Menu Tutup

Manusia Purba Eropa: Sejarah, Jenis, dan Kehidupan

Eropa adalah salah satu benua yang memiliki sejarah panjang tentang keberadaan manusia purba. Manusia purba Eropa adalah kelompok manusia yang hidup di wilayah Eropa sebelum munculnya Homo sapiens modern. Manusia purba Eropa memiliki ciri-ciri fisik dan budaya yang berbeda-beda, tergantung pada jenis, waktu, dan tempat mereka hidup. Beberapa jenis manusia purba Eropa yang paling terkenal adalah Homo antecessor, Homo neanderthalensis, Homo heidelbergensis, dan Homo sapiens Cro-Magnon.

Homo Antecessor: Manusia Perintis Eropa

Homo antecessor adalah jenis manusia purba tertua yang ditemukan di Eropa Barat. Homo antecessor diperkirakan hidup sekitar 800.000 hingga 1,2 juta tahun lalu di Eropa Barat dan Tengah. Fosil-fosil Homo antecessor ditemukan di Atapuerca, Spanyol, pada 1990-an. Nama Homo antecessor diperkenalkan oleh JL Arsuaga pada 1997, yang artinya manusia pemukim awal atau manusia perintis. Nama tersebut diberikan karena keyakinan bahwa Homo antecessor termasuk manusia pertama yang mendiami benua Eropa 1.

Homo antecessor memiliki tinggi badan sekitar 160-180 cm dan berat sekitar 60-90 kg. Wajah mereka memiliki bentuk datar dengan alis tebal dan dagu kecil. Gigi mereka juga lebih besar daripada manusia modern. Homo antecessor hidup sebagai pemburu dan pengumpul makanan. Mereka menggunakan alat-alat batu sederhana untuk memotong daging dan sayuran. Mereka juga diketahui mempraktikkan kanibalisme, yaitu memakan sesama jenisnya 1.

Homo Neanderthalensis: Manusia Purba Paling Terkenal

Homo neanderthalensis adalah jenis manusia purba yang hidup di Eurasia hingga sekitar 40.000 tahun lalu. Fosil manusia Neanderthal ditemukan pertama kali di Lembah Neander, di dekat Duesseldorf, Jerman, pada 1856. Beberapa ahli mengkategorikan manusia Neanderthal sebagai subspesies dari Homo sapiens, yaitu Homo sapiens neanderthalensis, sementara yang lain menganggapnya sebagai spesies tersendiri 2.

Homo neanderthalensis memiliki tinggi badan sekitar 150-170 cm dan berat sekitar 70-100 kg. Tubuh mereka pendek dan gemuk dengan otot-otot kuat untuk menghadapi iklim dingin. Wajah mereka memiliki bentuk melengkung dengan hidung besar dan lebar untuk menghangatkan udara yang masuk ke paru-paru. Gigi mereka juga lebih besar daripada manusia modern. Homo neanderthalensis hidup sebagai pemburu dan pengumpul makanan. Mereka menggunakan alat-alat batu canggih untuk membunuh binatang besar seperti mamut dan rusa raksasa. Mereka juga membuat api, pakaian kulit binatang, perhiasan dari tulang dan gigi, serta kuburan untuk menghormati orang mati 2.

Homo Heidelbergensis: Manusia Purba Pendahulu Manusia Modern

Homo heidelbergensis adalah jenis manusia purba yang hidup di Afrika, Eropa, dan Asia sekitar 600.000 hingga 200.000 tahun lalu. Fosil manusia Heidelberg pertama kali ditemukan di dekat Heidelberg, Jerman, pada 1907. Nama Homo heidelbergensis diberikan oleh Otto Schoetensack pada 1908 3.

Homo heidelbergensis memiliki tinggi badan sekitar 165-190 cm dan berat sekitar 60-100 kg. Tubuh mereka lebih tinggi dan langsing daripada manusia Neanderthal. Wajah mereka memiliki bentuk datar dengan alis tebal dan dagu kecil. Gigi mereka juga lebih besar daripada manusia modern. Homo heidelbergensis hidup sebagai pemburu dan pengumpul makanan. Mereka menggunakan alat-alat batu canggih untuk membunuh binatang besar seperti gajah dan badak. Mereka juga membuat api, pondok dari kayu dan kulit binatang, tombak kayu, serta seni lukis gua 3.

Homo heidelbergensis dianggap sebagai pendahulu dari manusia modern dan manusia Neanderthal. Beberapa ahli berpendapat bahwa Homo heidelbergensis bercabang menjadi dua kelompok, yaitu Homo sapiens di Afrika dan Homo neanderthalensis di Eropa 3.

Homo Sapiens Cro-Magnon: Manusia Purba Modern Pertama

Homo sapiens Cro-Magnon adalah jenis manusia purba yang hidup di Eropa sekitar 40.000 hingga 10.000 tahun lalu. Fosil manusia Cro-Magnon pertama kali ditemukan di dekat Cro-Magnon, Prancis, pada 1868. Nama Homo sapiens Cro-Magnon diberikan oleh Louis Lartet pada 1869 4.

Homo sapiens Cro-Magnon memiliki tinggi badan sekitar 170-190 cm dan berat sekitar 70-90 kg. Tubuh mereka tinggi dan langsing dengan otot-otot ramping. Wajah mereka memiliki bentuk datar dengan alis tipis dan dagu besar. Gigi mereka lebih kecil daripada manusia purba lainnya. Homo sapiens Cro-Magnon hidup sebagai pemburu dan pengumpul makanan. Mereka menggunakan alat-alat batu canggih untuk membunuh binatang besar seperti bison dan rusa. Mereka juga membuat api, pakaian wol dan bulu binatang, perhiasan dari batu dan kerang, serta seni lukis gua yang indah 4.

Homo sapiens Cro-Magnon adalah manusia purba modern pertama yang memiliki kemampuan berbicara, berpikir, dan berbudaya yang sama dengan manusia modern. Mereka juga berinteraksi dan bersaing dengan manusia Neanderthal yang masih hidup di Eropa pada saat itu 4.

Kesimpulan

Manusia purba Eropa adalah kelompok manusia yang hidup di wilayah Eropa sebelum munculnya Homo sapiens modern. Manusia purba Eropa memiliki ciri-ciri fisik dan budaya yang berbeda-beda, tergantung pada jenis, waktu, dan tempat mereka hidup. Beberapa jenis manusia purba Eropa yang paling terkenal adalah Homo antecessor, Homo neanderthalensis, Homo heidelbergensis, dan Homo sapiens Cro-Magnon.

Manusia purba Eropa memberikan kontribusi penting bagi perkembangan evolusi, adaptasi, dan kebudayaan manusia. Mereka juga meninggalkan jejak-jejak sejarah yang dapat dipelajari oleh para ilmuwan dan peneliti hingga saat ini.

Sumber:
(1) Apa Saja Manusia Purba di Eropa? – Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2023/08/21/210000979/apa-saja-manusia-purba-di-eropa-.
(2) Manusia Prasejarah di Eropa, Bukti Kehidupannya Ditemukan di Kepulauan …. https://www.kompas.com/sains/read/2021/10/30/190000823/manusia-prasejarah-di-eropa-bukti-kehidupannya-ditemukan-di-kepulauan.
(3) Manusia purba yang ditemukan di Eropaadalah …. – Roboguru. https://roboguru.ruangguru.com/question/manusia-purba-yang-ditemukan-di-eropa-adalah-_QU-B0A5GT2Q.
(4) Eropa Pernah “Kosong” Ditinggalkan Manusia Purba 200.000 Tahun akibat …. https://www.kompas.com/global/read/2023/08/14/150000370/eropa-pernah-kosong-ditinggalkan-manusia-purba-200000-tahun-akibat-suhu.
(5) Penelitian ungkap Eropa pernah ditinggalkan manusia purba selama … – BBC. https://www.bbc.com/indonesia/articles/cjrljr4q0wro.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya