Menu Tutup

Faktor-Faktor Pendorong Integrasi Sosial

Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur yang saling berbeda menjadi satu kesatuan dalam kehidupan masyarakat1. Integrasi sosial dapat terjadi antara individu, kelompok, atau bangsa yang memiliki latar belakang sosial, budaya, agama, atau politik yang beragam. Integrasi sosial merupakan salah satu tujuan dari pembangunan nasional yang bertujuan untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa2.

Integrasi sosial dapat terwujud dengan adanya beberapa faktor yang mendorongnya. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah:

Homogenitas Kelompok

Homogenitas kelompok adalah kesamaan latar belakang sosial (identitas) yang dimiliki oleh anggota kelompok. Misalnya, kesamaan suku, agama, hobi, dan lain-lain. Homogenitas kelompok dapat mempercepat proses integrasi sosial karena memudahkan interaksi dan komunikasi antar anggota kelompok. Sebaliknya, heterogenitas kelompok dapat memperlambat proses integrasi sosial karena menimbulkan perbedaan dan konflik antar anggota kelompok3.

Besar Kecilnya Anggota Kelompok

Besar kecilnya anggota kelompok juga dapat memengaruhi integrasi sosial. Kelompok yang beranggotakan sedikit cenderung lebih mudah mencapai integrasi sosial karena lebih mudah diatur dan dikendalikan. Kelompok yang beranggotakan banyak cenderung lebih sulit mencapai integrasi sosial karena lebih sulit diatur dan dikendalikan. Selain itu, kelompok yang besar juga memiliki potensi untuk terpecah menjadi subkelompok yang lebih kecil4.

Efektivitas Komunikasi

Efektivitas komunikasi adalah kemampuan untuk menyampaikan dan menerima pesan secara jelas dan tepat. Efektivitas komunikasi dapat mempercepat proses integrasi sosial karena memudahkan pemahaman dan kerjasama antar anggota kelompok. Efektivitas komunikasi juga dapat mengurangi kesalahpahaman dan konflik yang dapat mengganggu integrasi sosial. Sebaliknya, inefektivitas komunikasi dapat memperlambat proses integrasi sosial karena menyulitkan pemahaman dan kerjasama antar anggota kelompok. Inefektivitas komunikasi juga dapat menimbulkan kesalahpahaman dan konflik yang dapat mengancam integrasi sosial5.

Mobilitas Geografis

Mobilitas geografis adalah perpindahan seseorang atau kelompok dari suatu tempat ke tempat lain. Mobilitas geografis dapat memengaruhi integrasi sosial secara positif atau negatif, tergantung pada tujuan dan dampaknya. Mobilitas geografis yang bertujuan untuk mencari peluang dan pengalaman baru dapat meningkatkan integrasi sosial karena membuka kesempatan untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan kelompok lain yang berbeda. Mobilitas geografis yang bertujuan untuk menghindari masalah dan konflik dapat menurunkan integrasi sosial karena menutup kesempatan untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan kelompok lain yang berbeda.

Kesimpulan

Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur yang saling berbeda menjadi satu kesatuan dalam kehidupan masyarakat. Integrasi sosial dapat terwujud dengan adanya beberapa faktor yang mendorongnya, yaitu homogenitas kelompok, besar kecilnya anggota kelompok, efektivitas komunikasi, dan mobilitas geografis. Faktor-faktor tersebut dapat mempercepat atau memperlambat proses integrasi sosial, tergantung pada kondisi dan situasinya.

Sumber:

(1) 7 Faktor Pendorong Integrasi Sosial dan Bentuk-bentuknya – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5742628/7-faktor-pendorong-integrasi-sosial-dan-bentuk-bentuknya.

(2) 4 Faktor Pendorong Integrasi Sosial dan Contohnya – Materi Sosiologi …. https://www.zenius.net/blog/faktor-pendorong-integrasi-sosial-contoh.

(3) Pengertian Integrasi Sosial: Syarat, Bentuk, dan Faktor Pengaruhnya. https://www.gramedia.com/literasi/integrasi-sosial/.

(4) 7 Faktor Pendorong Terjadinya Integrasi Sosial | kumparan.com. https://kumparan.com/kabar-harian/7-faktor-pendorong-terjadinya-integrasi-sosial-1x9sq9Gd6kN.

(5) Pengertian Integrasi Sosial, Syarat, Bentuk, dan Faktor Pendorongnya. https://katadata.co.id/iftitah/berita/61fb33b98e099/pengertian-integrasi-sosial-syarat-bentuk-dan-faktor-pendorongnya.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya