang, ketinggian, jarak dari laut, arah angin, dan arus laut.
- Cuaca mempengaruhi aktivitas sehari-hari manusia, sedangkan iklim mempengaruhi pola hidup dan adaptasi manusia.
Sumber:
(1) Pengertian Cuaca, Unsur, Jenis, dan Perbedaannya dengan Iklim – Kompas.com. https://www.kompas.com/
(2) Pengertian Cuaca Menurut Para Ahli | Dilihatya. http://dilihatya.com/
(3) Pengertian Iklim Menurut Ahli Klimatologi, Unsur-Unsur, Karakteristik …. https://www.pendidik.co.id/
(4) BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori a. Pengertian Iklim – UMY. http://repository.umy.ac.id/