Menu Tutup

Penyebab Kejatuhan Kesultanan Malaka: Faktor Internal dan Eksternal

Kesultanan Malaka, yang berdiri pada abad ke-15, pernah menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Asia Tenggara. Namun, pada tahun 1511, kesultanan ini mengalami kejatuhan akibat serangan Portugis. Beberapa faktor utama yang menyebabkan kejatuhan Malaka antara lain:

1. Serangan Portugis

Faktor utama runtuhnya Malaka adalah serangan dari Portugis. Pada 24 Agustus 1511, armada Portugis di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque berhasil menaklukkan Malaka. Portugis memiliki persenjataan yang lebih modern dan strategi militer yang unggul dibandingkan pertahanan Malaka.

2. Konflik Internal

Sebelum serangan Portugis, Malaka sudah mengalami konflik internal. Terjadi perebutan kekuasaan di antara bangsawan dan ulama, yang melemahkan stabilitas kerajaan. Pertikaian ini menyebabkan beberapa wilayah melepaskan diri dari kekuasaan Malaka, sehingga memperlemah posisi kerajaan.

3. Lemahnya Kepemimpinan

Pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah (1488-1511), Malaka mengalami kemunduran. Sultan tidak mampu mengontrol perdagangan dengan regulasi yang tepat, padahal ekonomi Malaka sangat bergantung pada perdagangan. Kepemimpinan yang lemah ini membuat Malaka gagal tampil sebagai penghubung di jalur perdagangan internasional.

4. Kurangnya Dukungan dari Sekutu

Malaka tidak memiliki sekutu yang kuat untuk membantunya melawan Portugis. Kerajaan-kerajaan di sekitar Malaka lebih memilih untuk menjalin hubungan dengan Portugis daripada membantu Malaka. Kurangnya dukungan ini membuat Malaka berdiri sendiri dalam menghadapi serangan Portugis.

5. Lemahnya Sistem Pertahanan

Sistem pertahanan Malaka tidak cukup kuat untuk menahan serangan Portugis. Malaka tidak memiliki armada laut yang kuat, dan pasukannya tidak terlatih dengan baik untuk menghadapi persenjataan modern Portugis. Hal ini memudahkan Portugis dalam menaklukkan Malaka.

Dengan kombinasi faktor-faktor di atas, kejatuhan Malaka menjadi tak terelakkan. Serangan Portugis yang didukung oleh kelemahan internal dan eksternal kerajaan menyebabkan runtuhnya salah satu pusat perdagangan terbesar di Asia Tenggara pada masa itu.

Posted in Sejarah

Artikel Lainnya