Kekuatan Otot Statis
Kekuatan otot statis adalah kemampuan otot untuk menahan beban atau gaya tanpa mengubah panjangnya2. Contoh gerakan yang membutuhkan kekuatan otot statis dalam bola tangan adalah saat pemain bertahan dengan menahan lawan yang mencoba melewati atau melempar bola ke gawang. Kekuatan otot statis ini terutama dibutuhkan oleh otot-otot lengan, bahu, dada, punggung, dan perut.
Kekuatan Otot Dinamis
Kekuatan otot dinamis adalah kemampuan otot untuk menghasilkan gaya atau torsi dengan mengubah panjangnya2. Contoh gerakan yang membutuhkan kekuatan otot dinamis dalam bola tangan adalah saat pemain melempar bola ke gawang atau mengoper bola ke teman. Kekuatan otot dinamis ini terutama dibutuhkan oleh otot-otot lengan, bahu, dada, punggung, dan pinggul.
Kekuatan Otot Isometrik
Kekuatan otot isometrik adalah kemampuan otot untuk menahan beban atau gaya dengan panjang konstan2. Contoh gerakan yang membutuhkan kekuatan otot isometrik dalam bola tangan adalah saat pemain menangkap bola atau mendribel bola dengan tangan. Kekuatan otot isometrik ini terutama dibutuhkan oleh otot-otot lengan, bahu, dan pergelangan tangan.
Kekuatan Otot Isotonik
Kekuatan otot isotonik adalah kemampuan otot untuk menghasilkan gaya atau torsi dengan panjang berubah dan beban konstan2. Contoh gerakan yang membutuhkan kekuatan otot isotonik dalam bola tangan adalah saat pemain berlari atau melompat. Kekuatan otot isotonik ini terutama dibutuhkan oleh otot-otot tungkai bawah, yaitu paha, betis, dan kaki.
Kekuatan Otot Isokinetik
Kekuatan otot isokinetik adalah kemampuan otot untuk menghasilkan gaya atau torsi dengan panjang berubah dan kecepatan konstan2. Contoh gerakan yang membutuhkan kekuatan otot isokinetik dalam bola tangan adalah saat pemain melakukan gerakan cepat seperti sprint atau putar badan. Kekuatan otot isokinetik ini terutama dibutuhkan oleh otot-otot tungkai bawah dan atas.
Kekuatan Otot Eksplosif
Kekuatan otot eksplosif adalah kemampuan otot untuk menghasilkan gaya atau torsi dengan cepat dan kuat2. Contoh gerakan yang membutuhkan kekuatan otot eksplosif dalam bola tangan adalah saat pemain melakukan tembakan keras atau blokade. Kekuatan otot eksplosif ini terutama dibutuhkan oleh semua otot-otot tubuh.
Sumber:
(1) Bola Tangan : Sejarah, Teknik, Ukuran Bola dan Lapangannya. https://perpustakaan.id/bola-tangan/.
(2) Bola Tangan: Sejarah, Teknik, dan Aturan Main – Kompas.com. https://www.kompas.com/sports/read/2021/06/11/16000038/bola-tangan–sejarah-teknik-dan-aturan-main.
(3) Bola Tangan: Pengertian, Sejarah, Teknik, dan Peraturannya – IDN Times. https://www.idntimes.com/sport/arena/yogama-wisnu-oktyandito/bola-tangan-pengertian-sejarah-teknik-dan-peraturannya.