Teks eksposisi adalah teks yang bertujuan untuk memberikan informasi atau penjelasan tentang suatu topik secara objektif dan sistematis. Teks eksposisi biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu:
- Tesis, yaitu pernyataan atau pendapat penulis tentang topik yang akan dibahas.
- Argumentasi, yaitu penjelasan atau bukti-bukti yang mendukung tesis penulis.
- Penegasan ulang, yaitu simpulan atau kesimpulan yang mengulang atau memperkuat tesis penulis.
Ciri kebahasaan teks eksposisi adalah sebagai berikut:
- Menggunakan kalimat pernyataan (declarative sentence) untuk menyampaikan fakta, data, atau informasi. Contoh: Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.
- Menggunakan kata tugas (functional words) untuk menghubungkan antara kalimat-kalimat atau paragraf-paragraf. Contoh: karena, sehingga, oleh karena itu, selain itu, namun, tetapi, dll.
- Menggunakan kata keterangan (adverbs) untuk memberikan informasi tambahan tentang waktu, tempat, cara, alasan, atau tujuan. Contoh: sekarang, kemarin, di sini, di sana, dengan baik, dengan cepat, karena ingin, untuk membantu, dll.
- Menggunakan kata benda abstrak (abstract nouns) untuk menyebutkan konsep, ide, atau gagasan. Contoh: keadilan, kebebasan, demokrasi, pendidikan, kesehatan, dll.
- Menggunakan kata sifat (adjectives) untuk memberikan deskripsi atau penilaian tentang sesuatu. Contoh: besar, kecil, panas, dingin, baik, buruk, dll.
- Menggunakan modalitas (modality) untuk menunjukkan tingkat kepastian atau keraguan penulis terhadap informasi yang disampaikan. Contoh: pasti, mungkin, barangkali, tentu saja, tidak mungkin, dll.