Menu Tutup

Ketenagakerjaan: Konsep, Masalah, Dampak dan Solusi

Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja1. Masalah ketenagakerjaan diatur dalam Undang-Undang Nomor : 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Unsur penting dari ketenagakerjaan adalah tenaga kerja.

Pengertian Tenaga Kerja

Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat1. Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain:

  • Tenaga kerja formal: tenaga kerja yang bekerja di sektor formal, seperti pemerintahan, perusahaan, atau lembaga resmi lainnya.
  • Tenaga kerja informal: tenaga kerja yang bekerja di sektor informal, seperti pedagang kaki lima, tukang ojek, atau pekerja rumahan.
  • Tenaga kerja terampil: tenaga kerja yang memiliki keterampilan khusus yang diperoleh melalui pendidikan formal atau nonformal, seperti dokter, guru, atau tukang las.
  • Tenaga kerja tidak terampil: tenaga kerja yang tidak memiliki keterampilan khusus atau hanya memiliki keterampilan dasar, seperti buruh tani, buruh bangunan, atau pelayan.
  • Tenaga kerja produktif: tenaga kerja yang berada dalam usia produktif (15-64 tahun) dan mampu bekerja secara optimal.
  • Tenaga kerja tidak produktif: tenaga kerja yang berada di luar usia produktif (di bawah 15 tahun atau di atas 64 tahun) atau tidak mampu bekerja secara optimal karena faktor fisik atau mental.

Masalah Ketenagakerjaan di Indonesia

Indonesia sebagai negara berkembang dengan jumlah penduduk yang besar menghadapi berbagai masalah ketenagakerjaan yang perlu diatasi. Beberapa masalah ketenagakerjaan yang sering terjadi di Indonesia antara lain:

  • Pengangguran: keadaan di mana seseorang yang mampu dan ingin bekerja tidak mendapatkan pekerjaan. Pengangguran dapat disebabkan oleh faktor permintaan (kurangnya lapangan pekerjaan) atau faktor penawaran (tidak sesuainya kualifikasi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar).
  • Kemiskinan: keadaan di mana seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Kemiskinan dapat disebabkan oleh rendahnya pendapatan, tingginya biaya hidup, atau ketidakadilan sosial.
  • Ketimpangan: keadaan di mana terdapat kesenjangan antara kelompok-kelompok sosial dalam hal pendapatan, akses, atau kesempatan. Ketimpangan dapat disebabkan oleh perbedaan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, atau kebijakan pemerintah.
  • Eksploitasi: keadaan di mana seseorang mendapatkan perlakuan yang tidak adil atau merugikan dari pihak lain. Eksploitasi dapat berupa upah rendah, jam kerja panjang, kondisi kerja buruk, pelecehan, diskriminasi, atau perbudakan.
  • Migrasi: keadaan di mana seseorang pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari pekerjaan. Migrasi dapat bersifat internal (dalam negeri) atau eksternal (luar negeri). Migrasi dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan pendapatan, memperluas wawasan, atau mengurangi beban keluarga. Namun migrasi juga dapat menimbulkan masalah seperti konflik sosial, budaya asing, penipuan, atau perdagangan manusia.

Dampak Masalah Ketenagakerjaan Pada Perekonomian

Masalah ketenagakerjaan tidak hanya berdampak pada individu atau kelompok tertentu, tetapi juga pada perekonomian secara keseluruhan. Beberapa dampak masalah ketenagakerjaan pada perekonomian antara lain:

  • Menurunkan pertumbuhan ekonomi: masalah ketenagakerjaan dapat menghambat produksi, konsumsi, investasi, dan ekspor yang merupakan komponen utama dari Produk Domestik Bruto (PDB). PDB adalah nilai total barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam satu periode tertentu. Semakin rendah PDB, semakin rendah pula pertumbuhan ekonomi.
  • Menurunkan kesejahteraan masyarakat: masalah ketenagakerjaan dapat menimbulkan kemiskinan, ketimpangan, atau kriminalitas yang merugikan masyarakat secara umum. Kesejahteraan masyarakat dapat diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Semakin rendah IPM, semakin rendah pula kesejahteraan masyarakat.
  • Menurunkan daya saing global: masalah ketenagakerjaan dapat mengurangi kualitas, kuantitas, atau efisiensi tenaga kerja yang merupakan salah satu faktor produksi utama. Daya saing global adalah kemampuan suatu negara untuk bersaing dengan negara lain dalam hal perdagangan internasional. Semakin rendah daya saing global, semakin rendah pula kemampuan suatu negara untuk mempertahankan atau meningkatkan posisinya di pasar dunia.

Upaya Mengatasi Masalah Ketenagakerjaan

Untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan: upaya ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan fasilitas, kurikulum, guru, atau bantuan pendidikan yang berkualitas dan relevan.
  • Meningkatkan kuantitas lapangan pekerjaan: upaya ini bertujuan untuk menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi tenaga kerja. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan sektor-sektor unggulan, menarik investasi, memberikan insentif, atau membuka akses pasar yang luas.
  • Meningkatkan efisiensi alokasi tenaga kerja: upaya ini bertujuan untuk menempatkan tenaga kerja pada pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan informasi, bursa, perantara, atau konseling kerja yang akurat dan terpercaya.
  • Meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja: upaya ini bertujuan untuk memberikan perlakuan yang adil dan layak bagi tenaga kerja. Hal ini dapat dilakukan dengan menegakkan hukum, peraturan, standar, atau kode etik yang berkaitan dengan hak dan kewajiban tenaga kerja. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan memberikan jaminan sosial, asuransi, subsidi, atau bantuan lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja.

Sumber:
(1) BPJS Ketenagakerjaan. https://sipp.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
(2) . https://bing.com/search?q=Ketenagakerjaan.
(3) BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel. https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/kantor-cabang/2/902/kanwil-sumbagsel.html.
(4) Beranda : Kementerian Ketenagakerjaan RI – Kemnaker. https://kemnaker.go.id/.
(5) Memahami Masalah Ketenagakerjaan dan Dampaknya Pada Perekonomian. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-ketenagakerjaan/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya