Menu Tutup

Keistimewaan Kerajaan Singasari: Sejarah, Warisan, dan Peninggalannya

Kerajaan Singasari, yang berdiri pada abad ke-13 di Jawa Timur, Indonesia, dikenal karena berbagai aspek penting dalam sejarah Nusantara. Berikut adalah beberapa hal yang membuat Kerajaan Singasari terkenal:

1. Pendiriannya oleh Ken Arok

Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222 Masehi. Awalnya, Ken Arok adalah seorang pengawal Tunggul Ametung, seorang akuwu (setara camat) di Tumapel. Setelah membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok menikahi Ken Dedes dan mendirikan Kerajaan Singasari dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabhumi.

2. Ekspedisi Pamalayu

Pada masa pemerintahan Raja Kertanegara, Kerajaan Singasari melancarkan Ekspedisi Pamalayu pada tahun 1275 Masehi. Ekspedisi ini bertujuan untuk memperluas pengaruh Singasari ke Sumatera dan melemahkan dominasi Kerajaan Sriwijaya. Ekspedisi ini juga dianggap sebagai upaya awal untuk menyatukan Nusantara di bawah satu kekuasaan.

3. Penolakan terhadap Kekaisaran Mongol

Raja Kertanegara dikenal karena menolak tunduk kepada Kekaisaran Mongol yang dipimpin oleh Kubilai Khan. Pada tahun 1289, Kertanegara menolak permintaan upeti dari utusan Mongol dengan cara yang keras, yaitu melukai dan mengusir mereka. Tindakan ini menunjukkan keberanian dan kedaulatan Kerajaan Singasari dalam menghadapi ancaman eksternal.

4. Peninggalan Arsitektur dan Seni

Kerajaan Singasari meninggalkan berbagai peninggalan arsitektur dan seni yang masih dapat dilihat hingga kini. Beberapa candi peninggalan Singasari antara lain:

  • Candi Singasari: Terletak di Kecamatan Singasari, Kabupaten Malang, candi ini dibangun sebagai tempat pemuliaan Raja Kertanegara.
  • Candi Jago: Terletak di Tumpang, Malang, candi ini merupakan tempat pemujaan Raja Wisnuwardhana.
  • Candi Kidal: Terletak di Rejokidal, Malang, candi ini dibangun untuk menghormati Raja Anusapati.

Selain candi, terdapat arca-arca seperti Arca Prajnaparamita yang ditemukan dekat Candi Singasari dan dipercaya sebagai perwujudan Ken Dedes.

5. Pengaruh dalam Pembentukan Kerajaan Majapahit

Setelah runtuhnya Kerajaan Singasari akibat pemberontakan Jayakatwang pada tahun 1292, Raden Wijaya, menantu Kertanegara, berhasil mendirikan Kerajaan Majapahit. Majapahit kemudian menjadi salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, dan banyak sistem pemerintahan serta budaya yang diwarisi dari Singasari.

Kesimpulan

Kerajaan Singasari terkenal karena peran pentingnya dalam sejarah Indonesia, mulai dari pendiriannya oleh Ken Arok, ekspansi wilayah melalui Ekspedisi Pamalayu, penolakan terhadap dominasi Mongol, peninggalan arsitektur yang megah, hingga kontribusinya dalam pembentukan Kerajaan Majapahit. Warisan Singasari masih dapat dilihat dan dipelajari hingga saat ini, menunjukkan betapa besarnya pengaruh kerajaan ini dalam sejarah Nusantara.

Referensi:

  • Kompas. (2021). Raja-raja Kerajaan Singasari. Diakses dari https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/06/171835679/raja-raja-kerajaan-singasari
  • Tirto. Sejarah Hidup Kertanegara, Raja Terbesar dan Terakhir Singasari. Diakses dari https://tirto.id/sejarah-hidup-kertanegara-raja-terbesar-dan-terakhir-singasari-gii3
  • Wikipedia. (n.d.). Kertanagara. Diakses dari https://en.wikipedia.org/wiki/Kertanagara
  • Museum Nusantara. Kerajaan Singasari. Diakses dari https://museumnusantara.com/kerajaan-singasari/
  • Wikipedia Indonesia. (n.d.). Kerajaan Singasari. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Singasari
Posted in Sejarah

Artikel Lainnya