Letak dan Wilayah Kerajaan Medang Kamulan
Kerajaan Medang Kamulan merupakan salah satu kerajaan kuno di Nusantara yang memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia. Kerajaan ini dikenal sebagai kelanjutan dari Kerajaan Mataram Kuno yang mengalami perpindahan pusat pemerintahan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Perpindahan ini diprakarsai oleh Mpu Sindok pada abad ke-10 Masehi.
Letak Geografis Kerajaan Medang Kamulan
Setelah perpindahan pusat pemerintahan, Kerajaan Medang Kamulan berpusat di wilayah Jawa Timur. Ibu kota kerajaan ini terletak di Watan Mas, yang berada di sekitar muara Sungai Brantas. Wilayah ini mencakup daerah yang kini dikenal sebagai Nganjuk di sebelah barat, Pasuruan di sebelah timur, Surabaya di sebelah utara, dan Malang di sebelah selatan.
Alasan Perpindahan Pusat Pemerintahan
Perpindahan pusat pemerintahan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur dipengaruhi oleh beberapa faktor:
- Bencana Alam: Letusan Gunung Merapi yang dahsyat menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah Jawa Tengah, sehingga mendorong Mpu Sindok untuk memindahkan pusat pemerintahan ke tempat yang lebih aman.
- Keamanan: Ancaman dari Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Sumatra membuat Mpu Sindok memilih lokasi yang lebih strategis dan terlindung dari serangan musuh.
- Potensi Ekonomi: Wilayah Jawa Timur, khususnya di sekitar Sungai Brantas, memiliki tanah yang subur dan akses perdagangan yang baik melalui jalur sungai, sehingga mendukung perkembangan ekonomi kerajaan.
Wilayah Kekuasaan Kerajaan Medang Kamulan
Pada masa kejayaannya, Kerajaan Medang Kamulan menguasai wilayah yang cukup luas di Jawa Timur. Wilayah kekuasaannya meliputi:
- Sebelah Barat: Nganjuk
- Sebelah Timur: Pasuruan
- Sebelah Utara: Surabaya
- Sebelah Selatan: Malang
Selain itu, pengaruh Kerajaan Medang Kamulan juga mencapai daerah-daerah lain di Jawa Timur dan bahkan hingga Indonesia bagian timur.
Peninggalan Sejarah
Keberadaan Kerajaan Medang Kamulan dibuktikan melalui berbagai prasasti dan situs arkeologis yang ditemukan di wilayah Jawa Timur. Beberapa peninggalan penting antara lain:
- Prasasti Mpu Sindok: Prasasti yang mencatat berbagai kebijakan dan peristiwa penting selama masa pemerintahan Mpu Sindok.
- Prasasti Tengaran (933 M): Ditemukan di Desa Tangeran, Jombang, yang menyebutkan bahwa Mpu Sindok memerintah bersama permaisurinya, Sri Wardhani.
- Prasasti Lor (939 M): Berisi perintah pembuatan candi bernama Jayamrata dan Jayastambo di desa Anyok Lodang untuk memperingati kemenangan Mpu Sindok.
- Prasasti Bangil: Berisi pembuatan candi untuk pemakaman ayahanda Mpu Sindok dan sang permaisuri, Rakryan Bawang.
- Prasasti Calcutta (1041 M): Dikeluarkan oleh Airlangga, yang menguraikan silsilah Airlangga dan peristiwa penyerangan Raja Wurawari dari Wengker.
Selain prasasti, terdapat pula candi-candi yang menjadi bukti kejayaan Kerajaan Medang Kamulan, seperti Candi Pari di Sidoarjo dan Candi Sanggulo di Tulungagung.
Kesimpulan
Kerajaan Medang Kamulan memainkan peran penting dalam sejarah Nusantara, khususnya di wilayah Jawa Timur. Perpindahan pusat pemerintahan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur oleh Mpu Sindok menandai awal baru bagi kerajaan ini, dengan ibu kota di Watan Mas yang strategis. Wilayah kekuasaannya yang luas dan peninggalan sejarah yang masih ada hingga kini menjadi bukti kejayaan Kerajaan Medang Kamulan pada masanya.
Referensi:
- Quipper.com. (n.d.). “Kerajaan Medang Kamulan.” Diakses pada 3 November 2024, dari https://www.quipper.com/id/blog/mapel/sejarah/kerajaan-medang-kamulan/
- Selasar.com. (n.d.). “Medang Kamulan.” Diakses pada 3 November 2024, dari https://www.selasar.com/kerajaan/medang-kamulan/
- Iphedia.com. (2019, Desember). “Sejarah Kerajaan Medang Kamulan.” Diakses pada 3 November 2024, dari https://www.iphedia.com/2019/12/sejarah-kerajaan-medang-kamulan.html
- Arsipnegara.com. (n.d.). “Kerajaan Medang Kamulan: Sejarah, Peninggalan, dan Kejayaan.” Diakses pada 3 November 2024, dari https://arsipnegara.com/kerajaan-medang-kamulan-sejarah-peninggalan-dan-kejayaan.html