Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, setelah Tiongkok, India, dan Amerika Serikat. Menurut hasil Sensus Penduduk 2020 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 adalah sebanyak 270.203.917 jiwa1.
Jumlah ini meningkat sekitar 13,7 persen dari hasil Sensus Penduduk 2010 yang mencatat jumlah penduduk sebanyak 237.641.326 jiwa2. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang komposisi penduduk Indonesia berdasarkan beberapa kriteria, yaitu wilayah, jenis kelamin, usia, dan generasi.
Komposisi Penduduk Menurut Wilayah
Indonesia terdiri dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota yang tersebar di lima pulau besar dan ribuan pulau kecil. Penyebaran penduduk Indonesia tidak merata di antara wilayah-wilayah tersebut. Sebagian besar penduduk Indonesia (56 persen) tinggal di Pulau Jawa, yang merupakan pulau terpadat di dunia3.
Pulau Jawa memiliki luas sekitar 132.000 km2, atau sekitar 6,8 persen dari luas seluruh Indonesia4. Namun, pulau ini memiliki kepadatan penduduk sekitar 1.067 jiwa per km2, jauh lebih tinggi dari rata-rata kepadatan penduduk Indonesia yang sekitar 149 jiwa per km25.
Di sisi lain, pulau-pulau lain di Indonesia memiliki kepadatan penduduk yang jauh lebih rendah dari Pulau Jawa. Misalnya, Pulau Sumatera memiliki luas sekitar 473.000 km2, atau sekitar 24,5 persen dari luas seluruh Indonesia4. Namun, pulau ini hanya memiliki kepadatan penduduk sekitar 106 jiwa per km25.
Pulau Kalimantan memiliki luas sekitar 539.000 km2, atau sekitar 27,9 persen dari luas seluruh Indonesia4. Namun, pulau ini hanya memiliki kepadatan penduduk sekitar 29 jiwa per km25. Pulau Sulawesi memiliki luas sekitar 189.000 km2, atau sekitar 9,8 persen dari luas seluruh Indonesia4.
Namun, pulau ini hanya memiliki kepadatan penduduk sekitar 79 jiwa per km25. Pulau Papua memiliki luas sekitar 421.000 km2, atau sekitar 21,8 persen dari luas seluruh Indonesia4. Namun, pulau ini hanya memiliki kepadatan penduduk sekitar 10 jiwa per km25.
Komposisi Penduduk Menurut Jenis Kelamin
Jenis kelamin adalah salah satu kriteria yang digunakan untuk mengelompokkan penduduk berdasarkan karakteristik biologisnya. Jenis kelamin dapat dibedakan menjadi laki-laki dan perempuan.
Menurut hasil Sensus Penduduk 2020, jumlah penduduk laki-laki di Indonesia adalah sebanyak 136.661.899 jiwa, sedangkan jumlah penduduk perempuan adalah sebanyak 133.542.018 jiwa1. Dengan demikian, rasio jenis kelamin (sex ratio) di Indonesia adalah sebesar 102,3, yang artinya terdapat 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.
Rasio jenis kelamin di Indonesia bervariasi menurut wilayah dan usia. Secara umum, rasio jenis kelamin lebih tinggi di daerah perkotaan daripada di daerah pedesaan. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya migrasi penduduk laki-laki dari daerah pedesaan ke daerah perkotaan untuk mencari pekerjaan atau pendidikan yang lebih baik.
Selain itu, rasio jenis kelamin juga lebih tinggi di daerah-daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi, seperti DKI Jakarta, Banten, dan Riau. Secara umum juga, rasio jenis kelamin lebih tinggi di kelompok usia muda daripada di kelompok usia tua.
Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya perbedaan angka kematian dan harapan hidup antara laki-laki dan perempuan. Perempuan cenderung memiliki angka kematian yang lebih rendah dan harapan hidup yang lebih tinggi daripada laki-laki, sehingga jumlah perempuan lebih banyak di kelompok usia tua.
Komposisi Penduduk Menurut Usia
Usia adalah salah satu kriteria yang digunakan untuk mengelompokkan penduduk berdasarkan tahapan perkembangan hidupnya. Usia dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, seperti anak-anak (0-14 tahun), remaja (15-24 tahun), dewasa muda (25-44 tahun), dewasa tua (45-64 tahun), dan lansia (65 tahun ke atas). Menurut hasil Sensus Penduduk 2020, komposisi penduduk Indonesia menurut usia adalah sebagai berikut1:
- Anak-anak: 63.573.908 jiwa (23,54 persen)
- Remaja: 52.760.529 jiwa (19,53 persen)
- Dewasa muda: 86.219.973 jiwa (31,91 persen)
- Dewasa tua: 51.433.464 jiwa (19,03 persen)
- Lansia: 16.216.043 jiwa (6,00 persen)
Komposisi penduduk menurut usia dapat digambarkan dalam bentuk piramida penduduk, yaitu grafik batang horizontal yang menunjukkan proporsi penduduk laki-laki dan perempuan di setiap kelompok usia. Piramida penduduk Indonesia tahun 2020 dapat dilihat di gambar ini. Dari piramida penduduk tersebut, kita dapat melihat bahwa:
- Piramida penduduk Indonesia masih berbentuk melebar di bagian bawah, yang menunjukkan bahwa jumlah penduduk anak-anak dan remaja masih sangat besar. Hal ini mengindikasikan bahwa Indonesia masih memiliki tingkat fertilitas (jumlah anak yang dilahirkan perempuan) yang cukup tinggi, meskipun sudah menurun dari tahun-tahun sebelumnya.
- Piramida penduduk Indonesia mulai menyempit di bagian atas, yang menunjukkan bahwa jumlah penduduk lansia masih relatif kecil. Hal ini mengindikasikan bahwa Indonesia masih memiliki tingkat mortalitas (jumlah kematian per 1.000 penduduk) yang cukup tinggi, meskipun juga sudah menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, hal ini juga mengindikasikan bahwa Indonesia masih memiliki harapan hidup yang relatif rendah, yaitu sekitar 71,5 tahun pada tahun 2020.
- Piramida penduduk Indonesia memiliki bentuk yang tidak simetris antara laki-laki dan perempuan di beberapa kelompok usia, terutama di kelompok usia tua. Hal ini mengindikasikan adanya perbedaan rasio jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan di beberapa kelompok usia, seperti yang sudah dibahas sebelumnya.
Komposisi Penduduk Menurut Generasi
Generasi adalah salah satu kriteria yang digunakan untuk mengelompokkan penduduk berdasarkan rentang waktu kelahirannya dan karakteristik sosial-budayanya. Generasi dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, seperti Generasi Pra-Boomer (lahir sebelum 1946), Generasi Boomer (lahir antara 1946-1964), Generasi X (lahir antara 1965-1980), Generasi Milenial (lahir antara 1981-1996), Generasi Z (lahir antara 1997-2012), dan Generasi Pasca-Z (lahir setelah 2012). Menurut hasil Sensus Penduduk 2020, komposisi penduduk Indonesia menurut generasi adalah sebagai berikut1:
- Generasi Pra-Boomer: 3.492.164 jiwa (1,29 persen)
- Generasi Boomer: 28.891.476 jiwa (10,69 persen)
- Generasi X: 75.459.809 jiwa (27,93 persen)
- Generasi Milenial: 69.856.163 jiwa (25,86 persen)
- Generasi Z: 85.115.849 jiwa (31,51 persen)
- Generasi Pasca-Z: 7.388.456 jiwa (2,73 persen)
Komposisi penduduk menurut generasi dapat memberikan gambaran tentang karakteristik sosial-budaya penduduk Indonesia, seperti nilai-nilai, sikap, perilaku, gaya hidup, dan preferensi mereka. Setiap generasi memiliki ciri-ciri khas yang dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi-politik yang dialami saat mereka tumbuh dan berkembang.
Misalnya, Generasi Pra-Boomer dan Generasi Boomer adalah generasi yang mengalami masa perjuangan kemerdekaan, revolusi, dan pembangunan nasional. Mereka cenderung memiliki nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, kolektivisme, dan loyalitas yang tinggi.
Generasi X adalah generasi yang mengalami masa transisi dari Orde Baru ke Reformasi. Mereka cenderung memiliki nilai-nilai pragmatisme, adaptabilitas, kritisisme, dan pluralisme yang tinggi.
Generasi Milenial adalah generasi yang mengalami masa globalisasi, digitalisasi, dan demokratisasi. Mereka cenderung memiliki nilai-nilai kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan partisipasi yang tinggi.
Generasi Z adalah generasi yang mengalami masa revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, dan krisis lingkungan. Mereka cenderung memiliki nilai-nilai fleksibilitas, diversitas, inklusivitas, dan keberlanjutan yang tinggi.
Generasi Pasca-Z adalah generasi yang masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Mereka belum memiliki karakteristik sosial-budaya yang jelas, tetapi diperkirakan akan menjadi generasi yang lebih terkoneksi, teredukasi, dan terlibat dalam berbagai isu global.
Kesimpulan
Komposisi penduduk Indonesia adalah salah satu aspek penting yang dapat memberikan gambaran tentang potensi dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa ini. Dengan mengetahui komposisi penduduk Indonesia berdasarkan wilayah, jenis kelamin, usia, dan generasi, kita dapat memahami keberagaman dan dinamika penduduk Indonesia secara lebih mendalam. Selain itu, kita juga dapat merencanakan dan mengimplementasikan berbagai kebijakan dan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi penduduk Indonesia di berbagai wilayah dan kelompok usia. Dengan demikian, kita dapat menciptakan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.
Sumber:
(1) Sensus Penduduk 2020 – Badan Pusat Statistik – BPS. https://sensus.bps.go.id/main/index/sp2020.
(2) Demografi Indonesia – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Demografi_Indonesia.
(3) Komposisi Penduduk dan Piramidanya – Materi Geografi Kelas 11. https://www.zenius.net/blog/komposisi-piramida-penduduk.
(4) Jumlah Penduduk Indonesia 2020 Berdasarkan Komposisi Usia – Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/19/123946879/jumlah-penduduk-indonesia-2020-berdasarkan-komposisi-usia.
(5) Inilah Komposisi Penduduk Indonesia Berdasarkan Usia. https://dataindonesia.id/ragam/detail/inilah-komposisi-penduduk-indonesia-berdasarkan-usia.
(6) Jumlah Penduduk Indonesia 2020 Berdasarkan Komposisi Usia – Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/19/123946879/jumlah-penduduk-indonesia-2020-berdasarkan-komposisi-usia.