Menu Tutup

Periodisasi Litik: Pembagian Zaman Berdasarkan Teknologi Batu

Periodisasi litik adalah pembagian masa prasejarah berdasarkan perkembangan teknologi pembuatan alat-alat dari batu. Istilah “litik” berasal dari bahasa Yunani “lithos” yang berarti batu. Pembabakan ini membantu kita memahami evolusi budaya dan teknologi manusia purba dalam memanfaatkan batu sebagai alat utama dalam kehidupan sehari-hari.

Secara umum, periodisasi litik dibagi menjadi beberapa zaman, yaitu:

  1. Paleolitikum (Zaman Batu Tua)

    Pada masa ini, manusia purba menggunakan alat-alat batu yang masih sangat sederhana dan kasar. Alat-alat tersebut dibuat dengan memecah batu untuk menghasilkan sisi tajam yang digunakan sebagai alat potong atau penetak. Contoh alat dari periode ini adalah kapak genggam dan alat serpih. Masa Paleolitikum berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu.

  2. Mesolitikum (Zaman Batu Tengah)

    Masa peralihan antara Paleolitikum dan Neolitikum ini ditandai dengan penggunaan alat-alat batu yang lebih halus dibandingkan sebelumnya. Manusia mulai hidup lebih menetap, tinggal di gua-gua atau di tepi pantai, dan mulai mengenal seni seperti lukisan dinding gua. Alat-alat yang digunakan antara lain kapak pendek dan flakes (alat serpih).

  3. Neolitikum (Zaman Batu Muda)

    Pada periode ini, terjadi revolusi dalam kehidupan manusia purba. Mereka mulai bercocok tanam, beternak, dan hidup menetap dalam komunitas yang lebih besar. Alat-alat batu pada masa ini dibuat dengan teknik penghalusan, menghasilkan alat yang lebih efisien seperti kapak persegi dan beliung. Selain itu, mereka juga mulai membuat tembikar dan perhiasan sederhana.

  4. Megalitikum (Zaman Batu Besar)

    Meskipun sering dianggap sebagai bagian dari Neolitikum, Megalitikum memiliki ciri khas tersendiri dengan pembangunan struktur batu besar seperti menhir, dolmen, dan sarkofagus. Struktur ini biasanya berkaitan dengan praktik keagamaan atau pemujaan leluhur.

Pemahaman tentang periodisasi litik memberikan gambaran evolusi teknologi dan budaya manusia purba dalam memanfaatkan batu sebagai alat utama. Setiap periode menunjukkan peningkatan kompleksitas dan keterampilan dalam pembuatan alat, mencerminkan adaptasi manusia terhadap lingkungan dan kebutuhan hidup mereka.

Posted in Sejarah

Artikel Lainnya