Menu Tutup

Jumlah dan Tugas Wasit dalam Pertandingan Bola Voli Resmi

Bola voli adalah salah satu cabang olahraga yang populer di dunia. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan enam orang. Tujuan dari permainan ini adalah mengirimkan bola ke daerah lawan dengan cara memukul bola melewati net yang memisahkan kedua tim. Tim yang berhasil membuat bola menyentuh lantai di daerah lawan atau membuat lawan melakukan kesalahan akan mendapatkan poin.

Agar permainan bola voli dapat berjalan lancar dan adil, maka diperlukan seorang pengadil atau wasit yang bertugas untuk memimpin jalannya pertandingan, menentukan poin, menghukum pelanggaran, dan menyelesaikan sengketa. Namun, wasit tidak bertugas sendirian, melainkan dibantu oleh beberapa perangkat pertandingan lainnya. Lalu, berapa jumlah wasit dalam 1 pertandingan voli resmi?

Jumlah Wasit dalam 1 Pertandingan Voli Resmi

Menurut aturan resmi Federasi Bola Voli Dunia (FIVB), jumlah wasit dalam 1 pertandingan voli resmi sebanyak lima orang, terdiri dari:

  • Wasit utama (first referee atau R1), yaitu wasit yang berdiri di atas kursi di samping net dan memiliki wewenang tertinggi dalam pertandingan. Wasit utama bertugas untuk memimpin pertandingan, menghentikan dan memulai kembali permainan, menentukan poin dan pelanggaran, memberikan isyarat dengan tangan dan peluit, serta mengawasi perilaku pemain dan ofisial tim.
  • Wasit kedua (second referee atau R2), yaitu wasit yang berdiri di lantai di sisi net yang berlawanan dengan wasit utama. Wasit kedua bertugas untuk membantu wasit utama dalam menjalankan tugasnya, mengawasi pergantian pemain dan timeout, mengawasi posisi pemain saat servis, serta memberikan isyarat dengan tangan dan peluit.
  • Pencatat angka (scorer), yaitu perangkat pertandingan yang bertugas untuk mencatat angka dan data pertandingan pada lembar skor resmi. Pencatat angka juga bertugas untuk mencatat pergantian pemain, timeout, pelanggaran, serta memberikan isyarat dengan tangan dan bel.
  • Dua orang hakim garis (line judges atau LJ), yaitu perangkat pertandingan yang bertugas untuk mengawasi garis lapangan dan menentukan apakah bola masuk atau keluar. Hakim garis juga bertugas untuk menentukan apakah bola menyentuh net atau pemain saat servis, serta memberikan isyarat dengan bendera.

Jumlah hakim garis bisa bertambah menjadi empat orang jika dibutuhkan dalam sebuah kejuaraan tingkat internasional atau turnamen resmi di bawah naungan FIVB.

Tanda-tanda Isyarat Wasit dalam Pertandingan Voli

Dalam menjalankan tugasnya, wasit dan perangkat pertandingan lainnya menggunakan tanda-tanda isyarat dengan tangan, peluit, bendera, atau bel untuk berkomunikasi dengan pemain, ofisial tim, penonton, dan media. Tanda-tanda isyarat ini haruslah jelas, tepat, dan konsisten agar tidak menimbulkan kebingungan atau kesalahpahaman.

Berikut adalah beberapa contoh tanda-tanda isyarat wasit dalam pertandingan voli:

  • Mulai servis, yaitu isyarat yang diberikan oleh wasit utama dengan meniup peluit sekali dan mengangkat lengan kanannya ke arah pemain yang akan melakukan servis.
  • Poin, yaitu isyarat yang diberikan oleh wasit utama dengan menunjuk jari telunjuknya ke arah tim yang mendapatkan poin.
  • Pelanggaran sentuhan net, yaitu isyarat yang diberikan oleh wasit utama atau kedua dengan menunjuk jari telunjuknya ke arah net dan kemudian ke arah pemain atau tim yang melakukan pelanggaran.
  • Bola keluar, yaitu isyarat yang diberikan oleh hakim garis dengan mengangkat benderanya ke atas secara tegak lurus.
  • Bola masuk, yaitu isyarat yang diberikan oleh hakim garis dengan menurunkan benderanya ke bawah secara mendatar.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya