Menu Tutup

Metode Penyampaian Pidato: Pengertian, Kelebihan, dan Kelemahan

Pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum yang bertujuan untuk menyampaikan gagasan, pendapat, informasi, atau pengaruh kepada khalayak. Pidato merupakan salah satu bentuk komunikasi yang penting dan sering digunakan dalam berbagai situasi, seperti pidato kenegaraan, pidato pengukuhan, pidato radio, dan pidato televisi1.

Dalam berpidato, ada beberapa metode yang dapat digunakan oleh orator atau pembicara. Metode tersebut adalah metode naskah, metode menghapal, metode impromptu, dan metode ekstemporan. Setiap metode memiliki pengertian, kelebihan, dan kelemahan yang berbeda-beda. Berikut adalah penjelasan singkat tentang masing-masing metode penyampaian pidato:

Metode Naskah

Metode naskah adalah cara berpidato dengan membacakan teks pidato yang sudah disiapkan sebelumnya. Metode ini biasa digunakan dalam pidato-pidato resmi dan formal, seperti pidato kenegaraan atau pidato pengukuhan2.

Kelebihan:

  • Memudahkan orator untuk menyampaikan isi pidato secara lengkap dan rinci tanpa khawatir lupa atau salah.
  • Menjamin kualitas bahasa dan gaya pidato yang baik dan sesuai dengan kaidah kebahasaan.
  • Mencegah orator dari kemungkinan melenceng dari topik atau tujuan pidato.

Kelemahan:

  • Kurang menarik perhatian khalayak karena orator cenderung fokus pada teks pidato dan kurang berinteraksi dengan mata atau ekspresi wajah.
  • Membuat orator terlihat kaku dan monoton karena kurangnya variasi suara, intonasi, dan gerak tubuh.
  • Membutuhkan keterampilan membaca yang baik agar pidato tidak terdengar membosankan atau monoton.

Metode Menghapal

Metode menghapal adalah cara berpidato dengan menghafal seluruh isi pidato yang sudah disusun sebelumnya. Metode ini biasa digunakan dalam lomba-lomba pidato atau pidato-pidato pendek dan sederhana3.

Kelebihan:

  • Meningkatkan perhatian khalayak karena orator dapat berinteraksi dengan mata dan ekspresi wajah.
  • Membuat orator terlihat percaya diri dan profesional karena tidak perlu membawa teks pidato atau catatan.
  • Melatih daya ingat dan konsentrasi orator.

Kelemahan:

  • Membutuhkan waktu dan usaha yang cukup banyak untuk menghafal isi pidato secara sempurna.
  • Menimbulkan risiko orator lupa atau bingung saat berpidato jika tidak menghafal dengan baik atau terganggu oleh faktor-faktor lain.
  • Mengurangi fleksibilitas orator untuk menyesuaikan pidato dengan situasi atau kondisi khalayak.

Metode Impromptu

Metode impromptu adalah cara berpidato tanpa persiapan sebelumnya. Metode ini biasa digunakan dalam pidato-pidato spontan atau mendadak, seperti pidato sambutan atau pidato tanggapan4.

Kelebihan:

  • Menunjukkan kemampuan orator dalam berpikir cepat dan kreatif.
  • Membuat pidato terlihat alami, segar, dan dinamis karena orator dapat menyesuaikan dengan situasi atau kondisi khalayak.
  • Menyimpan waktu dan usaha orator karena tidak perlu menyiapkan teks pidato atau menghafal isi pidato.

Kelemahan:

  • Memerlukan pengetahuan dan pengalaman yang luas tentang topik pidato.
  • Meningkatkan kemungkinan orator salah atau kurang tepat dalam menyampaikan isi pidato.
  • Menyulitkan orator untuk mengatur struktur dan durasi pidato secara efektif.

Metode Ekstemporan

Metode ekstemporan adalah cara berpidato dengan menggunakan catatan atau garis besar pidato yang sudah disiapkan sebelumnya. Metode ini biasa digunakan dalam pidato-pidato ilmiah, akademik, atau profesional4.

Kelebihan:

  • Menggabungkan kelebihan metode naskah dan metode impromptu, yaitu orator dapat menyampaikan isi pidato secara lengkap dan rinci, sekaligus menyesuaikan dengan situasi atau kondisi khalayak.
  • Memberikan kesan orator yang berwibawa, berpengetahuan, dan berpengalaman karena dapat menyajikan fakta, data, atau argumen yang mendukung isi pidato.
  • Memberikan kesempatan orator untuk menambah, mengurangi, atau mengubah isi pidato sesuai dengan kebutuhan.

Kelemahan:

  • Membutuhkan keterampilan berbicara yang baik agar orator dapat mengembangkan isi pidato dari catatan atau garis besar yang ada.
  • Membutuhkan keterampilan menulis yang baik agar orator dapat menyusun catatan atau garis besar pidato yang jelas dan sistematis.
  • Membutuhkan keterampilan mengatur waktu yang baik agar orator dapat menyelesaikan pidato sesuai dengan durasi yang ditentukan.

Sumber:
(1) 4 Metode Pidato – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2020/12/02/182046869/4-metode-pidato.
(2) Teks Pidato: Pengertian, Ciri, Tujuan, Struktur & Metodenya | Bahasa …. https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-teks-pidato.
(3) Teks Pidato: Pengertian, Tujuan, Struktur hingga Cara … – detikNews. https://news.detik.com/berita/d-6891996/teks-pidato-pengertian-tujuan-struktur-hingga-cara-menyusunnya.
(4) Tips Berpidato yang Baik | EF Blog – English First. https://www.ef.co.id/englishfirst/kids/blog/tips-berpidato-yang-baik/.
(5) 4 Metode Pidato – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2020/12/02/182046869/4-metode-pidato.
(6) Teks Pidato: Pengertian, Ciri, Tujuan, Struktur & Metodenya | Bahasa …. https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-teks-pidato.
(7) Teks Pidato: Pengertian, Tujuan, Struktur hingga Cara … – detikNews. https://news.detik.com/berita/d-6891996/teks-pidato-pengertian-tujuan-struktur-hingga-cara-menyusunnya.
(8) Tips Berpidato yang Baik | EF Blog – English First. https://www.ef.co.id/englishfirst/kids/blog/tips-berpidato-yang-baik/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya