Hari Pahlawan adalah salah satu hari nasional yang diperingati setiap tanggal 10 November oleh bangsa Indonesia. Hari ini merupakan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya dalam pertempuran Surabaya pada tahun 1945. Pada tahun 2023, Hari Pahlawan akan memasuki peringatan yang ke-781.
Pertempuran Surabaya adalah salah satu peristiwa bersejarah yang menandai semangat juang dan patriotisme rakyat Indonesia. Pertempuran ini terjadi antara tentara Indonesia melawan pasukan Inggris yang didukung oleh Belanda.
Pertempuran ini dipicu oleh pembunuhan Brigadir Jenderal Mallaby, pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur, pada tanggal 30 Oktober 1945. Akibatnya, pihak Inggris mengeluarkan ultimatum yang meminta pihak Indonesia menyerahkan senjata dan menghentikan perlawanan. Namun, ultimatum ini ditolak oleh rakyat Surabaya, yang kemudian bersiap-siap untuk bertempur2.
Pertempuran Surabaya berlangsung selama lebih kurang tiga minggu, dengan korban jiwa mencapai sekitar 20.000 orang, sebagian besar adalah warga sipil. Meskipun akhirnya kalah, pertempuran ini menunjukkan semangat juang dan patriotisme yang tinggi dari rakyat Indonesia.
Pertempuran ini juga menginspirasi perjuangan kemerdekaan di daerah-daerah lain di Indonesia. Oleh karena itu, pertempuran Surabaya dianggap sebagai salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia2.
Hari Pahlawan diatur melalui Keppres Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. Keppres tersebut mengenai Hari-Hari Nasional Yang Bukan Hari Libur. Selain itu, mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 624 Tahun 2023, Nomor 2 Tahun 2023, dan Nomor 2 Tahun 2023, tidak ada hari libur nasional atau cuti bersama di bulan November 2023. Dengan demikian, Hari Pahlawan tanggal 10 November 2023 yang jatuh pada hari Jumat bukan tanggal merah atau hari libur nasional345.
Namun, hal ini tidak mengurangi makna dan pentingnya Hari Pahlawan. Kita tetap bisa memperingati Hari Pahlawan dengan cara-cara yang sesuai dengan kondisi dan situasi saat ini. Misalnya, dengan mengikuti upacara bendera secara virtual, mengenang jasa-jasa para pahlawan melalui media sosial, membaca buku-buku sejarah, atau melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, kita bisa menghargai pengorbanan para pahlawan dan meneruskan semangat mereka dalam membangun Indonesia yang lebih baik.