Menu Tutup

Phrasal Verbs: Apa, Mengapa, dan Bagaimana?

Phrasal verbs adalah salah satu topik yang sering menimbulkan kesulitan bagi para pembelajar bahasa Inggris. Apa sih phrasal verbs itu? Mengapa kita perlu mempelajarinya? Dan bagaimana cara mempelajarinya dengan mudah? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan memberikan Anda beberapa tips dan saran untuk menguasai phrasal verbs.

Apa itu Phrasal Verbs?

Phrasal verbs adalah kombinasi kata kerja dengan kata depan atau kata keterangan yang membentuk makna baru . Kata depan atau kata keterangan yang digabungkan dengan kata kerja disebut partikel. Contoh phrasal verbs adalah break down, get over, put off, dll .

Phrasal verbs sering memiliki makna yang berbeda dari kata kerja aslinya. Misalnya, kata kerja break berarti memecahkan atau merusak, tetapi jika digabungkan dengan partikel down, maka maknanya menjadi berhenti bekerja (untuk mesin) atau menangis (untuk orang) . Contoh kalimatnya adalah:

  • My car broke down on the way to the airport. (Mobilku mogok di jalan menuju bandara.)
  • She broke down in tears when she heard the news. (Dia menangis tersedu-sedu saat mendengar berita itu.)

Phrasal verbs juga sering memiliki lebih dari satu makna, tergantung pada konteks kalimatnya. Misalnya, kata kerja get memiliki banyak makna jika digabungkan dengan partikel yang berbeda, seperti get up, get over, get by, get into, dll . Contoh kalimatnya adalah:

  • I usually get up at 6 a.m. (Aku biasanya bangun jam 6 pagi.)
  • It took me a long time to get over my ex. (Aku butuh waktu lama untuk melupakan mantanku.)
  • How do you get by with such a low salary? (Bagaimana kamu bisa bertahan dengan gaji yang begitu rendah?)
  • He got into trouble for cheating on the exam. (Dia masuk masalah karena mencontek di ujian.)

Mengapa Penting Mempelajari Phrasal Verbs?

Phrasal verbs adalah salah satu aspek penting dalam bahasa Inggris, terutama dalam percakapan sehari-hari . Jika Anda ingin berbicara seperti penutur asli, Anda perlu mengenal dan menggunakan phrasal verbs dengan benar. Phrasal verbs juga dapat membantu Anda memahami makna yang tersirat di balik kata-kata yang digunakan oleh penutur asli . Selain itu, phrasal verbs juga dapat memperkaya kosakata dan variasi bahasa Anda .

Jenis-jenis Phrasal Verbs

Phrasal verbs dapat dibedakan menjadi dua jenis utama, yaitu transitive dan intransitive . Phrasal verbs transitive adalah phrasal verbs yang membutuhkan objek, sedangkan phrasal verbs intransitive adalah phrasal verbs yang tidak membutuhkan objek. Contoh phrasal verbs transitive adalah:

  • I turned off the TV and went to bed. (Aku mematikan TV dan pergi tidur.)
  • He picked up the phone and said hello. (Dia mengangkat telepon dan mengucapkan halo.)
  • She handed in her assignment on time. (Dia menyerahkan tugasnya tepat waktu.)

Contoh phrasal verbs intransitive adalah:

  • He woke up early and prepared for the meeting. (Dia bangun pagi dan bersiap-siap untuk rapat.)
  • They went out for dinner and had a great time. (Mereka pergi makan malam dan bersenang-senang.)
  • She broke down in tears when she heard the news. (Dia menangis tersedu-sedu saat mendengar berita itu.)

Phrasal verbs transitive juga dapat dibedakan menjadi separable dan inseparable . Phrasal verbs separable adalah phrasal verbs yang dapat dipisahkan oleh objeknya, sedangkan phrasal verbs inseparable adalah phrasal verbs yang tidak dapat dipisahkan oleh objeknya. Contoh phrasal verbs separable adalah:

  • I turned off the TV and went to bed. (Aku mematikan TV dan pergi tidur.)
  • I turned the TV off and went to bed. (Aku mematikan TV dan pergi tidur.)
  • She handed in her assignment on time. (Dia menyerahkan tugasnya tepat waktu.)
  • She handed her assignment in on time. (Dia menyerahkan tugasnya tepat waktu.)

Contoh phrasal verbs inseparable adalah:

  • He looked after the kids while his wife was away. (Dia mengasuh anak-anak saat istrinya pergi.)
  • He looked the kids after while his wife was away. (Salah)
  • She ran into a friend at the mall. (Dia bertemu dengan seorang teman di mal.)
  • She ran a friend into at the mall. (Salah)

Cara Mempelajari Phrasal Verbs

Mempelajari phrasal verbs memang tidak mudah, tetapi ada beberapa tips dan saran yang dapat membantu Anda menguasainya dengan lebih efektif, yaitu:

  • Mempelajari phrasal verbs dalam konteks kalimat atau situasi, bukan hanya sebagai daftar kata . Dengan begitu, Anda dapat mengingat makna dan penggunaan phrasal verbs dengan lebih baik. Anda juga dapat mencoba membuat kalimat sendiri dengan menggunakan phrasal verbs yang baru Anda pelajari.
  • Mengelompokkan phrasal verbs berdasarkan kata kerja atau partikelnya . Dengan begitu, Anda dapat melihat pola atau kesamaan makna antara phrasal verbs yang memiliki kata kerja atau partikel yang sama. Misalnya, Anda dapat mengelompokkan phrasal verbs yang memiliki kata kerja get, seperti get up, get over, get by, get into, dll.
  • Mencoba menggunakan phrasal verbs dalam percakapan atau tulisan sehari-hari . Dengan begitu, Anda dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris Anda secara keseluruhan dan merasakan manfaat dari mempelajari phrasal verbs. Anda juga dapat mendapatkan umpan balik dari orang lain tentang penggunaan phrasal verbs Anda.
  • Membaca banyak teks yang mengandung phrasal verbs, seperti buku, artikel, atau dialog . Dengan begitu, Anda dapat melihat contoh nyata dari penggunaan phrasal verbs dalam berbagai konteks dan gaya bahasa. Anda juga dapat menambah kosakata dan pengetahuan Anda tentang topik-topik yang berhubungan dengan phrasal verbs.
  • Menggunakan kamus atau sumber online untuk mencari makna dan contoh penggunaan phrasal verbs . Dengan begitu, Anda dapat memperoleh informasi yang akurat dan lengkap tentang phrasal verbs yang ingin Anda pelajari. Anda juga dapat membandingkan antara phrasal verbs yang serupa atau berbeda.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya