Menu Tutup

Pengertian, Faktor, dan Hubungan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makhluk Hidup

Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua proses biologis yang terjadi pada semua makhluk hidup. Pertumbuhan adalah proses peningkatan ukuran, massa, atau volume sel atau organisme secara kuantitatif. Perkembangan adalah proses perubahan bentuk, struktur, atau fungsi sel atau organisme secara kualitatif. Pertumbuhan dan perkembangan saling berkaitan dan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.

Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam sel atau organisme itu sendiri. Faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan antara lain:

  • Genetik: Genetik adalah bahan dasar pewarisan sifat yang terletak pada kromosom di dalam inti sel. Genetik menentukan potensi pertumbuhan dan perkembangan suatu organisme, seperti tinggi badan, warna kulit, jenis kelamin, dan ciri-ciri lainnya.
  • Hormon: Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin dan berfungsi sebagai pengatur aktivitas sel atau organ. Hormon mempengaruhi laju pertumbuhan dan perkembangan suatu organisme, seperti hormon pertumbuhan, hormon tiroid, hormon seks, dan hormon lainnya.
  • Enzim: Enzim adalah protein yang berfungsi sebagai biokatalisator, yaitu mempercepat reaksi kimia di dalam sel. Enzim mempengaruhi metabolisme sel yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan suatu organisme, seperti enzim sintesis protein, enzim respirasi, enzim fotosintesis, dan enzim lainnya.

Faktor Eksternal

Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar sel atau organisme itu sendiri. Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan antara lain:

  • Lingkungan: Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar sel atau organisme. Lingkungan mempengaruhi kondisi fisik dan biotik yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan suatu organisme, seperti suhu, cahaya, air, nutrisi, oksigen, tekanan osmotik, pH, predator, kompetitor, simbiosis, dan faktor lainnya.
  • Stimulus: Stimulus adalah rangsangan yang diterima oleh sel atau organisme melalui reseptor. Stimulus mempengaruhi respons fisiologis atau perilaku yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan suatu organisme, seperti fototropisme, geotropisme, tigmotropisme, fotoperiodisme, dormansi, migrasi, adaptasi, dan respons lainnya.

Hubungan Pertumbuhan dan Perkembangan

Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua proses biologis yang saling berkaitan. Pertumbuhan merupakan syarat untuk terjadinya perkembangan. Tanpa pertumbuhan, tidak mungkin terjadi perubahan bentuk, struktur, atau fungsi sel atau organisme. Sebaliknya, perkembangan merupakan hasil dari pertumbuhan. Dengan adanya pertumbuhan, sel atau organisme dapat mengalami diferensiasi, spesialisasi, integrasi, atau regenerasi.

Pertumbuhan dan perkembangan juga saling mempengaruhi. Pertumbuhan dapat memacu perkembangan dengan meningkatkan jumlah sel atau jaringan. Misalnya, pada tumbuhan tinggi terjadi pembelahan meristem apikal yang menyebabkan pemanjangan batang dan percabangan akar. Perkembangan dapat memacu pertumbuhan dengan meningkatkan efisiensi fungsi sel atau organ. Misalnya, pada hewan vertebrata terjadi diferensiasi otot jantung yang menyebabkan peningkatan kontraksi dan sirkulasi darah.

Kesimpulan

Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua proses biologis yang terjadi pada semua makhluk hidup. Pertumbuhan adalah proses peningkatan ukuran, massa, atau volume sel atau organisme secara kuantitatif. Perkembangan adalah proses perubahan bentuk, struktur, atau fungsi sel atau organisme secara kualitatif. Pertumbuhan dan perkembangan saling berkaitan dan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Pertumbuhan merupakan syarat untuk terjadinya perkembangan, sedangkan perkembangan merupakan hasil dari pertumbuhan. Pertumbuhan dan perkembangan juga saling mempengaruhi, baik secara positif maupun negatif.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya